35 Siswa Sekolah Rakyat Raih Beasiswa Kuliah, 7 Orang Langsung Direkrut Kerja

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Peluang melanjutkan pendidikan tinggi kini semakin terbuka bagi siswa Sekolah Rakyat. Dukungan tersebut datang dari ESQ Group yang menyalurkan puluhan beasiswa kuliah sekaligus membuka kesempatan kerja bagi sejumlah siswa berprestasi.

Langkah ini memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dari keluarga kurang mampu. Selain mendapatkan akses pendidikan, para siswa juga memperoleh kesempatan mengenali bakat dan potensi diri melalui pemanfaatan teknologi.

Komitmen tersebut ditunjukkan dalam acara The Amazing You + AI ke-6: Unlock Your Power yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang. Dalam kegiatan itu, ESQ Group menyerahkan bantuan pendidikan kepada siswa Sekolah Rakyat dan memperkenalkan berbagai program pengembangan talenta berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Puluhan Siswa Terima Beasiswa Kuliah

ESQ Group menyerahkan 35 beasiswa kuliah untuk siswa Sekolah Rakyat. Penerima beasiswa dapat melanjutkan pendidikan di Universitas Ary Ginanjar (UAG) maupun ESQ Business School.

Tidak hanya itu, ESQ Group juga mengumumkan penerimaan tujuh siswa untuk bergabung sebagai bagian dari perusahaan. Tim ESQ menyesuaikan penerimaan tersebut dengan hasil pemetaan bakat dan kemampuan masing-masing peserta.

Suasana acara semakin meriah dengan penampilan seni dari perwakilan Sekolah Rakyat. Sejumlah siswa dari SRMA 9 Jakarta Timur hingga SRT 43 Bekasi menampilkan berbagai pertunjukan di hadapan peserta yang hadir.

Wamensos: Sekolah Rakyat Jadi Jembatan Keluar dari Kemiskinan

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menghadiri langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada pemutusan rantai kemiskinan melalui pendidikan.

“Saya memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada saudara-saudara semua yang sudah mengantarkan anak-anak bersekolah di Sekolah Rakyat. Sekolah Rakyat adalah program Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk memutus transmisi kemiskinan,” ujar Agus Jabo.

Baca Juga :  Mayoritas Anak Muda Dukung KHGT Muhammadiyah, Bosan Polemik Lebaran

Menurutnya, pendidikan menjadi sarana paling efektif untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Karena itu, pemerintah terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar siswa Sekolah Rakyat memperoleh kesempatan lebih luas setelah menyelesaikan pendidikan.

“Anak-anak di Sekolah Rakyat sedang diberikan jembatan emas untuk mewujudkan cita-cita mereka. Wujudkan cita-cita kalian supaya orang tua bangga, Pak Presiden bangga, dan seluruh rakyat Indonesia bangga,” tambahnya.

Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan Program

Agus Jabo menilai keberhasilan Sekolah Rakyat lahir dari sinergi berbagai pihak. Kementerian, lembaga negara, pemerintah daerah, hingga sektor swasta berperan dalam mendukung keberlangsungan program tersebut.

Ia secara khusus mengapresiasi peran Pendiri ESQ Group, Ary Ginanjar, yang ikut mendampingi perjalanan Sekolah Rakyat sejak awal pembentukan program.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Ary Ginanjar yang sudah mengawal sejak awal berdirinya Sekolah Rakyat. Kami mohon sinergi dan kolaborasi kelanjutan agar anak-anak kita setelah lulus dapat melanjutkan pendidikan maupun bekerja secara bermartabat,” tuturnya.

Ary Ginanjar Dorong Kesempatan Lebih Luas untuk Anak Kurang Mampu

Pendiri ESQ Group Ary Ginanjar menjelaskan bahwa program beasiswa dan kesempatan kerja tersebut berangkat dari pengalaman hidup keluarganya. Pengalaman tersebut mendorongnya untuk membantu anak-anak yang menghadapi keterbatasan ekonomi.

“Karena ayah saya dahulu lahir tanpa pernah mengenal ayahnya. Saat beliau berusia tujuh tahun, ibunya meninggal dunia. Setiap kali saya melihat anak-anak kurang mampu, hati saya selalu tergerak,” ungkap Ary.

Ia berharap dukungan pendidikan dan pengembangan talenta mampu membuka masa depan yang lebih baik bagi para siswa Sekolah Rakyat.

Baca Juga :  Kepala Sekolah Guru PPPK di Merangin Tuai Polemik

Teknologi AI Bantu Siswa Kenali Potensi Diri

Selain memberikan beasiswa, ESQ Group juga memfasilitasi siswa mengikuti DNA Talent Test tanpa biaya. Program tersebut membantu peserta mengenali karakter, minat, dan potensi yang mereka miliki.

Selanjutnya, para siswa memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung proses pengembangan kemampuan sesuai bakat masing-masing. Pendekatan ini diharapkan membantu mereka menentukan arah pendidikan maupun karier secara lebih terukur.

Salah satu penerima beasiswa dari SRMA 9 Jakarta Timur, Nurholis Fauzi, mengaku bersyukur atas kesempatan yang diterimanya. Ia berencana melanjutkan pendidikan di Program Studi Sastra Inggris Universitas Ary Ginanjar.

“Saya mewakili teman-teman mengucapkan terima kasih atas kesempatan mengikuti tes DNA talent secara gratis. Ini membantu kami lebih mengenal potensi diri dan menambah rasa percaya diri,” pungkas Nurholis.

FAQ

Berapa jumlah beasiswa yang diberikan ESQ Group?

ESQ Group menyalurkan 35 beasiswa kuliah untuk siswa Sekolah Rakyat.

Kampus mana yang menerima penerima beasiswa?

Penerima beasiswa dapat melanjutkan pendidikan di Universitas Ary Ginanjar (UAG) dan ESQ Business School.

Apakah ada kesempatan kerja bagi siswa?

Ya. ESQ Group langsung menerima tujuh siswa untuk bekerja sesuai hasil pemetaan bakat dan talenta mereka.

Apa tujuan utama Sekolah Rakyat?

Program ini bertujuan memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Apa manfaat DNA Talent Test bagi siswa?

Tes tersebut membantu siswa mengenali potensi, minat, serta bakat sehingga mereka lebih percaya diri dalam menentukan masa depan.(Tim)

Berita Terkait

Ombudsman Bongkar Titik Rawan Koperasi Desa Merah Putih, Pengawasan Jadi Penentu Nasib Program Besar
Bukan Sekadar Beasiswa, Jatim Buka Jalan 143 Ribu Pelajar dan Mahasiswa Raih Masa Depan Lebih Cerah
MBG Libur Sekolah Bukan Berhenti, AMMSI Ungkap Masalah Dapur yang Perlu Dievaluasi
Mimpi Kuliah Gratis ke Rusia Bisa Jadi Nyata, 300 Beasiswa Dibuka untuk Pelajar Indonesia
Ayah Jadi Kunci Masa Depan Anak, Pemprov Sumbar Gerakkan ASN Hadir di Hari Penting Sekolah
Dari Engineer hingga Direksi PLN, Kisah Daniel Karmel Fernando Mengawal Masa Depan Listrik Indonesia
Kabar Baik Guru PAI Non-ASN, Insentif Tahap II Cair untuk 3.102 Penerima
Aliran Dana Titik SPPG MBG Terungkap, Glory Harimas Disebut Setor Uang Berulang ke Dadan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:00 WIB

Ombudsman Bongkar Titik Rawan Koperasi Desa Merah Putih, Pengawasan Jadi Penentu Nasib Program Besar

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:00 WIB

Bukan Sekadar Beasiswa, Jatim Buka Jalan 143 Ribu Pelajar dan Mahasiswa Raih Masa Depan Lebih Cerah

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:00 WIB

MBG Libur Sekolah Bukan Berhenti, AMMSI Ungkap Masalah Dapur yang Perlu Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:00 WIB

Mimpi Kuliah Gratis ke Rusia Bisa Jadi Nyata, 300 Beasiswa Dibuka untuk Pelajar Indonesia

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:00 WIB

Ayah Jadi Kunci Masa Depan Anak, Pemprov Sumbar Gerakkan ASN Hadir di Hari Penting Sekolah

Berita Terbaru