SMA Taruna Nusantara Cari 60 Pamong Baru, Rekrutmen P3 2026 Dibuka hingga 9 Juli, Cek Syarat Lengkapnya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – SMA Taruna Nusantara kembali membuka kesempatan bagi lulusan sarjana yang ingin berkarier di dunia pendidikan. Melalui rekrutmen Pamong Pengajar Pengasuh (P3) Tahun 2026, sekolah tersebut menyediakan 60 formasi untuk tiga kampus di Indonesia.

Pendaftaran berlangsung secara daring mulai 1 hingga 9 Juli 2026. Selama periode itu, panitia mengajak calon pelamar yang memenuhi syarat untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi.

Menariknya, SMA Taruna Nusantara tidak hanya mencari tenaga pengajar. Sekolah itu juga membutuhkan sosok yang mampu membimbing, mengasuh, serta membentuk karakter siswa melalui sistem pendidikan berasrama. Karena itu, setiap pelamar harus memiliki kompetensi akademik sekaligus kesiapan menjalankan tugas pembinaan.

Tiga Kampus Menjadi Lokasi Penempatan

Sebanyak 60 formasi akan mengisi kebutuhan tenaga P3 di tiga kampus SMA Taruna Nusantara, yaitu:

1. SMA Taruna Nusantara Pagar Alam, Sumatera Selatan.

2. SMA Taruna Nusantara Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.

3. SMA Taruna Nusantara Langowan, Sulawesi Utara.

Melalui penempatan tersebut, sekolah memperkuat kualitas pendidikan sekaligus pembinaan karakter di setiap kampus.

P3 Tidak Hanya Mengajar, tetapi Juga Membina Karakter

Pamong Pengajar Pengasuh (P3) memegang peran penting dalam kehidupan siswa. Mereka mengajar di kelas sekaligus mendampingi aktivitas siswa di lingkungan asrama.

Selain itu, para pamong menanamkan disiplin, integritas, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, semangat bela negara, serta tanggung jawab. Dengan demikian, siswa memperoleh pendidikan akademik dan pembentukan karakter secara seimbang.

Syarat Umum Rekrutmen P3 Tahun 2026

Panitia menetapkan sejumlah syarat umum yang wajib dipenuhi setiap pelamar, yaitu:

Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI).

Baca Juga :  Atlet Kerinci Dominasi Arena Taekwondo Nasional

Memiliki KTP yang masih berlaku.

Berusia 23–40 tahun.

Memiliki Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Tidak menyalahgunakan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA).

Tidak pernah mengundurkan diri setelah lulus seleksi P3 maupun setelah menjadi pegawai tetap SMA Taruna Nusantara.

Siap bekerja penuh waktu.

Memiliki kondisi kesehatan yang baik dan bebas penyakit menular.

Persyaratan Khusus yang Harus Dipenuhi

Selanjutnya, panitia juga menetapkan sejumlah persyaratan khusus.

Pelamar harus memiliki ijazah minimal S1 yang linier dengan mata pelajaran yang dipilih. Selain itu, program studi dan perguruan tinggi asal pelamar wajib memiliki akreditasi dari BAN-PT atau lembaga akreditasi lain yang diakui pemerintah.

Panitia menetapkan IPK minimal 3,00 bagi lulusan kampus berakreditasi Unggul atau A. Sementara itu, lulusan kampus berakreditasi Baik Sekali atau B harus memiliki IPK minimal 3,25.

Di samping syarat akademik, pelamar perlu membuat video perkenalan diri sesuai ketentuan panitia. Sertifikat Pendidik juga dapat meningkatkan nilai selama proses seleksi.

Kemudian, pelamar pria harus memiliki tinggi badan minimal 160 sentimeter, sedangkan pelamar wanita minimal 155 sentimeter. Seluruh peserta juga harus memiliki postur tubuh yang proporsional.

Tidak hanya itu, setiap pelamar harus siap mengikuti seluruh tahapan seleksi, menjalani pendidikan berasrama, mengikuti pendidikan dan latihan awal, menempati rumah dinas jika diperlukan, serta menandatangani Pakta Integritas.

Dokumen yang Wajib Disiapkan

Saat mendaftar secara daring, pelamar harus mengunggah dokumen berikut:

Surat lamaran sesuai format.

Surat pernyataan.

Curriculum Vitae (CV).

Pasfoto ukuran 4×6 berlatar merah.

Ijazah dan transkrip nilai.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Buka Rekrutmen Komite Pengawas 2026, Ini Syarat Lengkapnya

Sertifikat akreditasi program studi dan perguruan tinggi.

KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Sertifikat pendukung, seperti TOEFL atau Sertifikat Pendidik jika tersedia.

Surat pengalaman kerja apabila ada.

Tautan video profil diri.

Karena itu, pelamar sebaiknya menyiapkan seluruh dokumen sebelum mengisi formulir pendaftaran.

Catat Jadwal Seleksi P3 SMA Taruna Nusantara 2026

Panitia menyusun tahapan seleksi sebagai berikut:

1–9 Juli 2026: Pendaftaran.

9–10 Juli 2026: Seleksi administrasi.

11 Juli 2026: Pengumuman administrasi.

12–15 Juli 2026: Wawancara awal.

17 Juli 2026: Pengumuman hasil wawancara.

20–31 Juli 2026: Seleksi kompetensi dan seleksi lanjutan.

14 Agustus 2026: Pengumuman hasil akhir.

15–17 Agustus 2026: Pemberkasan.

20–31 Agustus 2026: Pendidikan dan latihan awal.

1–30 September 2026: On the Job Training (OJT).

Oleh sebab itu, setiap pelamar perlu memperhatikan seluruh jadwal agar tidak melewatkan satu pun tahapan seleksi.

FAQ

Kapan pendaftaran P3 SMA Taruna Nusantara 2026 dibuka?

Pendaftaran berlangsung mulai 1 hingga 9 Juli 2026.

Berapa jumlah formasi yang tersedia?

Panitia menyediakan 60 formasi.

Di mana lokasi penempatan peserta yang lolos?

Peserta akan bertugas di Kampus Pagar Alam, IKN Kalimantan Timur, atau Langowan Sulawesi Utara.

Apakah lulusan semua jurusan bisa mendaftar?

Tidak. Pelamar harus memiliki ijazah S1 yang linier dengan mata pelajaran yang dipilih.

Apakah Sertifikat Pendidik wajib dimiliki?

Tidak wajib. Namun, sertifikat tersebut dapat menjadi nilai tambah dalam proses seleksi.

Apakah peserta harus tinggal di asrama?

Ya. Setiap pamong harus siap bekerja dalam sistem pendidikan berasrama serta mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku.(Tim)

Berita Terkait

Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap
Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot
Terbongkar! 833 Pendamping PKH Rangkap Kerja, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Capai Rp7,9 Miliar
Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh
Bimbel Dharmasraya Juara Cetak Prestasi Perdana, Alumni Lolos Kedokteran USU Meski Akhirnya Pilih Kampus Beasiswa
PermenPANRB Nomor 9 Tahun 2026 Buka Peluang PPPK Paruh Waktu Naik Status, Ini Syaratnya
Nasib Bupati Langkat Syah Afandin Ditentukan Hari Ini, KPK Dalami Dugaan Suap Proyek dan Aliran Uang
Koperasi Siap Kuasai Bisnis Sawit dari Hulu ke Hilir, Pemerintah Bidik Produksi CPO hingga Minyak Goreng
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:00 WIB

Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:00 WIB

Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:00 WIB

Terbongkar! 833 Pendamping PKH Rangkap Kerja, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Capai Rp7,9 Miliar

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:00 WIB

Bimbel Dharmasraya Juara Cetak Prestasi Perdana, Alumni Lolos Kedokteran USU Meski Akhirnya Pilih Kampus Beasiswa

Berita Terbaru