Sony Luncurkan Wearable Pendingin Leher Pintar, Solusi Suhu Tubuh Personal hingga 15 Jam

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Perusahaan teknologi Sony kembali menarik perhatian pasar perangkat wearable dengan meluncurkan generasi terbaru pendingin tubuh portabel bertajuk Reon Pocket Pro Plus. Perangkat ini hadir sebagai solusi praktis untuk membantu pengguna menjaga suhu tubuh tetap stabil saat beraktivitas di tengah cuaca panas maupun dingin.

Berbeda dari AC konvensional, perangkat ini bekerja langsung di area tubuh, tepatnya di bagian belakang leher, sehingga memberikan efek pendinginan atau pemanasan secara lebih personal dan efisien. Sony mendorong konsep “pendinginan personal” yang semakin relevan di tengah meningkatnya suhu lingkungan perkotaan dan aktivitas mobilitas tinggi masyarakat modern.

Teknologi Pendingin yang Lebih Efisien

Sony meningkatkan kemampuan Reon Pocket Pro Plus dengan sistem termal baru yang diklaim mampu memberikan peningkatan performa pendinginan sekitar 20 persen dibanding generasi sebelumnya. Pelat pendingin di dalam perangkat bekerja dengan mengalirkan suhu rendah langsung ke permukaan kulit sehingga pengguna merasakan efek dingin lebih cepat.

Perangkat ini juga dibekali sensor suhu yang membaca kondisi lingkungan serta suhu tubuh pengguna secara real time. Sistem ini kemudian menyesuaikan tingkat pendinginan atau pemanasan secara otomatis melalui mode pintar yang terhubung ke aplikasi di ponsel.

Selain fungsi pendingin, perangkat ini tetap mempertahankan mode pemanas untuk digunakan saat cuaca dingin. Fungsi ganda ini membuatnya lebih fleksibel untuk berbagai kondisi iklim, termasuk di negara tropis seperti Indonesia.

Baca Juga :  Radio Mini Ini Kirim Pesan Tanpa Internet, Andalkan Teknologi LoRa dan Meshtastic

Desain Lebih Stabil dan Nyaman Dipakai

Sony merancang ulang bagian neckband agar lebih fleksibel dan stabil saat digunakan dalam aktivitas harian. Perangkat ini tidak mudah bergeser meski pengguna banyak bergerak, seperti berjalan, bekerja, atau berkendara.

Selain itu, sistem pembuangan panas juga diperbarui agar aliran udara tidak mengganggu kenyamanan pengguna. Sony mengarahkan ventilasi agar panas tidak terperangkap di balik pakaian, sehingga sirkulasi tetap optimal.

Dampak Positif bagi Pengguna Kendaraan

Inovasi ini memberi dampak signifikan bagi pengguna kendaraan, terutama pengendara motor, ojek online, dan pekerja lapangan yang sering terpapar panas langsung.

Pertama, perangkat ini membantu menurunkan risiko kelelahan akibat panas berlebih. Suhu tubuh yang lebih stabil membuat konsentrasi saat berkendara tetap terjaga. Kedua, pengendara tidak perlu bergantung sepenuhnya pada AC kendaraan, terutama bagi pengguna motor yang tidak memiliki sistem pendingin.

Ketiga, perangkat ini dapat meningkatkan kenyamanan dalam perjalanan jauh. Pengguna tidak mudah berkeringat berlebihan, sehingga kondisi tubuh tetap segar saat tiba di tujuan. Hal ini juga berpotensi meningkatkan produktivitas pekerja yang mobilitasnya tinggi.

Selain itu, mode hemat energi dengan daya tahan baterai hingga sekitar 15 jam memungkinkan perangkat digunakan sepanjang hari kerja tanpa sering mengisi ulang.

Baca Juga :  Garmin Kini Bisa Telepon dan Chat WhatsApp dari Smartwatch

Kelebihan dan Potensi Pengembangan

Konsep wearable cooling ini membuka peluang baru di industri teknologi personal. Perangkat seperti Reon Pocket Pro Plus tidak hanya berfungsi sebagai alat kenyamanan, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup digital modern.

Integrasi dengan aplikasi smartphone memungkinkan pengguna mengatur suhu secara presisi. Di masa depan, teknologi ini berpotensi berkembang menjadi sistem yang lebih cerdas dengan integrasi data kesehatan yang lebih lengkap.

Namun, perangkat ini masih memiliki keterbatasan pada area pendinginan yang hanya terfokus di bagian leher dan bahu. Efeknya tidak sama seperti pendingin ruangan penuh, sehingga pengguna tetap membutuhkan adaptasi terhadap kondisi lingkungan.

FAQ

1. Apakah perangkat ini benar-benar menggantikan AC?

Tidak. Perangkat ini berfungsi sebagai pendingin personal, bukan pengganti AC ruangan.

2. Apakah aman digunakan dalam waktu lama?

Ya, perangkat ini dirancang untuk penggunaan jangka panjang dengan pengaturan suhu otomatis.

3. Siapa pengguna yang paling cocok?

Pekerja lapangan, pengendara kendaraan, dan pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan.

4. Apakah bisa digunakan saat olahraga?

Bisa, terutama untuk aktivitas ringan hingga sedang, karena desainnya tetap stabil di tubuh.

5. Berapa lama daya tahan baterainya?

Sony mengklaim perangkat ini dapat bertahan hingga sekitar 15 jam dalam mode hemat atau pintar.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

ChatGPT Finance Hadir, AI OpenAI Kini Bisa Analisis Keuangan dan Hubungkan Rekening
Platform Film “Show” Gabungkan AI dan Blockchain, Ubah Cara Penonton Terlibat dalam Industri Hiburan
AI Pangkas Lowongan Entry Level, Fresh Graduate Wajib Kuasai Skill Baru
Vivo Y100 4G vs Vivo Y29 Rp2 Jutaan: Duel Gaya Hidup vs Baterai Tahan Lama, Mana Paling Tepat untuk Kebutuhanmu?
AI Ubah Tren Rekrutmen, Perusahaan Kini Prioritaskan Skill yang Sulit Digantikan Teknologi
Oppo Find X9 Ultra Ubah Cara Kerja Fotografi Mobile, Bukan Sekadar HP Kamera Biasa
AI Claude Bantu Pemulihan Bitcoin Rp6,4 Miliar yang Hilang
Keamanan Android 2026: Proteksi Pintar dari Penipuan, Aplikasi Berbahaya, hingga Pencurian HP
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 01:00 WIB

ChatGPT Finance Hadir, AI OpenAI Kini Bisa Analisis Keuangan dan Hubungkan Rekening

Selasa, 19 Mei 2026 - 00:01 WIB

Sony Luncurkan Wearable Pendingin Leher Pintar, Solusi Suhu Tubuh Personal hingga 15 Jam

Senin, 18 Mei 2026 - 23:00 WIB

Platform Film “Show” Gabungkan AI dan Blockchain, Ubah Cara Penonton Terlibat dalam Industri Hiburan

Senin, 18 Mei 2026 - 22:00 WIB

AI Pangkas Lowongan Entry Level, Fresh Graduate Wajib Kuasai Skill Baru

Senin, 18 Mei 2026 - 12:00 WIB

Vivo Y100 4G vs Vivo Y29 Rp2 Jutaan: Duel Gaya Hidup vs Baterai Tahan Lama, Mana Paling Tepat untuk Kebutuhanmu?

Berita Terbaru