Kepala Sekolah Guru PPPK di Merangin Tuai Polemik

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0



MERANGIN – Pelantikan ratusan kepala sekolah di Kabupaten Merangin memicu beragam tanggapan di ruang publik. Perhatian masyarakat terutama mengarah pada sejumlah guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang turut menerima tugas tambahan sebagai kepala sekolah.

Selanjutnya, perdebatan berkembang di media sosial ketika sebagian kalangan mempertanyakan dasar regulasi yang memungkinkan guru PPPK menduduki jabatan kepala sekolah. Mereka meminta penjelasan yang lebih rinci agar masyarakat tidak salah memahami aturan tersebut.

Menanggapi sorotan itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Merangin menegaskan bahwa seluruh proses pengangkatan telah mengikuti ketentuan yang berlaku. Selain itu, Disdikbud juga menekankan bahwa guru PPPK memiliki peluang yang sama dengan ASN lainnya untuk menerima tugas tambahan sebagai kepala sekolah.

Disdikbud Tegaskan Guru PPPK Penuhi Persyaratan

Kepala Disdikbud Kabupaten Merangin, Misrinadi, menjelaskan bahwa status PPPK merupakan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Karena itu, guru PPPK berhak mengikuti mekanisme penugasan kepala sekolah selama memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah.

“Terkait guru PPPK yang menjadi kepala sekolah, syaratnya sama dengan ASN karena PPPK juga ASN. Mereka yang dilantik ini sudah terdaftar dalam SIMKS PSTK (Sistem Informasi dan Manajemen Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan),” ujar Misrinadi.

Menurut Misrinadi, keberadaan data dalam sistem tersebut menunjukkan bahwa petugas telah menjalankan proses verifikasi dan validasi sesuai prosedur nasional.

Baca Juga :  Cindy Monica Bawa Starlink ke Sekolah Pelosok 50 Kota, Akses Internet Kini Lebih Lancar

Sistem Nasional Verifikasi Calon Kepala Sekolah

Lebih lanjut, Misrinadi menegaskan bahwa seluruh guru PPPK yang menerima amanah sebagai kepala sekolah telah melewati tahapan administrasi yang berlaku.

“Jadi tidak ada masalah. Seseorang yang datanya sudah masuk ke sistem itu artinya sudah divalidasi dan memenuhi syarat. Ini berlaku secara nasional,” katanya.

Selain itu, pemerintah pusat menerapkan sistem verifikasi berlapis untuk memastikan setiap calon kepala sekolah memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan kompetensi.

Dua Kriteria Wajib bagi Guru PPPK

Kemudian, Misrinadi menjelaskan bahwa ketentuan tersebut mengacu pada Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025. Regulasi itu memberikan kesempatan kepada guru PPPK untuk menerima tugas tambahan sebagai kepala sekolah apabila mereka memenuhi dua kriteria utama.

“Sesuai dengan Permendikdasmen Nomor 07 Tahun 2025, guru PPPK resmi bisa diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah, apabila memenuhi dua kriteria wajib. Pertama, guru PPPK wajib telah lulus sertifikasi guru dan memiliki Sertifikat Pendidik (Serdik),” jelasnya.

Selain memiliki Sertifikat Pendidik, guru PPPK juga harus memiliki masa pengabdian minimal delapan tahun sebagai guru.

Masa Pengabdian Mengacu pada Data Dapodik

Misrinadi menerangkan bahwa pemerintah menghitung masa kerja guru berdasarkan riwayat yang tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Sedangkan kedua, masa kerja minimal delapan tahun, dihitung bukan sejak mereka menerima SK PPPK, melainkan sejak mereka pertama kali tercatat resmi sebagai guru di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sekolah masing-masing,” terangnya.

Baca Juga :  Beasiswa TAMBA SAMBA 2027 Resmi Dibuka, Profesional Indonesia Bisa Raih Kuliah MBA Gratis di AS Plus Tunjangan Rp44 Juta

Dengan mekanisme tersebut, pemerintah tetap mengakui pengalaman mengajar yang telah guru jalani sebelum menerima status PPPK.

Disdikbud Pastikan Pelantikan Sesuai Regulasi

Pada akhirnya, Disdikbud Merangin memastikan seluruh kepala sekolah yang mengikuti pelantikan telah memenuhi persyaratan berdasarkan data Dapodik dan SIM KSPSTK.

Karena itu, pemerintah daerah meyakini proses pengangkatan guru PPPK sebagai kepala sekolah telah berjalan sesuai regulasi yang berlaku secara nasional.

FAQ

Apakah guru PPPK bisa menjadi kepala sekolah?

Bisa. Guru PPPK dapat menerima tugas tambahan sebagai kepala sekolah sesuai Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025.

Apa syarat utama guru PPPK menjadi kepala sekolah?

Guru harus memiliki Sertifikat Pendidik (Serdik) dan masa kerja minimal delapan tahun.

Bagaimana menghitung masa kerja guru PPPK?

Pemerintah menghitung masa kerja sejak guru pertama kali tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik), bukan sejak menerima SK PPPK.

Apa fungsi SIMKS PSTK?

Pemerintah menggunakan SIMKS PSTK untuk mengelola serta memverifikasi data kepala sekolah, pengawas sekolah, dan tenaga kependidikan.

Apakah pelantikan kepala sekolah PPPK di Merangin sudah sah?

Menurut Disdikbud Merangin, seluruh guru PPPK yang mengikuti pelantikan telah memenuhi syarat dan lolos proses validasi sesuai aturan yang berlaku.(Tim)

Berita Terkait

Ratusan Siswa Dharmasraya Terima Beasiswa, Ini Sederet Prestasinya
Pimpinan STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Dilantik, Lima Prodi Baru Disiapkan
Pemkab Solok Selatan Salurkan 26.912 Seragam Sekolah Gratis
Bukan Sekadar Rak Buku, 56 Sekolah SD Dharmasraya Didorong Perkuat Perpustakaan
Orang Tua PAUD Sungai Penuh Didorong Makin Sigap, Wawako Azhar Buka Kelas Parenting
Wakili Provinsi Jambi, Tiga Murid SDN 043/XI Koto Renah Kota Sungai Penuh Bawa Misi Besar di Juara Kelas Indonesia 2026
Annisa Bawa Rp48 Miliar untuk Revitalisasi 87 Sekolah Dharmasraya
Bawa Nama Sungai Penuh, Murid SD Siap Unjuk Kemampuan di Juara Kelas Indonesia 2026
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Ratusan Siswa Dharmasraya Terima Beasiswa, Ini Sederet Prestasinya

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Pimpinan STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Dilantik, Lima Prodi Baru Disiapkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Pemkab Solok Selatan Salurkan 26.912 Seragam Sekolah Gratis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Bukan Sekadar Rak Buku, 56 Sekolah SD Dharmasraya Didorong Perkuat Perpustakaan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Orang Tua PAUD Sungai Penuh Didorong Makin Sigap, Wawako Azhar Buka Kelas Parenting

Berita Terbaru

Oplus_0

Dharmasraya

Ratusan Siswa Dharmasraya Terima Beasiswa, Ini Sederet Prestasinya

Kamis, 29 Okt 2026 - 06:56 WIB

Sungai Penuh

Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Bisa Dilalui, Sistem Buka Tutup

Rabu, 28 Okt 2026 - 23:57 WIB

Oplus_0

Sungai Penuh

Longsor Sako, Jalur Sungai Penuh–Tapan Lumpuh Total

Rabu, 28 Okt 2026 - 22:27 WIB