Apple Stop Jual Mac Mini Murah, Diborong untuk AI hingga Langka di Pasaran

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Apple menghentikan penjualan Mac Mini M4 varian termurah setelah lonjakan permintaan yang dipicu tren kecerdasan buatan (AI). Langkah ini membuat konsumen kini harus membeli model dengan harga lebih tinggi.

Varian Termurah Hilang dari Situs Resmi

Apple sebelumnya menawarkan Mac Mini M4 dengan harga mulai dari USD 599. Perangkat ini membawa RAM 16GB dan penyimpanan 256GB. Namun, perusahaan menghapus varian tersebut dari situs resminya setelah stok habis sejak pekan lalu.

Kini, Apple hanya menampilkan Mac Mini M4 mulai dari USD 799 dengan RAM 16GB dan penyimpanan 512GB. Meski harga tersebut tidak berubah dari versi sebelumnya, konsumen tetap mengeluarkan biaya lebih besar karena opsi termurah sudah tidak tersedia.

Stok Kosong dan Pengiriman Lama

Permintaan tinggi membuat stok Mac Mini M4 varian lain juga menipis. Apple masih membuka pemesanan untuk model 512GB, tetapi perusahaan memperkirakan pengiriman baru akan tiba pada pertengahan hingga akhir Juni 2026.

Baca Juga :  OpenAI Siapkan HP AI Pertama dengan Chip MediaTek

Beberapa konfigurasi dengan spesifikasi lebih tinggi bahkan sudah berstatus “tidak tersedia”. Kondisi ini mencakup model dengan RAM 32GB dan varian lain yang membutuhkan waktu pengiriman hingga 10–12 minggu.

Didorong Tren AI dan LLM Lokal

Popularitas Mac Mini meningkat pesat di kalangan pengembang dan penggemar AI. Banyak pengguna memanfaatkan perangkat ini untuk menjalankan model bahasa besar (LLM) secara lokal, tanpa bergantung pada cloud.

Selain itu, sejumlah pengguna juga memakai Mac Mini untuk mengoperasikan agen AI seperti OpenClaw. Kombinasi performa tinggi dan efisiensi daya membuat perangkat ini menjadi pilihan menarik untuk eksperimen AI skala kecil hingga menengah.

Apple Akui Kewalahan Penuhi Permintaan

CEO Tim Cook mengakui bahwa lonjakan minat terhadap Mac Mini dan produk sejenis melampaui perkiraan perusahaan. Ia menilai tren penggunaan AI mempercepat adopsi perangkat tersebut di berbagai kalangan.

Cook menyebut Apple membutuhkan waktu beberapa bulan untuk menyeimbangkan pasokan dan permintaan. Ia juga menegaskan bahwa Mac Mini dan Mac Studio menjadi platform penting dalam pengembangan AI berbasis perangkat lokal.

Baca Juga :  Starlink Resmi Dijual di Blibli, Cicilan 0 Persen hingga 12 Bulan

Tantangan Pasokan Komponen

Selain lonjakan permintaan, Apple juga menghadapi keterbatasan pasokan komponen. Memori dan penyimpanan menjadi dua faktor utama yang memperlambat produksi perangkat.

Kondisi ini memperparah kelangkaan di pasar dan membuat waktu tunggu semakin panjang. Jika situasi berlanjut, Apple berpotensi menandai lebih banyak varian sebagai tidak tersedia.

Dampak bagi Konsumen

Konsumen kini menghadapi pilihan yang lebih terbatas saat ingin membeli Mac Mini. Mereka harus mempertimbangkan anggaran lebih besar atau menunggu hingga stok kembali normal.

Di sisi lain, tren ini menunjukkan pergeseran kebutuhan komputasi. Banyak pengguna mulai beralih ke perangkat desktop ringkas yang mampu menangani beban kerja AI secara mandiri.

Dengan permintaan yang terus meningkat, Mac Mini berpotensi menjadi salah satu perangkat kunci dalam ekosistem AI personal di masa depan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis
Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart
MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi
Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029
Honor Robot Phone Meledak Usai Final Piala Dunia 2026, Kamera Robot AI yang Dipakai Eric Garcia Bikin Dunia Gadget Heboh
Bikin Konten Kini Lebih Hemat! Telkomsel Luncurkan Paket CapCut Premium Rp68 Ribu, Bonus Kuota Internet
BRIN Sulap Limbah Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Pangan Antibakteri, Siap Tantang Dominasi Plastik
Lelang Frekuensi Rampung, Komdigi Resmi Tetapkan Pemenang 700 MHz dan 2,6 GHz
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:19 WIB

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:54 WIB

Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:00 WIB

Honor Robot Phone Meledak Usai Final Piala Dunia 2026, Kamera Robot AI yang Dipakai Eric Garcia Bikin Dunia Gadget Heboh

Berita Terbaru