Eks Anggota DPRD Edi Sunarya Dukung Penataan Pasar Tanjung Bajure, Soroti Kemacetan hingga Trotoar

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Anggota DPRD Kota Sungai Penuh dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Periode 2009-2014, Edi Sunarya, menyatakan dukungannya terhadap Pemerintah Kota Sungai Penuh menata Pasar Tanjung Bajure. Ia menyampaikan dukungan tersebut melalui akun Facebook pribadinya.

Ganggu Lalu Lintas dan Picu Kemacetan

Edi menilai aktivitas jual beli di badan jalan telah berlangsung lama. Kondisi ini mengganggu kelancaran lalu lintas dan memicu kemacetan. Ia juga melihat situasi ini berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Aktivitas di badan jalan mengganggu lalu lintas dan berpotensi membahayakan pengguna jalan,” kata Edi Sunarya, Sabtu (4/4/2026).

Tutupi Ruko dan Rugikan Pedagang

Edi menyoroti dampak lain dari aktivitas tersebut. Menurutnya, pedagang di badan jalan kerap menutup ruko di bagian belakang. Kondisi ini membuat pembeli tidak mengetahui keberadaan toko di area tersebut.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Bahas Penataan Pedagang Pasar Tanjung Bajure, Relokasi Ditargetkan Rampung April

“Banyak pembeli tidak mengetahui adanya toko di belakang karena tertutup lapak di depan,” ujarnya.

Trotoar Tidak Berfungsi Optimal

Edi menilai trotoar tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Pedagang yang menggunakan trotoar membuat pejalan kaki harus turun ke badan jalan. Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan.

“Trotoar seharusnya menjadi hak pejalan kaki, tetapi justru tertutup aktivitas berjualan,” jelasnya.

Pasar Terasa Sempit dan Tidak Tertata

Edi sering melihat langsung kondisi Pasar Tanjung Bajure. Ia menilai pasar terasa sempit, padat, dan tidak tertata dengan baik. Kondisi ini membuat suasana belanja menjadi kurang nyaman.

“Pasar terasa sempit dan tata letaknya tidak teratur,” ungkapnya.

Apresiasi Langkah Pemkot Sungai Penuh

Edi mengapresiasi langkah Wali Kota Sungai Penuh Alfin dan Wakil Wali Kota Azhar Hamzah dalam melakukan penataan. Ia menilai kebijakan tersebut membutuhkan keberanian karena menyentuh banyak kepentingan, terutama pedagang.

Baca Juga :  Ground Breaking Jembatan Gantung di Sungai Penuh, Dandim: Dorong Ekonomi Warga

Penataan untuk Tertib dan Nyaman

Ia menegaskan penataan pasar tidak hanya menertibkan pedagang. Penataan juga menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan nyaman bagi pedagang serta masyarakat.

“Dengan penataan yang baik, aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih teratur,” ujarnya.

Dorong Pendekatan Humanis

Edi mendorong pemerintah mengedepankan pendekatan humanis dalam penataan. Ia meminta pemerintah berdialog dengan pedagang dan menyiapkan solusi relokasi yang layak.

Harap Dukungan Semua Pihak

Edi berharap seluruh pihak mendukung proses penataan tersebut. Menurutnya, langkah ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Kota Sungai Penuh.

“Sudah saatnya ada perubahan menuju tata kota yang lebih baik,” tutupnya.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Delapan Jabatan Eselon II Pemkot Sungai Penuh Masih Kosong, Kapan Buka Seleksi?
Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani
Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh
Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah
SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan
Kasus PIP STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Terus Bergulir, Polres Kerinci Tunggu Hasil Audit PP Muhammadiyah
Kabar Gembira, Pemdes Srimenanti Sungai Penuh Gulirkan Beasiswa Siswa SD, Orang Tua Segera Siapkan Berkas Sebelum 3 Juli
Gaji ke-13, TPP hingga Dana Desa Masih Dinanti, Apa yang Terjadi di Sungai Penuh?
Berita ini 144 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:37 WIB

Delapan Jabatan Eselon II Pemkot Sungai Penuh Masih Kosong, Kapan Buka Seleksi?

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:11 WIB

Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:00 WIB

Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:10 WIB

SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan

Berita Terbaru