Rp44,6 Miliar Tanpa Rincian, Anggaran RSUD Sungai Penuh Bikin Publik Geleng Kepala

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Rencana belanja RSUD Mayjen H.A. Thalib untuk Tahun Anggaran 2026 memicu perbincangan luas di media sosial. Nilai anggaran yang mencapai Rp44,6 miliar langsung menyita perhatian publik karena dinilai sangat besar untuk satu paket pengadaan barang dan jasa.

Anggaran Jumbo Picu Tanda Tanya

Data dari sistem pengadaan pemerintah menunjukkan paket dengan kode RUP 66861392 memiliki pagu sebesar Rp44,69 miliar. Nilai tersebut membuat banyak pihak bertanya mengenai rincian penggunaan anggaran.

Sorotan muncul karena kolom uraian pekerjaan dan spesifikasi teknis tidak memuat penjelasan detail. Sistem hanya menampilkan tanda strip tanpa keterangan lebih lanjut. Selain itu, volume pekerjaan hanya tertulis “1 paket” tanpa penjabaran lebih rinci.

Kondisi ini memicu spekulasi di tengah masyarakat. Warganet mempertanyakan transparansi pengelolaan anggaran yang menggunakan dana publik.

Metode Pengadaan Jadi Sorotan

Selain minim rincian, metode pengadaan juga menuai kritik. Paket bernilai puluhan miliar ini menggunakan skema “dikecualikan” atau tidak melalui proses tender terbuka.

Baca Juga :  Penyebab Kebakaran di SMPN 2 Sungai Penuh Masih Ditelusuri

Banyak pihak menilai penggunaan metode tersebut untuk nilai proyek besar berpotensi menimbulkan persepsi negatif. Transparansi dan akuntabilitas menjadi isu utama yang disorot publik.

Sejumlah komentar di media sosial menilai pemerintah daerah perlu membuka informasi secara jelas. Mereka menilai keterbukaan penting agar masyarakat memahami tujuan penggunaan anggaran tersebut.

Aktivis Minta Penjelasan Terbuka

Aktivis asal Kerinci, Pratama, ikut menyuarakan kritik. Ia menilai kurangnya rincian dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan daerah.

“Anggaran puluhan miliar tanpa rincian jelas wajar menimbulkan kecurigaan. Ini uang publik, jadi harus transparan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tetap bersumber dari masyarakat. Karena itu, pengelola wajib mempertanggungjawabkan setiap penggunaan anggaran secara terbuka.

Baca Juga :  Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri Safari Ramadhan

Belum Ada Klarifikasi Resmi

Hingga saat ini, manajemen RSUD Mayjen H.A. Thalib belum memberikan penjelasan resmi terkait detail pengadaan tersebut. Kondisi ini membuat isu terus berkembang di tengah masyarakat.

Publik berharap pihak rumah sakit segera memberikan klarifikasi. Penjelasan rinci dinilai penting untuk meredam spekulasi sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat.

Harapan untuk Transparansi Layanan Kesehatan

Masyarakat menaruh harapan besar terhadap penggunaan anggaran tersebut. Mereka berharap dana miliaran rupiah benar-benar meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Sungai Penuh.

Transparansi menjadi kunci agar pengelolaan anggaran tidak menimbulkan polemik berkepanjangan. Jika pihak terkait membuka rincian secara jelas, kepercayaan publik berpotensi kembali meningkat.

Isu ini diperkirakan terus bergulir dalam beberapa waktu ke depan. Publik akan terus menunggu langkah konkret dari pihak rumah sakit dan pemerintah daerah untuk menjelaskan penggunaan anggaran tersebut.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

DPRD Sungai Penuh Minta Pemkot Kaji Ulang Formasi CPNS, Fokus Tenaga Kesehatan
Meriah dan Penuh Kreativitas, Wawako Tutup Lomba Batik dan Lagu Daerah DWP Sungai Penuh
Wako Alfin Sambut TVRI Jambi, Siaran Piala Dunia 2026 Gratis
Wali Kota Sungai Penuh Alfin Kunjungi Ponpes Darul Huffadz
Pendaftaran Pimpinan Baznas Sungai Penuh Diperpanjang
Ketua DPRD Sungai Penuh Hutri Randa Ikut Retret di Akmil
Pemkot Sungai Penuh Segera Buka Seleksi Dewas Perumda Tirta Khayangan
Wawako Azhar Hamzah Hadiri HUT ke-78 Pesisir Selatan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:30 WIB

Rp44,6 Miliar Tanpa Rincian, Anggaran RSUD Sungai Penuh Bikin Publik Geleng Kepala

Senin, 27 April 2026 - 07:00 WIB

DPRD Sungai Penuh Minta Pemkot Kaji Ulang Formasi CPNS, Fokus Tenaga Kesehatan

Sabtu, 25 April 2026 - 21:30 WIB

Meriah dan Penuh Kreativitas, Wawako Tutup Lomba Batik dan Lagu Daerah DWP Sungai Penuh

Rabu, 22 April 2026 - 15:30 WIB

Wako Alfin Sambut TVRI Jambi, Siaran Piala Dunia 2026 Gratis

Senin, 20 April 2026 - 14:30 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin Kunjungi Ponpes Darul Huffadz

Berita Terbaru