SUNGAI PENUH – Ribuan jamaah haji memadati kawasan Mina saat pelaksanaan lontar jumrah dalam rangkaian hari tasyrik. Di tengah padatnya arus jamaah dari berbagai negara, personel Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Pelda Alfan Arbudi, turut mengawal Menteri Haji dan Umrah RI, M Irfan Yusuf, selama prosesi berlangsung.
Pengawalan dilakukan sejak rombongan bergerak menuju kawasan Jamarat hingga seluruh rangkaian lontar jumrah selesai dilaksanakan. Tingginya kepadatan jamaah di sejumlah titik membuat pengamanan dan pengaturan arus pergerakan menjadi perhatian utama petugas di lapangan.
Pelda Alfan Arbudi mengatakan pengawalan dilakukan secara maksimal guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan lancar. Menurutnya, koordinasi antar petugas menjadi faktor penting dalam menghadapi kepadatan jamaah di kawasan Mina.
“Kami memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan lancar. Situasi di Mina memang sangat padat, sehingga koordinasi dan pengawalan harus dilakukan dengan maksimal,” ujar Pelda Alfan Arbudi kepada IdpBerita.com, Jumat (29/05/2026).
Melontar Jumrah Menjadi Ritual Penting dalam Ibadah Haji
Prosesi melontar jumrah merupakan salah satu rangkaian wajib dalam ibadah haji. Dalam ritual tersebut, jamaah melempar tujuh batu kerikil ke tiga titik jumrah, yakni Jumrah Ula, Jumrah Wustha, dan Jumrah Aqabah.
Ritual itu memiliki makna spiritual yang mendalam karena melambangkan perlawanan terhadap godaan setan dan hawa nafsu, sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS.
Selain melakukan pengamanan, Pelda Alfan Arbudi juga mengingatkan jamaah agar menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah di tengah cuaca panas dan tingginya kepadatan di Mina.
“Kami juga mengingatkan jamaah agar tetap menjaga kesehatan, mengikuti arahan petugas, dan tidak memaksakan diri saat kondisi kepadatan meningkat,” tambahnya.
PPIH Terus Atur Arus Pergerakan Jamaah
PPIH bersama petugas keamanan dan layanan haji terus melakukan pengaturan arus jamaah guna meminimalkan risiko kepadatan selama prosesi lontar jumrah berlangsung.
Pengaturan dilakukan melalui pembagian jalur pergerakan, pengawasan titik keramaian, hingga koordinasi antar petugas di kawasan Jamarat. Langkah tersebut dilakukan agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan lancar selama berada di Tanah Suci.
FAQ
Apa itu melontar jumrah?
Melontar jumrah merupakan ritual melempar batu kerikil ke tiga titik jumrah di Mina sebagai bagian dari rangkaian wajib ibadah haji.
Di mana prosesi melontar jumrah dilakukan?
Prosesi melontar jumrah dilakukan di kawasan Jamarat, Mina, yang berada dekat Kota Mekkah.
Berapa jumlah batu yang dilempar saat jumrah?
Jamaah melempar tujuh batu kerikil pada setiap titik jumrah sesuai tahapan pelaksanaan ibadah haji.
Apa makna dari melontar jumrah?
Ritual ini melambangkan perlawanan terhadap godaan setan dan hawa nafsu sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS.
Siapa Pelda Alfan Arbudi?
Pelda Alfan Arbudi merupakan personel PPIH yang bertugas melakukan pengamanan dan pengawalan selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora








