SUNGAI PENUH – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menutup langsung Parade Busana Batik Kreasi dan Lomba Lagu Daerah yang berlangsung meriah pada Sabtu (25/4). Kegiatan ini menghadirkan semangat pelestarian budaya sekaligus ajang unjuk kreativitas kader Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sungai Penuh.
Sejak pagi, ratusan peserta dan penonton memadati Gedung Nasional. Panitia menyusun rangkaian acara dengan rapi, sementara peserta tampil percaya diri membawa karya terbaik mereka. Suasana hangat dan penuh energi terasa hingga acara berakhir.
Parade Batik Tampil Kreatif dan Modern
Peserta dari berbagai instansi dan organisasi wanita menampilkan busana batik dengan desain unik. Mereka menggabungkan motif tradisional khas daerah dengan sentuhan modern yang elegan. Setiap penampilan memperlihatkan karakter berbeda, mulai dari gaya klasik hingga kontemporer.
Penonton memberikan respons positif di setiap sesi peragaan. Tepuk tangan dan sorak dukungan terus mengiringi langkah para peserta di atas panggung. Panitia juga menghadirkan penilaian ketat untuk menentukan karya terbaik berdasarkan kreativitas, kesesuaian tema, dan estetika.
Lomba Lagu Daerah Hidupkan Nuansa Lokal
Selain parade busana, lomba lagu daerah menjadi magnet utama. Para peserta membawakan lagu khas Sungai Penuh dengan penuh penghayatan. Mereka menampilkan vokal yang kuat sekaligus menjaga keaslian nada dan lirik daerah.
Penampilan tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga warisan budaya. Penonton ikut larut dalam suasana, bahkan beberapa tampak ikut bernyanyi mengikuti lagu yang dibawakan.
Peran Perempuan dalam Pelestarian Budaya
Dalam sambutannya, Azhar Hamzah menegaskan pentingnya peran perempuan dalam menjaga dan mengembangkan budaya lokal. Ia menilai kegiatan ini mampu mendorong kreativitas sekaligus memperkuat identitas daerah.
“Perempuan memiliki peran strategis dalam menggerakkan kreativitas dan melestarikan budaya. Kegiatan seperti ini menunjukkan kontribusi nyata tersebut,” ujarnya di hadapan peserta dan tamu undangan.
Ia juga mengapresiasi kerja keras DWP Kota Sungai Penuh yang berhasil menyelenggarakan acara dengan lancar dan penuh semangat. Menurutnya, kolaborasi antarorganisasi menjadi kunci sukses kegiatan tersebut.
Harapan untuk Masa Depan Budaya Lokal
Azhar berharap kegiatan serupa terus berkembang di masa depan. Ia mendorong semua pihak untuk menjaga semangat pelestarian budaya agar tetap hidup di tengah arus modernisasi.
Menurutnya, penguatan identitas budaya lokal akan mendukung visi pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan organisasi perempuan dalam mewujudkan Sungai Penuh yang maju, adil, dan sejahtera.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang edukasi dan kebanggaan budaya. Melalui batik dan lagu daerah, masyarakat kembali mengingat akar tradisi yang menjadi jati diri daerah. Antusiasme tinggi yang terlihat sepanjang acara menjadi bukti bahwa budaya lokal tetap mendapat tempat di hati masyarakat.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









