Bukan Sekadar AC Biasa, Ini Rahasia Masjidil Haram Tetap Sejuk Saat Suhu Makkah Menyengat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Suhu udara di Kota Makkah sering mencapai level ekstrem, terutama saat musim haji dan umrah. Namun, jutaan jemaah tetap dapat beribadah dengan nyaman di Masjidil Haram berkat sistem pendingin berkapasitas raksasa yang bekerja tanpa henti.

Pemerintah Arab Saudi terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui berbagai inovasi teknologi. Salah satu langkah utamanya ialah menghadirkan sistem pendingin terintegrasi yang menjaga kesejukan hampir di seluruh kawasan Masjidil Haram.

Selain itu, Otoritas Umum untuk Pengurusan Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mengoperasikan fasilitas tersebut setiap hari. Kapasitasnya yang sangat besar menjadikan sistem ini sebagai salah satu pendingin terbesar di dunia.

Kapasitas Pendingin Capai 155.000 Ton

Saudi Gazette melaporkan, sistem pendingin Masjidil Haram memiliki kapasitas sekitar 155.000 ton pendingin. Kapasitas tersebut menjaga suhu area masjid tetap berada pada kisaran 22 hingga 24 derajat Celsius.

Baca Juga :  AFC Rilis Jadwal Piala Asia 2027, Ini Tanggal Kick-Off

Petugas mengatur suhu itu agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman. Langkah tersebut menjadi sangat penting ketika musim haji, Ramadan, maupun musim umrah menghadirkan lonjakan jumlah pengunjung.

Karena itu, suasana di dalam masjid tetap terasa sejuk meski suhu di luar bangunan meningkat tajam.

Teknologi Penyaringan Udara Jaga Kualitas Udara

Tidak hanya menghadirkan udara sejuk, sistem tersebut juga menjaga kualitas udara di seluruh area masjid.

Sebelum mengalir ke berbagai sudut Masjidil Haram, udara melewati proses pengolahan dan penyaringan menggunakan teknologi modern dengan tingkat efisiensi mencapai 95 persen.

Melalui teknologi itu, pengelola menjaga udara tetap bersih sehingga jemaah dapat beribadah dengan lebih nyaman dan sehat.

Baca Juga :  Miliano Selamatkan Excelsior dari Kekalahan

Jangkau Hampir 1,5 Juta Meter Persegi

Jaringan pendingin menjangkau hampir 1,5 juta meter persegi kawasan Masjidil Haram. Sistem tersebut mengalirkan udara dingin ke ruang salat utama, fasilitas penunjang, hingga pelataran masjid.

Setiap hari, jutaan jemaah dari berbagai negara memanfaatkan area tersebut untuk beribadah. Oleh sebab itu, pengelola memastikan distribusi udara dingin berlangsung merata di seluruh kawasan.

Arab Saudi Terus Tingkatkan Pelayanan

Di sisi lain, Otoritas Masjidil Haram terus memperkuat kualitas pelayanan bagi jemaah haji dan umrah.

Pengelola mengembangkan teknologi rekayasa modern, meningkatkan sistem operasional, serta memperkuat pemeliharaan fasilitas agar mampu melayani jumlah jemaah yang terus bertambah setiap tahun.(Tim)

Berita Terkait

Beasiswa TAMBA SAMBA 2027 Resmi Dibuka, Profesional Indonesia Bisa Raih Kuliah MBA Gratis di AS Plus Tunjangan Rp44 Juta
Istana Buckingham Cari Videografer, Gaji Tembus Rp1 Miliar Setahun dan Bisa Ikut Agenda Raja Charles
Ubah Haluan, Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin, Transisi Berlanjut hingga 2028
Norwegia Batasi AI di Sekolah Dasar, Fokus Kembali ke Belajar Dasar
Harga Minyak Dunia Naik ke US$81, Ketegangan Iran-AS Guncang Pasar Energi
Jay Idzes Dukung Ismael Kone, Pesan Haru Kapten Timnas Indonesia Usai Cedera Horor Piala Dunia 2026
Mimpi Kuliah Gratis ke Rusia Bisa Jadi Nyata, 300 Beasiswa Dibuka untuk Pelajar Indonesia
Ribuan Pelamar Rela Antre 2 Kilometer Sejak Subuh, Gaji Awal Pekerjaan Ini Tembus Rp15 Juta
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:34 WIB

Bukan Sekadar AC Biasa, Ini Rahasia Masjidil Haram Tetap Sejuk Saat Suhu Makkah Menyengat

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:00 WIB

Beasiswa TAMBA SAMBA 2027 Resmi Dibuka, Profesional Indonesia Bisa Raih Kuliah MBA Gratis di AS Plus Tunjangan Rp44 Juta

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:47 WIB

Istana Buckingham Cari Videografer, Gaji Tembus Rp1 Miliar Setahun dan Bisa Ikut Agenda Raja Charles

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Ubah Haluan, Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin, Transisi Berlanjut hingga 2028

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:00 WIB

Norwegia Batasi AI di Sekolah Dasar, Fokus Kembali ke Belajar Dasar

Berita Terbaru