Ukir Prestasi Penelitian, STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Raih Bronze Winner LLDIKTI Wilayah X 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Sungai Penuh kembali mencatat pencapaian penting dalam pengembangan penelitian perguruan tinggi. Kampus tersebut meraih penghargaan Bronze Winner pada Rapat Kerja (Raker) LLDIKTI Wilayah X Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel ZHM Premiere, Padang, pada 24–25 Juni 2026.

Prestasi ini menunjukkan langkah konsisten STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh dalam memperkuat budaya riset di lingkungan kampus. Melalui capaian tersebut, kampus membuktikan kemampuan dosen dalam menghadirkan proposal penelitian yang kompetitif serta sesuai dengan arah pengembangan pendidikan tinggi.

Lebih lanjut, penghargaan Bronze Winner juga memperlihatkan kerja bersama antara pimpinan, dosen, dan seluruh unsur akademik dalam membangun ekosistem penelitian yang produktif. Kampus terus mendorong inovasi agar hasil penelitian memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Perkuat Penelitian Lewat Program Akademik

STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh meraih Bronze Winner pada kategori Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan Jumlah Judul dan Dana Lolos Pendanaan Program Penelitian Terbanyak, subkategori Sekolah Tinggi.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu indikator peningkatan kualitas penelitian di lingkungan kampus. Para dosen terus mengembangkan gagasan riset yang relevan dengan kebutuhan pendidikan dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Selain itu, dukungan kelembagaan ikut mempercepat pertumbuhan aktivitas penelitian. Kampus menyediakan ruang bagi dosen untuk meningkatkan kemampuan menyusun proposal, melakukan kajian ilmiah, serta menghasilkan karya akademik yang berkualitas.

Penghargaan Jadi Dorongan Tingkatkan Mutu Kampus

Bagi STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh, penghargaan dari LLDIKTI Wilayah X memiliki arti penting dalam perjalanan penguatan institusi. Capaian ini tidak hanya mencerminkan jumlah penelitian, tetapi juga menunjukkan keseriusan kampus dalam menjaga mutu akademik.

Baca Juga :  Padang Jajaki Kerja Sama Jepang, Buka Peluang Lulusan Kerja dan Beasiswa

Karena itu, kampus menjadikan penghargaan tersebut sebagai motivasi untuk memperluas kolaborasi penelitian. Selanjutnya, STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh ingin meningkatkan kontribusi akademik melalui berbagai program inovatif.

Di sisi lain, prestasi ini membuktikan bahwa perguruan tinggi di daerah mampu bersaing dalam bidang penelitian. Dengan strategi yang tepat, kampus daerah dapat menghadirkan karya ilmiah yang memiliki dampak luas.

Ketua STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Ambil Peran di Raker LLDIKTI

Pada kesempatan yang sama, Ketua STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh, Prof. Dr. Mahli Zainuddin Tago, M.Si., turut mengambil peran sebagai moderator dalam Raker LLDIKTI Wilayah X Tahun 2026.

Keterlibatan Prof. Mahli memperlihatkan kepercayaan terhadap kapasitas kepemimpinan dan pengalaman akademiknya. Ia ikut memandu jalannya forum yang membahas berbagai agenda strategis pendidikan tinggi.

Dengan peran tersebut, STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh tidak hanya membawa nama kampus melalui penghargaan. Namun, kampus juga aktif berkontribusi dalam diskusi dan pengembangan kebijakan pendidikan tinggi.

Raker LLDIKTI Wilayah X Dorong Perguruan Tinggi Semakin Adaptif

Raker LLDIKTI Wilayah X Tahun 2026 menjadi momentum bagi perguruan tinggi swasta untuk memperkuat tata kelola dan kualitas akademik. Forum tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas pengembangan pendidikan tinggi.

Selanjutnya, perguruan tinggi perlu meningkatkan kemampuan menghadapi perubahan zaman melalui inovasi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga :  Laporkan Dugaan Jurnal Predator, Dosen Fakultas Hukum UAJY Berakhir Dipecat dan Picu Polemik Nasional

Dalam konteks itu, STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh terus berupaya memperluas budaya riset di lingkungan kampus. Prestasi Bronze Winner menjadi langkah baru untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperbesar kontribusi akademik.

STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Targetkan Pengembangan Riset Berkelanjutan

Ke depan, STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh akan terus memperkuat program penelitian dan kerja sama akademik. Kampus berharap semakin banyak dosen menghasilkan penelitian yang mampu menjawab tantangan pendidikan.

Dengan semangat tersebut, STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh ingin memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi yang aktif menghasilkan inovasi. Prestasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa kampus daerah memiliki potensi besar dalam dunia akademik.

FAQ

Apa penghargaan yang diraih STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh?

STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh meraih Bronze Winner pada Raker LLDIKTI Wilayah X Tahun 2026.

Penghargaan tersebut berasal dari kategori apa?

Penghargaan tersebut berasal dari kategori PTS dengan Jumlah Judul dan Dana Lolos Pendanaan Program Penelitian Terbanyak subkategori Sekolah Tinggi.

Kapan Raker LLDIKTI Wilayah X Tahun 2026 berlangsung?

Kegiatan tersebut berlangsung pada 24–25 Juni 2026 di Hotel ZHM Premiere, Padang.

Siapa Ketua STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh?

Ketua STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh adalah Prof. Dr. Mahli Zainuddin Tago, M.Si.

Apa tujuan kampus setelah meraih penghargaan ini?

Kampus ingin memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas penelitian, dan memperluas kontribusi akademik bagi masyarakat.(Tim)

Berita Terkait

Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh
Bimbel Dharmasraya Juara Cetak Prestasi Perdana, Alumni Lolos Kedokteran USU Meski Akhirnya Pilih Kampus Beasiswa
SMA Taruna Nusantara Cari 60 Pamong Baru, Rekrutmen P3 2026 Dibuka hingga 9 Juli, Cek Syarat Lengkapnya
CPNS Guru 2027 Resmi Dipersiapkan, Indonesia Masih Kekurangan 561 Ribu Guru, Ini Syarat dan Skema Seleksinya
SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan
Mahyeldi Bongkar Bukti SPMB Sumbar Bebas Titipan, Anak Gubernur hingga Anak Sekda Sama-sama Gagal Lolos
Polemik Pemira FKIP UNJA 2026, Chat WA Pimpinan Fakultas Picu Tudingan Tak Netral dan Desakan Evaluasi
Seleksi PPPK Sekolah Rakyat Masuk Babak Penentu, Tes CAT Mulai 13 Juli
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:00 WIB

Bimbel Dharmasraya Juara Cetak Prestasi Perdana, Alumni Lolos Kedokteran USU Meski Akhirnya Pilih Kampus Beasiswa

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:00 WIB

SMA Taruna Nusantara Cari 60 Pamong Baru, Rekrutmen P3 2026 Dibuka hingga 9 Juli, Cek Syarat Lengkapnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:00 WIB

CPNS Guru 2027 Resmi Dipersiapkan, Indonesia Masih Kekurangan 561 Ribu Guru, Ini Syarat dan Skema Seleksinya

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:10 WIB

SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan

Berita Terbaru