Pegadaian Tancap Gas di Timor Leste, 2 Bulan Operasi Langsung Cetak Ratusan Transaksi Gadai

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA– PT Pegadaian membuka babak baru dalam sejarah bisnisnya dengan menembus pasar internasional. Perusahaan milik negara ini resmi meluncurkan kantor cabang luar negeri pertamanya di Timor Leste pada 30 Maret 2026. Langkah tersebut menandai usia 125 tahun perjalanan Pegadaian sekaligus memperluas layanan ke kawasan Asia Tenggara.

Ekspansi ini tidak berdiri sendiri. Pegadaian hadir di Dili sebagai bagian dari strategi besar membangun ekosistem keuangan terintegrasi bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang lebih dulu beroperasi di negara tersebut sejak 2017. Kehadiran dua entitas BRI Group ini mendorong penguatan layanan keuangan berbasis masyarakat di Timor Leste.

Dalam dua bulan pertama operasional, Pegadaian mencatat kinerja awal yang cukup agresif. Aktivitas layanan gadai di cabang Timor Leste membukukan lebih dari 600 transaksi hingga Mei 2026 dengan total pembiayaan mencapai US$ 329.882. Angka ini menjadi sinyal awal bahwa layanan gadai mulai diterima pasar lokal.

Awal Ekspansi Internasional, Pegadaian Uji Model Bisnis Baru

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menilai pembukaan cabang di Dili bukan sekadar ekspansi geografis, tetapi juga uji coba model bisnis lintas negara. Ia menegaskan bahwa Pegadaian ingin memperkuat posisi sebagai pemain regional di industri gadai dan emas.

“Kehadiran Pegadaian di Timor Leste mengusung misi besar membawa pelayanan sepenuh hati demi meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. Kami tidak hanya menyediakan produk gadai konvensional, tetapi juga terus berinovasi untuk menghadirkan diversifikasi produk yang disesuaikan dengan karakteristik kebutuhan masyarakat lokal,” ujar Damar dalam keterangan tertulis, Rabu (3/6/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan arah baru perusahaan yang tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi juga memperluas akses keuangan di negara berkembang.

Baca Juga :  Innova Matic 2026: Diesel vs Hybrid

Dorong Inklusi Keuangan Lewat Program Gadai Peduli

Pegadaian tidak hanya membuka layanan komersial di Timor Leste. Perusahaan ini juga meluncurkan program sosial bertajuk Gadai Peduli yang hadir bertepatan dengan ulang tahun ke-125 pada 1 April 2026.

Program ini menyasar masyarakat yang membutuhkan akses dana cepat untuk kebutuhan mendesak, seperti pendidikan dan kesehatan. Skema yang ditawarkan tergolong ringan, dengan pinjaman tanpa bunga selama dua bulan untuk plafon hingga US$ 100.

Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi. Hingga akhir Mei 2026, realisasi penyaluran program ini telah mencapai US$ 6.406. Angka tersebut menunjukkan bahwa layanan berbasis sosial mulai menemukan relevansi di tengah kebutuhan masyarakat lokal.

Damar menegaskan bahwa pendekatan ini tidak semata mengejar keuntungan. “Melalui langkah ini, Pegadaian tidak sekadar mengejar profitabilitas bisnis semata, melainkan secara aktif berkontribusi berkontribusi dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan memberdayakan ekonomi masyarakat Timor Leste,” jelasnya.

Kinerja Awal Jadi Sinyal Ekspansi Regional

Meski baru beroperasi singkat, cabang Timor Leste mulai menunjukkan tren pertumbuhan positif. Lonjakan transaksi menjadi indikator awal bahwa model bisnis Pegadaian memiliki daya adaptasi di pasar internasional.

Manajemen Pegadaian kini memposisikan Dili sebagai proyek percontohan. Jika model ini berhasil stabil, perusahaan berpeluang memperluas ekspansi ke negara-negara lain di kawasan ASEAN.

Strategi ini juga sejalan dengan upaya memperkuat sinergi BRI Group di luar negeri. Kolaborasi dengan perbankan lokal menjadi kunci dalam membangun ekosistem keuangan yang lebih inklusif.

Tantangan dan Peluang di Pasar Baru

Meski mencatat awal yang positif, Pegadaian tetap menghadapi tantangan. Perbedaan karakteristik masyarakat, regulasi keuangan, serta literasi finansial menjadi faktor yang harus dikelola secara hati-hati.

Baca Juga :  BRILink Agen Buka Peluang Tambahan Penghasilan UMKM di Desa

Namun, peluang pasar masih terbuka lebar. Kebutuhan pembiayaan mikro di negara berkembang seperti Timor Leste dinilai masih tinggi. Hal ini membuka ruang bagi Pegadaian untuk memperluas layanan berbasis gadai yang lebih fleksibel.

Selain itu, pendekatan berbasis inklusi keuangan memberi nilai tambah tersendiri. Model ini memungkinkan Pegadaian membangun hubungan jangka panjang dengan masyarakat, bukan sekadar transaksi jangka pendek.

Arah Strategis ke Depan

Ke depan, Pegadaian berencana memperkuat stabilitas operasional di Dili sekaligus meningkatkan diversifikasi produk. Perusahaan juga menyiapkan pengembangan layanan digital agar lebih mudah diakses masyarakat lokal.

Jika strategi ini berjalan sesuai rencana, Timor Leste dapat menjadi pintu masuk penting bagi ekspansi Pegadaian di kawasan Asia Tenggara. Langkah ini sekaligus mempertegas transformasi perusahaan dari pemain domestik menjadi institusi keuangan berdaya saing regional.

FAQ

1. Kapan Pegadaian membuka cabang di Timor Leste?

Pegadaian resmi membuka cabang luar negeri pertamanya pada 30 Maret 2026 di Dili.

2. Berapa transaksi awal yang berhasil dicapai?

Dalam dua bulan, cabang ini mencatat lebih dari 600 transaksi dengan pembiayaan sekitar US$ 329.882.

3. Apa itu program Gadai Peduli?

Program ini memberikan pinjaman tanpa bunga selama dua bulan untuk kebutuhan mendesak masyarakat hingga US$ 100.

4. Apakah Pegadaian bekerja sama dengan pihak lain?

Ya, Pegadaian bersinergi dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang telah hadir di Timor Leste sejak 2017.

5. Apakah Pegadaian akan ekspansi ke negara lain?

Perusahaan membuka peluang ekspansi ke negara-negara ASEAN jika model bisnis di Timor Leste berjalan sukses.(Tim)

Berita Terkait

Terbongkar! Modus Pecah Banyak PT dan CV Bikin Aturan Pajak UMKM Berubah Total
Harga Sawit Riau Anjlok, Petani Kehilangan Rp437 per Kg
Danantara Pecah Pakem, Aturan Baru Beri Jalan Bentuk Banyak Holding BUMN Sekaligus
Laba PLN 2025 Turun 65,8%, Pendapatan Naik tapi Tertekan Beban
Danantara Siapkan Perombakan Besar Asuransi BUMN, 15 Perusahaan Mengarah ke Tiga Entitas Raksasa
Harga Sawit Turun di Merangin, Pengepul Keluhkan Keuntungan Menyusut
Drama Korea Juni 2026 Banjir Genre Baru, Dari Dokter Pulau Terpencil Hingga Sekolah Penuh Konflik
Pemprov Bengkulu Gandeng TNI, Dorong Ekonomi Daerah Lewat Gotong Royong dan Karya Bhakti
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:00 WIB

Terbongkar! Modus Pecah Banyak PT dan CV Bikin Aturan Pajak UMKM Berubah Total

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:00 WIB

Danantara Pecah Pakem, Aturan Baru Beri Jalan Bentuk Banyak Holding BUMN Sekaligus

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:00 WIB

Pegadaian Tancap Gas di Timor Leste, 2 Bulan Operasi Langsung Cetak Ratusan Transaksi Gadai

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:00 WIB

Laba PLN 2025 Turun 65,8%, Pendapatan Naik tapi Tertekan Beban

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:00 WIB

Danantara Siapkan Perombakan Besar Asuransi BUMN, 15 Perusahaan Mengarah ke Tiga Entitas Raksasa

Berita Terbaru