Itek Mamek Soroti Pelayanan RSUD Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Media sosial kembali ramai setelah konten kreator asal Kerinci, Anisa atau Itek Mamek, melakukan siaran langsung. Dalam tayangan itu, ia menyampaikan keluhan terkait pelayanan di RSUD Mayjen H.A. Thalib.

Ia menayangkan siaran tersebut melalui akun Facebook pribadinya. Ribuan pengguna menonton secara langsung. Ratusan warganet menuliskan komentar. Banyak di antaranya memberikan dukungan dan membagikan pengalaman terkait layanan kesehatan.

Awal Mula Keluhan

Anisa membawa ibunya berobat karena kadar hemoglobin (HB) menurun. Tim medis merawat pasien dan kemudian mengizinkan pasien pulang setelah kondisi membaik.

Tidak lama setelah tiba di rumah, kondisi sang ibu kembali menurun. Keluarga lalu membawa pasien kembali ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Rujukan ke Spesialis Jantung

Keluarga kemudian berinisiatif mencari pemeriksaan lanjutan di Padang. Saat mengurus rujukan, petugas mengarahkan keluarga untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis jantung.

Baca Juga :  Wawako Azhar Tinjau Proyek Gedung Merah Putih, Tekankan Kualitas dan Target Waktu

Menurut keluarga, pasien hanya mengalami HB rendah dan tidak memiliki riwayat penyakit jantung. Meski begitu, keluarga tetap mengikuti arahan tersebut dan membawa pasien ke Padang.

Hasil Pemeriksaan di Padang

Dokter spesialis jantung di Padang memeriksa pasien. Dokter menyatakan pasien tidak mengalami gangguan jantung.

Setelah itu, pihak rumah sakit di Padang menyarankan keluarga kembali ke Sungai Penuh. Mereka meminta keluarga mengurus rujukan baru ke dokter spesialis penyakit dalam. Keluarga pun kembali ke RSUD Sungai Penuh untuk mengurus rujukan tersebut.

Terkendala Kuota Antrean

Setibanya di rumah sakit, keluarga langsung mengurus rujukan. Namun, petugas menyampaikan bahwa kuota antrean sudah penuh hingga beberapa hari ke depan.

Baca Juga :  Salurkan Zakat Mall, Pembina Masjid Alimin Ar-Rasyid: Alhamdulillah Lancar

Di sisi lain, kondisi pasien masih membutuhkan penanganan lanjutan. Situasi ini memicu kekecewaan Anisa. Ia lalu menyampaikan keluhan tersebut melalui siaran langsung dan berjanji akan terus menyuarakan persoalan itu jika rujukan belum keluar.

Namun, ia juga menyatakan kesediaan menghapus konten dan meminta maaf jika pihak terkait segera menyelesaikan persoalan tersebut.

Menunggu Tanggapan Pemerintah

Wartawan telah menghubungi Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, untuk meminta tanggapan. Hingga berita ini tayang, Pemerintah Kota Sungai Penuh dan manajemen RSUD Mayjen H.A. Thalib belum memberikan keterangan resmi.

Publik kini menunggu klarifikasi dari pihak terkait agar persoalan ini segera mendapat solusi dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di media sosial.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

PPNI Sungai Penuh Diminta Jadi Motor Inovasi Layanan Kesehatan, Wali Kota Tekankan Peran Aktif Perawat di Lapangan
RSUD MHA Thalib Perketat Pengawasan, Ini Kata Dirut
Ini 21 Layanan dan Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan
Pemkab Bungo Gelontorkan Rp35 Miliar untuk BPJS Kesehatan Kelas 3 2026
Menkes Ungkap Gagal Ginjal Kuras Rp13 Triliun, Gaya Hidup Jadi Sorotan
BGN Ungkap 65% Warga RI Butuh MBG, Ini Fokus Perbaikan
Fadly Amran Dorong Pengembangan RSUP M Djamil, Padang Jadi Kota Jasa Kesehatan
HUT ke-40 RSUD Solsel, Perkuat Layanan Responsif
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:54 WIB

PPNI Sungai Penuh Diminta Jadi Motor Inovasi Layanan Kesehatan, Wali Kota Tekankan Peran Aktif Perawat di Lapangan

Senin, 11 Mei 2026 - 12:26 WIB

RSUD MHA Thalib Perketat Pengawasan, Ini Kata Dirut

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:30 WIB

Ini 21 Layanan dan Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Selasa, 28 April 2026 - 18:00 WIB

Pemkab Bungo Gelontorkan Rp35 Miliar untuk BPJS Kesehatan Kelas 3 2026

Rabu, 22 April 2026 - 19:04 WIB

Menkes Ungkap Gagal Ginjal Kuras Rp13 Triliun, Gaya Hidup Jadi Sorotan

Berita Terbaru