DHARMASRAYA – Persaingan menuju babak 16 besar Dharmasraya Champions League (DCL) 2026 memasuki fase paling menentukan. Hingga pekan keenam berakhir pada Minggu (12/7), mayoritas tim masih berjuang mengejar tiket ke fase gugur.
Sejauh ini, hanya Sialang Gaung dari Zona 6 dan Kurnia Selatan dari Zona 7 yang berhasil mengunci tempat di babak 16 besar. Kedua tim tersebut menjaga konsistensi sejak awal kompetisi dan kini tidak lagi bergantung pada hasil tim lain.
Sebaliknya, puluhan kontestan masih bersaing memperebutkan 14 tiket tersisa. Bahkan, Zona 2 menghadirkan persaingan paling sengit karena empat tim sama-sama mengoleksi tujuh poin. Oleh karena itu, laga terakhir akan menentukan seluruh wakil dari masing-masing zona.
Zona 1: Koto Nan IV Dibawuah Masih Memimpin
Koto Nan IV Dibawuah mempertahankan posisi puncak klasemen setelah mengalahkan Banai 1-0. Sementara itu, Silago mencuri tiga poin dari kandang Sungai Kambut melalui kemenangan 2-1.
Meski memimpin klasemen dengan delapan poin, Koto Nan IV Dibawuah belum mengunci tiket. Gunung Selasih, Silago, Sungai Kambut, dan Banai terus membayangi. Selain itu, Lubuk Karak masih menjaga peluang meski membutuhkan rangkaian hasil yang menguntungkan.
Zona 2: Empat Tim Sama Kuat
Zona 2 terus menghadirkan persaingan paling ketat sepanjang penyisihan. Tidak ada tim yang mampu menjaga jarak karena seluruh kandidat saling mengalahkan.
IV Koto Pulau Punjung yang sudah kehilangan peluang justru membuat persaingan semakin rumit. Tim tersebut mengalahkan Siguntur FC 1-0 sekaligus menggagalkan langkah lawannya mengunci tiket lebih awal.
Di sisi lain, Gunung Medan bermain imbang 1-1 melawan Sungai Dareh. Hasil itu membuat Sikabau, Siguntur, Gunung Medan, dan Sungai Dareh sama-sama mengoleksi tujuh poin. Dengan demikian, pertandingan terakhir akan menentukan dua tim yang lolos dari zona ini.
Zona 3: Timpeh Memimpin, Ranah Palabi Terus Menekan
Timpeh menguasai puncak klasemen dengan 11 poin dari lima pertandingan. Selanjutnya, Tabek menempel dengan 10 poin dari empat laga.
Namun, Ranah Palabi belum menyerah. Tim tersebut masih memiliki dua pertandingan, termasuk menghadapi Timpeh. Jika mampu menyapu bersih dua laga, Ranah Palabi berpeluang mengubah susunan klasemen.
Sebaliknya, Sungai Duo gagal mengejar karena kalah head to head dari Tabek. Selain itu, Sitiung, Panyubarangan, dan Taratak Tinggi juga mengakhiri perjalanan lebih cepat.
Zona 4: Sungai Langkok Belum Aman
Sungai Langkok masih memimpin klasemen. Namun, tim tersebut tetap membutuhkan poin pada laga terakhir agar bisa memastikan tiket.
Sementara itu, Sipangkur dan Batu Rijal sama-sama mengumpulkan sembilan poin. Koto Beringin juga terus menjaga peluang karena masih menyisakan lebih banyak pertandingan.
Di sisi lain, Padang Laweh wajib memenangi seluruh laga sambil menunggu hasil tim lain. Adapun Muaro Sopan dan Sopan Jaya sudah kehilangan peluang.
Zona 5: Empat Tim Berebut Dua Tiket
Koto Padang dan Tiumang memimpin klasemen dengan 11 poin. Berikutnya, Padukuan mengoleksi 10 poin, sedangkan Pulau Mainan mengumpulkan tujuh poin.
Pulau Mainan masih menyimpan dua pertandingan sehingga peluang mereka tetap terbuka. Sebaliknya, tiga tim teratas hanya memiliki satu laga tersisa. Karena itu, setiap poin akan sangat menentukan.
Simalidu, Koto Salak, dan Ampalu tidak lagi memiliki peluang mengejar dua posisi teratas.
Zona 6: Sialang Gaung Lolos, Koto Baru Mendekat
Sialang Gaung memastikan tiket ke babak 16 besar setelah mengoleksi 12 poin dari seluruh pertandingan.
Selanjutnya, Koto Baru menempati posisi yang sangat menguntungkan dengan sembilan poin dan dua pertandingan tersisa. Pada pekan keenam, Koto Baru mengalahkan Koto Ranah 3-1 sekaligus mengakhiri peluang lawannya.
Di sisi lain, Koto Laweh masih menjaga peluang. Namun, mereka wajib memenangi dua pertandingan terakhir dan berharap Koto Baru kehilangan poin. Sementara itu, Ampang Kuranji dan Koto Tinggi sudah tersingkir.
Zona 7: Kurnia Selatan Sudah Mengunci Tiket
Kurnia Selatan menyapu bersih empat pertandingan dan langsung memastikan tempat di babak 16 besar.
Kini, Kurnia Koto Salak, Bonjol, Abai Siat, dan Koto Gadang masih memburu satu tiket tersisa. Kurnia Koto Salak mengoleksi lima poin dan masih memiliki dua pertandingan. Bonjol juga mengumpulkan lima poin, sedangkan Abai Siat memiliki empat poin. Koto Gadang pun tetap menjaga peluang.
Sebaliknya, Koto Besar mengakhiri perjalanan lebih awal setelah kehilangan peluang lolos.
Zona 8: Sungai Rumbai Belum Bisa Tenang
Sungai Rumbai memimpin klasemen dengan 10 poin. Meski begitu, tim tersebut belum mengunci tiket.
Selanjutnya, Alahan Nan Tigo mengumpulkan tujuh poin, sedangkan Sungai Rumbai Timur mengoleksi enam poin. Kedua tim masih memiliki satu pertandingan lebih banyak sehingga persaingan tetap terbuka.
Selain itu, Sungai Limau juga masih menjaga peluang setelah mengumpulkan enam poin dari empat pertandingan. Sebaliknya, Lubuk Besar dan Sinamar mengakhiri kiprah mereka setelah kalah pada pekan keenam.
Laga Terakhir Jadi Penentu
Seluruh zona masih menyisakan pertandingan penentuan. Sejumlah tim hanya membutuhkan satu kemenangan untuk melangkah ke babak 16 besar. Namun, tim lain harus meraih poin penuh sekaligus menunggu hasil pertandingan pesaing.









