BGN Ungkap 65% Warga RI Butuh MBG, Ini Fokus Perbaikan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, menyatakan sekitar 65 persen masyarakat Indonesia membutuhkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyampaikan data tersebut berdasarkan hasil survei yang lembaga lakukan.

“Alhamdulillah, berdasarkan survei, 65 persen masyarakat Indonesia membutuhkan program MBG ini,” kata Sony saat menghadiri Konsolidasi Program MBG di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (17/4/2026), dikutip dari Antara.

Sony menegaskan pemerintah perlu memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui asupan gizi yang baik. Ia menilai program MBG dapat mendorong lahirnya generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif sehingga ikut meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga :  Kejagung Geledah Kantor BGN, Aktivitas Lumpuh

“Kami datang ke sini untuk saling mengingatkan dan memastikan program MBG berjalan optimal agar kualitas SDM dan ekonomi masyarakat meningkat,” ujarnya.

BGN juga menyoroti sejumlah kendala teknis dalam pelaksanaan program di lapangan. Sony mengatakan pihaknya akan memperbaiki berbagai kekurangan secara bertahap agar pelaksanaan program semakin baik.

Baca Juga :  Aliran Dana Titik SPPG MBG Terungkap, Glory Harimas Disebut Setor Uang Berulang ke Dadan

“Kami terus mengawasi SPPG. Jika kami menemukan pelanggaran, kami akan menonaktifkannya sementara demi perbaikan program,” tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah temuan masalah muncul dalam pelaksanaan MBG di beberapa daerah, termasuk laporan menu yang tidak sesuai standar. BGN memastikan evaluasi berjalan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

BGN menegaskan program MBG tetap menjadi prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Nanik S Deyang Mundur, Nama Sudaryono Menguat sebagai Calon Kepala BGN
Usai Bertemu Prabowo, Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Dugaan Kongkalikong Proyek Terkuak, Bupati Lombok Barat Resmi Jadi Tersangka KPK
Mulai Agustus 2026, Melepas Status WNI Tak Lagi Murah, Pemerintah Naikkan Biaya hingga Rp5 Juta
Ketua DPW PAN NTB Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK Usai Nobar Final Piala Dunia 2026
Pendaftaran Magang Nasional 2026 Kini Wajib Biometrik dan Seleksi Perusahaan Makin Ketat
Istana Bergerak Cepat! Kepres Kuntadi sebagai Jampidsus Terbit Pekan Ini, Mensesneg Ungkap Prosesnya
Istana Buka Suara, Mensesneg Minta Nama Prabowo Tak Dibawa ke Polemik Kasus Febrie Adriansyah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:00 WIB

Nanik S Deyang Mundur, Nama Sudaryono Menguat sebagai Calon Kepala BGN

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:00 WIB

Dugaan Kongkalikong Proyek Terkuak, Bupati Lombok Barat Resmi Jadi Tersangka KPK

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:00 WIB

Mulai Agustus 2026, Melepas Status WNI Tak Lagi Murah, Pemerintah Naikkan Biaya hingga Rp5 Juta

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:00 WIB

Ketua DPW PAN NTB Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK Usai Nobar Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 18:57 WIB

Pendaftaran Magang Nasional 2026 Kini Wajib Biometrik dan Seleksi Perusahaan Makin Ketat

Berita Terbaru