Radio Mini Ini Kirim Pesan Tanpa Internet, Andalkan Teknologi LoRa dan Meshtastic

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Maret 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Teknologi komunikasi nirkabel terus berkembang dengan berbagai inovasi yang memudahkan pengiriman pesan tanpa bergantung pada jaringan seluler maupun Wi-Fi. Salah satu inovasi menarik muncul melalui penggunaan radio mini berbasis teknologi LoRa yang mampu mengirim teks tanpa internet dan tanpa operator seluler.

Perangkat ini memungkinkan pengguna berkomunikasi dalam kondisi off-grid, termasuk di wilayah yang tidak memiliki sinyal. Pengguna cukup mengandalkan perangkat LoRa untuk mengirim dan menerima pesan dalam jarak tertentu.

Salah satu implementasi teknologi ini hadir melalui proyek Meshtastic. Sistem ini memanfaatkan frekuensi LoRa untuk mengirim data dalam jarak sekitar 10 hingga 15 kilometer dengan konsumsi daya rendah. LoRa merupakan singkatan dari “Long Range” yang menggambarkan kemampuan jangkauan luas meski perangkat berukuran kecil.

Meshtastic menjalankan firmware dan perangkat lunak open source pada perangkat LoRa. Sistem ini membentuk jaringan komunikasi berbasis mesh network yang memungkinkan tiap perangkat saling terhubung.

Dalam jaringan tersebut, setiap perangkat berperan sebagai node yang meneruskan pesan ke node lain di sekitarnya. Pengguna mengontrol node melalui aplikasi Meshtastic di smartphone Android maupun iPhone. Aplikasi ini memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi, bergabung dalam percakapan grup, serta memantau posisi node melalui fitur peta.

Baca Juga :  Samsung Rilis Smart TV Micro RGB di Indonesia, Hadirkan Kualitas Gambar Super Presisi dan Hemat Energi

Jangkau Daerah Terpencil

Teknologi ini menawarkan manfaat besar dalam situasi darurat atau di lokasi terpencil. Saat jaringan seluler tidak tersedia atau listrik padam, pengguna tetap berkomunikasi melalui jaringan Meshtastic. Fitur GPS pada perangkat juga membantu pengguna mengirim lokasi secara real-time kepada anggota jaringan lain.

Selain itu, teknologi ini mendukung komunikasi komunitas saat terjadi bencana. Warga dapat membangun jaringan komunikasi mandiri tanpa bergantung pada operator atau layanan internet. Sistem ini juga menarik minat komunitas teknologi karena menghadirkan komunikasi jarak jauh dengan biaya rendah dan tanpa lisensi seperti radio HAM.

Pengguna biasanya memakai perangkat seperti Lilygo T-Echo atau MakerHawk ESP32 Heltec V3 dengan harga mulai sekitar 22 dolar per unit. Pengguna dapat memasang firmware melalui panduan resmi atau tutorial video dengan langkah sederhana.

Baca Juga :  HONOR 600 Smart Bikin Kaget, Baterai 7.700 mAh Klaim Tahan 93 Jam dan Sudah 5G

Namun, tantangan utama muncul pada jangkauan sinyal yang terpengaruh kondisi geografis seperti perbukitan atau bangunan. Pengguna dapat mengatasi kendala ini dengan menambahkan antena yang lebih besar atau menempatkan node tambahan di titik strategis untuk memperluas jangkauan jaringan.

Penggunaan antena eksternal, seperti antena whip sepanjang 17 cm, juga meningkatkan kualitas sinyal secara signifikan. Dengan konfigurasi yang tepat, jaringan Meshtastic dapat bekerja lebih stabil dan menjangkau area yang lebih luas.

Untuk memulai, pengguna perlu memilih perangkat LoRa yang kompatibel, menginstal firmware Meshtastic, memasang casing pelindung, serta mengunduh aplikasi di smartphone. Semua pihak yang ingin berkomunikasi juga perlu memiliki perangkat node masing-masing.

Meshtastic membuka peluang komunikasi alternatif yang praktis dan ekonomis. Teknologi ini tidak hanya mendukung kebutuhan komunikasi sehari-hari, tetapi juga memperkuat ketahanan komunikasi dalam kondisi darurat.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis
Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart
MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi
Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029
Honor Robot Phone Meledak Usai Final Piala Dunia 2026, Kamera Robot AI yang Dipakai Eric Garcia Bikin Dunia Gadget Heboh
Bikin Konten Kini Lebih Hemat! Telkomsel Luncurkan Paket CapCut Premium Rp68 Ribu, Bonus Kuota Internet
BRIN Sulap Limbah Ampas Kopi Gayo Jadi Kemasan Pangan Antibakteri, Siap Tantang Dominasi Plastik
Lelang Frekuensi Rampung, Komdigi Resmi Tetapkan Pemenang 700 MHz dan 2,6 GHz
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:19 WIB

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kuota Internet Tak Hangus Lagi, Begini Cara Daftar Paket Rollover Telkomsel, IM3 dan XLSmart

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:00 WIB

MK Wajibkan Operator Hadirkan Opsi Kuota Tak Hangus, Jutaan Pengguna Internet Kini Lebih Terlindungi

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:54 WIB

Internet Seluler Indonesia Dibidik Tembus 100 Mbps, Komdigi Pasang Target Besar hingga 2029

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:00 WIB

Honor Robot Phone Meledak Usai Final Piala Dunia 2026, Kamera Robot AI yang Dipakai Eric Garcia Bikin Dunia Gadget Heboh

Berita Terbaru