BENGKULU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mempercepat seluruh persiapan Program Sekolah Rakyat agar kegiatan belajar mengajar dapat dimulai sesuai target. Saat ini, pemerintah memusatkan perhatian pada kelengkapan sarana dan prasarana, penerimaan peserta didik baru, serta pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli 2026.
Untuk mencapai target tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat koordinasi dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). Kedua pihak menyamakan langkah agar setiap tahapan berjalan tepat waktu sekaligus memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah.
Karena itu, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni memimpin rapat koordinasi bersama Tim Supervisi Kemensos RI di ruang kerjanya, Senin (13/7/2026). Pertemuan itu menghasilkan sejumlah langkah percepatan agar Sekolah Rakyat siap menerima peserta didik baru dalam waktu dekat.
Pemprov Bengkulu Fokus Menuntaskan Persiapan
Dalam rapat tersebut, Herwan Antoni mengajak seluruh pihak untuk memprioritaskan penyelesaian berbagai kebutuhan sebelum pembelajaran dimulai. Peserta rapat membahas kelengkapan fasilitas sekolah, kesiapan penerimaan peserta didik baru, hingga rangkaian kegiatan MPLS.
Selain itu, pemerintah juga menyusun langkah-langkah teknis agar proses pembelajaran dapat berlangsung tanpa hambatan sejak hari pertama.
Herwan menjelaskan bahwa Kemensos RI terus melakukan supervisi guna memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana. Di saat yang sama, Pemerintah Provinsi Bengkulu terus memenuhi berbagai kebutuhan yang menjadi tanggung jawab daerah.
“Kementerian Sosial melakukan supervisi terhadap kesiapan Sekolah Rakyat yang akan segera melaksanakan penerimaan peserta didik baru dan MPLS pada 20 Juli mendatang. Provinsi Bengkulu sangat mendukung, terutama yang berkaitan dengan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat,” ujar Herwan.
Kemensos Perkuat Pendampingan
Sementara itu, Tim Supervisi Kemensos RI terus mendampingi Pemerintah Provinsi Bengkulu selama proses persiapan berlangsung. Pendampingan tersebut bertujuan memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai target sekaligus memenuhi ketentuan yang berlaku.
Tidak hanya itu, tim supervisi juga memberikan masukan kepada pemerintah daerah agar pelaksanaan Program Sekolah Rakyat semakin efektif sejak tahap awal.
Program Sekolah Rakyat sendiri menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Kemensos Apresiasi Komitmen Pemprov Bengkulu
Di sisi lain, Tim Supervisi dan Monitoring Kemensos RI, Septi Eliza, memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu yang terus mengawal persiapan Program Sekolah Rakyat.
Menurut Septi, dukungan pemerintah daerah mempercepat penyelesaian berbagai kebutuhan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu yang telah memberikan dukungan penuh dan terus membersamai persiapan Sekolah Rakyat ini,” kata Septi.
Ia berharap seluruh pihak mempertahankan kolaborasi tersebut hingga kegiatan belajar mengajar dimulai sehingga para peserta didik dapat memperoleh layanan pendidikan yang optimal sejak hari pertama.
MPLS Ditargetkan Berjalan Sesuai Jadwal
Menjelang pelaksanaan MPLS pada 20 Juli 2026, Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Kemensos RI terus mempercepat penyelesaian setiap tahapan persiapan. Kedua pihak juga memperkuat komunikasi agar setiap kebutuhan dapat segera dipenuhi.(Tim)









