JAKARTA – Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menunjukkan daya juangnya di ajang Moto3 World Championship 2026. Meski gagal menembus podium pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Italia, Minggu (31/5/2026), rider Honda Team Asia itu tetap mencuri perhatian setelah menutup lomba di posisi kedelapan.
Hasil tersebut mempertegas konsistensi Veda di musim debutnya. Di tengah persaingan yang berlangsung sangat ketat sejak lap pertama hingga finis, pembalap asal Gunungkidul itu mampu bertahan di kelompok terdepan dan mengamankan poin penting bagi posisinya di klasemen sementara.
Balapan Moto3 Italia sendiri menyuguhkan drama sejak lampu start padam. Puluhan pebalap langsung terlibat duel sengit di salah satu sirkuit paling teknis dalam kalender kejuaraan dunia. Trek lurus panjang Mugello serta karakter tikungan cepat membuat perubahan posisi terjadi hampir di setiap lap.
Awal Balapan Menjanjikan
Veda memulai balapan dari posisi ke-12. Namun, ia langsung tampil agresif saat memasuki lap pembuka. Dalam beberapa tikungan pertama, Veda berhasil menyalip sejumlah rival dan melesat ke barisan depan.
Performa impresif itu sempat mengangkatnya ke posisi enam besar. Meski demikian, rapatnya rombongan utama membuat setiap kesalahan kecil berpotensi mengubah urutan secara drastis.
Pada akhir lap pertama, Veda masih mampu menjaga ritme dan bertahan di posisi sembilan. Situasi tersebut menunjukkan bahwa ia memiliki kecepatan yang cukup untuk bersaing dengan para kandidat podium.
Persaingan Ketat Mengubah Peta Balapan
Memasuki lap-lap berikutnya, intensitas persaingan semakin meningkat. Sejumlah pebalap memanfaatkan slipstream di trek lurus Mugello untuk saling menyalip.
Akibatnya, posisi Veda sempat merosot hingga urutan ke-16 pada lap keempat. Namun, ia tidak kehilangan fokus. Dengan pengalaman yang dimiliki dari berbagai ajang junior internasional, Veda perlahan kembali membangun ritmenya.
Sementara itu, perebutan posisi terdepan berlangsung sangat sengit. Nama-nama seperti Maximo Quiles, Adrian Fernandez, Brian Uriarte, dan Hakim Danish terus bergantian memimpin jalannya lomba.
Hingga pertengahan balapan, Veda masih berada di sekitar posisi ke-12. Meski belum masuk zona podium, ia tetap menjaga jarak dengan kelompok depan dan menunggu momentum yang tepat untuk menyerang.
Strategi Mulai Berbuah
Ketika balapan memasuki lima lap terakhir, perubahan posisi kembali terjadi secara masif. Beberapa pebalap yang sebelumnya berada di luar sepuluh besar mulai merangsek ke depan.
Veda memanfaatkan situasi tersebut dengan sangat baik. Ia mulai menemukan celah untuk menyalip dan secara bertahap memperbaiki posisinya hingga masuk delapan besar.
Kepercayaan dirinya semakin terlihat ketika memasuki tiga lap terakhir. Dalam salah satu momen terbaiknya di Mugello, Veda berhasil merebut posisi empat dan bergabung dalam kelompok yang bertarung memperebutkan podium.
Aksi tersebut membuat peluang finis di posisi teratas sempat terbuka. Namun, ketatnya persaingan membuat setiap pebalap harus mengambil keputusan dengan sangat cepat di setiap tikungan.
Insiden Dramatis di Pengujung Lomba
Drama besar terjadi ketika balapan menyisakan dua lap. Maximo Quiles kehilangan grip saat melintasi salah satu tikungan dan melebar keluar jalur ideal.
Veda yang berada sangat dekat dengan pebalap Spanyol itu hampir ikut terdampak. Beruntung, ia mampu mengendalikan motornya dengan baik sehingga terhindar dari insiden yang berpotensi mengakhiri balapan lebih cepat.
Setelah lolos dari situasi berbahaya tersebut, Veda kembali fokus mengejar posisi terbaik. Ia terus menekan kelompok depan hingga lap terakhir.
Meski berusaha keras menembus barisan podium, Veda akhirnya menyentuh garis finis di posisi kedelapan. Hasil tersebut tetap menjadi pencapaian positif mengingat ketatnya persaingan yang berlangsung sepanjang 17 lap balapan.
Brian Uriarte Rebut Kemenangan
Pada akhir lomba, Brian Uriarte tampil sebagai pemenang Moto3 Italia 2026 setelah berhasil memanfaatkan pertarungan sengit di lap-lap terakhir.
Alvaro Carpe menyusul di posisi kedua, sedangkan pebalap Malaysia Hakim Danish melengkapi podium di urutan ketiga.
Sementara itu, Veda Ega Pratama menjadi salah satu pebalap yang paling konsisten sepanjang balapan. Finis di posisi kedelapan memberikan tambahan poin penting sekaligus menjaga peluangnya untuk terus bersaing di papan atas klasemen Moto3 musim ini.
Dengan performa yang terus berkembang dari seri ke seri, harapan publik Indonesia terhadap Veda semakin besar. Balapan berikutnya akan menjadi kesempatan baru bagi rider muda tersebut untuk kembali memburu hasil terbaik dan memperkuat posisinya di kejuaraan dunia.
FAQ
Siapa pemenang Moto3 Italia 2026?
Brian Uriarte berhasil memenangkan balapan Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello.
Veda Ega Pratama finis di posisi berapa?
Veda Ega Pratama menuntaskan balapan di posisi kedelapan setelah menjalani pertarungan ketat sepanjang lomba.
Dari posisi berapa Veda memulai balapan?
Pebalap Honda Team Asia tersebut memulai balapan dari posisi ke-12.
Apakah Veda sempat masuk rombongan depan?
Ya. Pada fase akhir balapan, Veda berhasil masuk kelompok terdepan dan bahkan sempat berada di posisi empat.
Siapa yang finis di podium Moto3 Italia 2026?
Podium diisi oleh Brian Uriarte (1), Alvaro Carpe (2), dan Hakim Danish (3).
Penulis : Al Amsori
Editor : Ichwan Diaspora









