SUNGAI PENUH – SD Plus Muhammadiyah Kota Sungai Penuh menjalankan konsep sekolah tanpa sampah sejak 2025 dan tetap mempertahankannya hingga sekarang. Program ini menunjukkan komitmen sekolah dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Pihak sekolah tidak menyediakan tong sampah di lingkungan sekolah. Kebijakan ini mendorong seluruh warga sekolah, mulai dari siswa hingga guru, untuk bertanggung jawab atas sampah yang mereka hasilkan. Mereka juga wajib memastikan tidak ada sampah yang tertinggal di area sekolah.
Sekolah menilai kebiasaan disiplin menjaga kebersihan ini efektif membentuk karakter siswa. Para siswa tumbuh menjadi pribadi yang lebih peduli terhadap lingkungan. Seluruh warga sekolah juga menjaga lingkungan tetap bersih karena mereka memiliki kesadaran untuk mengelola sampah secara mandiri.
“Datanglah ke sekolah setelah jam istirahat. Jika lingkungan sekolah tetap bersih tanpa sampah, berarti warga sekolah berhasil menjaga lingkungan sekaligus menjalankan nilai-nilai ajaran Islam dengan baik,” demikian pesan pihak sekolah.
SD Plus Muhammadiyah Kota Sungai Penuh juga dikenal sebagai sekolah unggulan Muhammadiyah tingkat nasional. Sekolah ini mengusung pendidikan berbasis Al-Qur’an dan penguatan karakter. Program tersebut membentuk siswa yang disiplin, mandiri, dan berakhlak mulia.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









