PEKANBARU – Pekebun kelapa sawit plasma di Provinsi Riau kembali memperoleh kabar menggembirakan. Tim Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Provinsi Riau menaikkan harga TBS untuk periode 15–21 Juli 2026, sehingga nilai jual hasil panen pekebun ikut meningkat.
Kenaikan harga tersebut paling menonjol pada kelompok tanaman usia produktif. TBS sawit berumur 9 tahun bertambah Rp31,1 per kilogram, dari periode sebelumnya menjadi Rp3.890,97 per kilogram. Nilai itu sekaligus menjadi harga tertinggi dalam daftar penetapan pekan ini.
Tim Penetapan Harga TBS Sawit Plasma Provinsi Riau menetapkan harga tersebut melalui Surat Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Nomor 25 Periode 15–21 Juli 2026. Selanjutnya, pemerintah provinsi menggunakan hasil penetapan itu sebagai acuan transaksi TBS plasma di tingkat pekebun dan pabrik.
Harga TBS Berdasarkan Umur Tanaman
Data Dinas Perkebunan Provinsi Riau menunjukkan bahwa setiap kelompok umur tanaman memperoleh harga yang berbeda. Berikut rinciannya:
1. Umur 3 tahun: Rp3.000,82/kg
2. Umur 4 tahun: Rp3.400,16/kg
3. Umur 5 tahun: Rp3.603,09/kg
4. Umur 6 tahun: Rp3.759,77/kg
5. Umur 7 tahun: Rp3.840,92/kg
6. Umur 8 tahun: Rp3.886,27/kg
7. Umur 9 tahun: Rp3.890,97/kg
8. Umur 10–20 tahun: Rp3.870,35/kg
9. Umur 21 tahun: Rp3.809,83/kg
10. Umur 22 tahun: Rp3.751,90/kg
11. Umur 23 tahun: Rp3.689,94/kg
12. Umur 24 tahun: Rp3.622,07/kg
13. Umur 25 tahun: Rp3.545,71/kg
14. Umur 26 tahun: Rp3.499,45/kg
15. Umur 27 tahun: Rp3.453,04/kg
16. Umur 28 tahun: Rp3.407,92/kg
17. Umur 29 tahun: Rp3.390,63/kg
18. Umur 30 tahun: Rp3.376,22/kg
Komponen Pembentuk Harga Sawit
Selain menetapkan harga TBS, tim juga merilis komponen yang memengaruhi perhitungan harga. Pada periode ini, harga Crude Palm Oil (CPO) mencapai Rp15.514,13 per kilogram.
Kemudian, harga inti sawit (kernel) berada di angka Rp13.885,52 per kilogram. Sementara itu, nilai cangkang mencapai Rp19,77 per kilogram, sedangkan indeks K berada di level 92,87 persen.
Keempat komponen tersebut berperan langsung dalam perhitungan harga TBS sawit plasma di Provinsi Riau.
Harga Acuan Belum Tentu Sama di Lapangan
Meski pemerintah provinsi menetapkan harga resmi setiap pekan, transaksi di lapangan tetap dapat menunjukkan angka yang berbeda. Perbedaan tersebut bergantung pada berbagai faktor, seperti lokasi pabrik, biaya operasional, maupun kesepakatan kemitraan antara pekebun dan perusahaan.
Disclaimer: pemberitaan ini hanya untuk informasi harga TBS sesuai penetapan dinas perkebunan setempat, di lapangan bisa saja berbeda.(Tim)









