JAKARTA – Harga pangan nasional kembali menunjukkan pergerakan yang beragam pada hari ini, Sabtu, 18 Juli 2026. Kenaikan harga kini menyasar cabai rawit hijau, daging ayam ras, dan telur ayam ras. Di sisi lain, harga bawang merah, bawang putih, serta beberapa jenis cabai justru melanjutkan tren penurunan.
Perubahan tersebut menunjukkan dinamika pasokan dan permintaan di pasar tradisional masih berlangsung. Meski beberapa komoditas mengalami kenaikan, masyarakat masih menikmati harga beras, minyak goreng, dan gula yang relatif stabil.
Sementara itu, data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia hingga Jumat (17/7/2026) memperlihatkan mayoritas komoditas pangan bergerak dalam rentang yang masih terkendali. Namun, sejumlah bahan pangan tetap mencatat perubahan harga yang perlu menjadi perhatian konsumen.
Harga Beras Bertahan Stabil
Harga beras masih menunjukkan kestabilan pada hampir seluruh kategori. Beras kualitas bawah I naik tipis 0,34 persen menjadi Rp14.750 per kilogram.
Selanjutnya, beras kualitas bawah II bertahan di Rp14.550 per kilogram. Beras kualitas medium I dan medium II juga tetap berada di level Rp16.350 dan Rp16.150 per kilogram.
Selain itu, beras kualitas super I masih dijual Rp17.650 per kilogram, sedangkan beras kualitas super II tetap berada di Rp17.150 per kilogram.
Kondisi tersebut menunjukkan pasokan beras masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.
Harga Bawang Terus Menurun
Berbeda dengan beras, kelompok bawang kembali mencatat penurunan harga. Bawang merah ukuran sedang turun 4,05 persen menjadi Rp43.800 per kilogram.
Kemudian, bawang putih ukuran sedang ikut turun 1,8 persen sehingga mencapai Rp43.750 per kilogram.
Penurunan tersebut memperpanjang tren pelemahan harga bawang dalam beberapa hari terakhir.
Cabai Rawit Hijau Berbalik Naik
Pergerakan harga cabai menunjukkan arah yang berbeda. Harga cabai merah besar turun 2,87 persen menjadi Rp47.450 per kilogram.
Lalu, harga cabai merah keriting turun 4,32 persen menjadi Rp46.500 per kilogram. Setelah itu, harga cabai rawit merah melemah 4,34 persen hingga berada di Rp57.250 per kilogram.
Namun, cabai rawit hijau justru mencatat kenaikan paling tinggi. Harga komoditas tersebut naik 5,26 persen menjadi Rp53.000 per kilogram.
Kenaikan itu menjadikan cabai rawit hijau sebagai salah satu komoditas pangan dengan lonjakan harga terbesar pada akhir pekan ini.
Minyak Goreng dan Gula Tetap Terkendali
Di sisi lain, harga minyak goreng belum mengalami perubahan yang berarti. Minyak goreng curah tetap berada di Rp20.550 per liter.
Kemudian, minyak goreng kemasan bermerek I turun tipis 0,21 persen menjadi Rp24.200 per liter. Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek II naik tipis 0,21 persen menjadi Rp23.450 per liter.
Untuk komoditas gula, harga gula pasir premium tetap bertahan di Rp20.300 per kilogram. Sementara itu, gula pasir lokal masih berada pada level Rp19.100 per kilogram.
Daging Ayam dan Telur Mengalami Kenaikan
Kelompok protein hewani juga memperlihatkan perubahan harga. Daging sapi kualitas I naik tipis 0,03 persen menjadi Rp150.600 per kilogram.
Sebaliknya, daging sapi kualitas II turun 0,28 persen menjadi Rp141.550 per kilogram.
Selain itu, daging ayam ras segar naik 3,92 persen sehingga mencapai Rp38.450 per kilogram.
Tidak hanya itu, telur ayam ras segar ikut naik 1,21 persen menjadi Rp29.300 per kilogram.
Kenaikan harga daging ayam dan telur menunjukkan permintaan terhadap kedua komoditas tersebut masih cukup tinggi.
Pergerakan Harga Masih Beragam
Secara keseluruhan, harga pangan nasional pada akhir pekan masih bergerak bervariasi. Cabai rawit hijau, daging ayam ras, dan telur ayam ras memimpin daftar komoditas yang mengalami kenaikan.
Sebaliknya, bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, cabai merah keriting, cabai rawit merah, serta daging sapi kualitas II melanjutkan tren penurunan. Adapun beras, gula, dan sebagian besar minyak goreng masih bertahan pada level yang relatif stabil.
FAQ
Mengapa harga cabai rawit hijau naik?
Data PIHPS menunjukkan cabai rawit hijau naik 5,26 persen menjadi Rp53.000 per kilogram. Data tersebut belum menjelaskan faktor penyebab kenaikan harga.
Apakah harga beras ikut naik?
Hampir seluruh jenis beras tetap stabil. Hanya beras kualitas bawah I yang naik tipis menjadi Rp14.750 per kilogram.
Komoditas apa yang mengalami kenaikan selain cabai?
Daging ayam ras segar naik menjadi Rp38.450 per kilogram, sedangkan telur ayam ras segar naik menjadi Rp29.300 per kilogram.
Komoditas apa yang mengalami penurunan harga?
Bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan daging sapi kualitas II sama-sama mencatat penurunan harga pada akhir pekan.(Tim)









