Tak Lagi Bergantung Pemasok, Elon Musk Bangun Pabrik Chip Raksasa Sendiri

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Elon Musk meluncurkan proyek ambisius dengan rencana investasi sekitar Rp 339 triliun untuk membangun pabrik chip bernama Terafab. Ia mengklaim fasilitas ini sebagai yang pertama dan terbesar di dunia.

Elon Musk menyiapkan langkah besar di industri semikonduktor. Pendiri Tesla, SpaceX, dan xAI itu mengalokasikan dana pribadi sekitar 20 miliar dolar AS atau setara Rp 339 triliun untuk membangun pabrik chip bernama Terafab di Austin, Texas, Amerika Serikat.

Musk menargetkan Terafab mampu memproduksi chip dengan kapasitas komputasi hingga 1 terawatt per tahun. Ia menilai kebutuhan chip akan terus meningkat seiring perkembangan teknologi, terutama untuk kendaraan otonom, kecerdasan buatan, dan eksplorasi luar angkasa.

Baca Juga :  Vivo Y100 4G vs Vivo Y29 Rp2 Jutaan: Duel Gaya Hidup vs Baterai Tahan Lama, Mana Paling Tepat untuk Kebutuhanmu?

Selama ini, Tesla dan SpaceX masih bergantung pada pemasok chip seperti Samsung, TSMC, dan Micron. Namun, Musk menyebut pasokan dari pihak ketiga hanya memenuhi sebagian kecil kebutuhan internal perusahaannya.

“Kita harus membangun Terafab atau kita tidak akan memiliki chip tersebut,” ujar Musk.

Terafab akan berdiri di Austin, Texas, dan berlokasi tidak jauh dari fasilitas Tesla. Proyek ini mencakup pembangunan tahap awal berupa Advanced Technology Lab. Fasilitas ini mengintegrasikan seluruh proses produksi chip dalam satu lokasi.

Musk ingin Terafab menghasilkan dua jenis chip utama. Pertama, chip untuk kebutuhan di bumi seperti sistem Full Self-Driving (FSD) pada kendaraan Tesla dan robot humanoid. Kedua, chip berperforma tinggi untuk mendukung misi luar angkasa.

Baca Juga :  Mobil Listrik 800 Km Makin Nyata, Ini Deretan Model Terbaru yang Siap Melaju Jauh

Ia juga memproyeksikan pengembangan pusat data orbital dengan jaringan satelit dalam jumlah besar untuk menopang komputasi global di luar angkasa. Konsep ini menjadi bagian dari visinya membangun peradaban multiplanet.

Meski demikian, Musk tetap membuka peluang Terafab melantai di bursa melalui skema Initial Public Offering (IPO). Langkah ini memungkinkan publik ikut memiliki saham perusahaan tersebut.

Penutup:

Proyek Terafab mencerminkan ambisi Musk untuk menguasai rantai pasok chip secara mandiri. Proyek ini juga memperkuat posisinya di bidang kecerdasan buatan dan eksplorasi luar angkasa.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Honor 600e Bikin Kelas Menengah Panas: Layar 120Hz, Baterai 6.520 mAh, dan Chip Dimensity 7100 Siap Tantang Rival
HP Murah Rasa Flagship Kembali Viral, Nuu B40 5G Bawa Layar Belakang Canggih Bikin Kelas Rp 3 Jutaan Geger
Smartwatch Mirip Apple Watch Banjir Pasar, Ini 5 Pilihan Murah Mulai Rp 1 Jutaan yang Bikin Kaget
Tanpa Disadari, Google Mengumpulkan Data Kamu, Begini Cara Mengeceknya
Honor 600 Super Edition Rilis: Baterai 8.600 mAh dan Kamera 200 MP Jadi Senjata Baru di Kelas Premium
Vivo X300 FE Rilis, Kamera ZEISS 50MP dan Zoom 200mm Jadi Senjata Baru Flagship-Lite 2026
iPhone Hilang Tak Lagi Bikin Panik, 7 Fitur Rahasia Ini Bisa Gagalkan Maling Bobol Data Pribadi
Samsung Siapkan Galaxy Z Fold 8 Ultra, Bocoran Nama Baru dan Spesifikasi Bikin Pasar Foldable Geger
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 04:00 WIB

Honor 600e Bikin Kelas Menengah Panas: Layar 120Hz, Baterai 6.520 mAh, dan Chip Dimensity 7100 Siap Tantang Rival

Kamis, 28 Mei 2026 - 02:00 WIB

HP Murah Rasa Flagship Kembali Viral, Nuu B40 5G Bawa Layar Belakang Canggih Bikin Kelas Rp 3 Jutaan Geger

Kamis, 28 Mei 2026 - 01:00 WIB

Smartwatch Mirip Apple Watch Banjir Pasar, Ini 5 Pilihan Murah Mulai Rp 1 Jutaan yang Bikin Kaget

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:00 WIB

Tanpa Disadari, Google Mengumpulkan Data Kamu, Begini Cara Mengeceknya

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:00 WIB

Honor 600 Super Edition Rilis: Baterai 8.600 mAh dan Kamera 200 MP Jadi Senjata Baru di Kelas Premium

Berita Terbaru