Bukan Sekadar Beasiswa, Jatim Buka Jalan 143 Ribu Pelajar dan Mahasiswa Raih Masa Depan Lebih Cerah

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JATIM – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov – Jatim) membuka peluang pendidikan lebih besar bagi pelajar dan mahasiswa melalui program beasiswa tahun 2026. Program ini menyiapkan lebih dari 143 ribu kuota bantuan bagi siswa SMA/SMK swasta serta calon mahasiswa baru perguruan tinggi swasta (PTS) di seluruh Jawa Timur.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan program tersebut di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (19/6/2026). Langkah ini memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan swasta untuk menghadirkan pendidikan yang lebih terjangkau.

Melalui program ini, Pemprov Jatim ingin memastikan faktor ekonomi tidak menghalangi anak-anak melanjutkan pendidikan. Karena itu, pemerintah menggandeng sekolah dan kampus swasta agar semakin banyak masyarakat memperoleh akses belajar.

143 Ribu Kuota Beasiswa Menjangkau Siswa hingga Mahasiswa

Program beasiswa pendidikan Jatim 2026 menyediakan total 143.131 kuota penerima. Jumlah tersebut terbagi menjadi 81.131 kuota untuk siswa SMA/SMK swasta dan 62 ribu kuota untuk mahasiswa baru di PTS.

Dari jumlah tersebut, jenjang SMA dan SMK mendapatkan perhatian besar. Sebanyak 44.421 siswa menerima beasiswa penuh. Selain itu, 36.710 siswa mendapat bantuan berupa potongan biaya pendidikan.

Bantuan tersebut mencakup berbagai kebutuhan sekolah. Misalnya, pembebasan uang gedung, potongan SPP, serta bentuk dukungan pendidikan lainnya.

Khofifah menyebut program ini membawa dampak besar bagi keluarga dan generasi muda Jawa Timur.

“Angka-angka tersebut bukan sekadar statistik. Di balik setiap penerima beasiswa terdapat harapan orang tua, semangat belajar anak-anak kita, serta peluang lahirnya generasi masa depan Jawa Timur yang lebih unggul dan berdaya saing,” tuturnya.

Ribuan Sekolah Swasta Ikut Mendukung Program

Program beasiswa ini terus berkembang karena semakin banyak sekolah swasta ikut bergabung. Pada tahun ajaran 2026/2027, sebanyak 2.106 SMA dan SMK swasta berpartisipasi.

Baca Juga :  Beasiswa Penerbangan Kota Padang Buka Jalur Emas, 40 Anak Muda Bisa Kuliah Gratis dengan Jaminan Kerja

Jumlah itu meningkat dibanding tahun sebelumnya. Pada 2025/2026, hanya 1.772 sekolah yang mengikuti program serupa.

Artinya, ada tambahan 334 sekolah atau naik sekitar 18,84 persen. Peningkatan tersebut menunjukkan komitmen lembaga pendidikan swasta dalam membantu pemerataan pendidikan.

Selain sekolah menengah, 84 perguruan tinggi swasta di Jawa Timur juga ikut menyediakan beasiswa dan keringanan biaya kuliah. Bahkan, beberapa kampus menyiapkan bantuan biaya hidup bagi mahasiswa tertentu.

Beasiswa Jawab Tantangan Daya Tampung Sekolah Negeri

Pemprov Jatim menjalankan program ini karena jumlah lulusan SMP sederajat terus meningkat. Data Dinas Pendidikan Jawa Timur mencatat 618.479 siswa lulus SMP/MTs/sederajat pada 2026.

Sementara itu, kapasitas SMA dan SMK negeri hanya mencapai 244.621 kursi. Kondisi tersebut membuat banyak lulusan membutuhkan pilihan pendidikan melalui sekolah swasta.

Khofifah menjelaskan tantangan tersebut membutuhkan kerja sama semua pihak.

“Ini adalah tantangan kita bersama. Artinya, sekolah negeri baru mampu mengakomodasi sekitar 39,55 persen dari total lulusan. Masih terdapat sekitar 373.858 anak atau 60,45 persen lulusan yang harus melanjutkan pendidikan melalui sekolah swasta maupun jalur pendidikan lainnya. Insya Allah, dengan program ini bisa menutup gap pendidikan kita,” ujarnya.

Menurut Khofifah, perluasan akses pendidikan juga membantu pemerintah mengurangi angka anak tidak sekolah (ATS). Selain itu, program ini mendukung peningkatan angka partisipasi kasar (APK).

Jatim Dorong Generasi Muda Masuk Perguruan Tinggi

Tidak hanya tingkat sekolah menengah, pemerintah juga memperkuat akses kuliah bagi calon mahasiswa baru.

Khofifah mengatakan Jawa Timur terus mencatat perkembangan positif dalam bidang pendidikan. Salah satunya melalui capaian jumlah peserta didik yang masuk perguruan tinggi negeri melalui berbagai jalur seleksi nasional.

Baca Juga :  Sungai Penuh Bikin Sumatera Menoleh, Raih Terbaik II Akses Pendidikan dan Bonus Fiskal Rp1,5 Miliar

“Alhamdulillah, usaha kita membuahkan hasil karena selama tujuh tahun berturut-turut, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah peserta didik terbanyak yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri melalui berbagai jalur seleksi nasional,” lanjut Khofifah.

Karena itu, Pemprov Jatim mendorong kolaborasi dengan kampus swasta agar semakin banyak anak muda melanjutkan pendidikan tinggi.

Pemerintah Pastikan Tidak Ada Anak Tertinggal Pendidikan

Khofifah menegaskan pendidikan harus menjadi hak semua anak. Pemerintah ingin memastikan keterbatasan ekonomi tidak menghentikan cita-cita pelajar dan mahasiswa.

“Ini adalah bentuk kolaborasi yang terbangun antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan lembaga pendidikan swasta dalam memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan yang berkualitas,” tegasnya.

“Melalui program ini, kita ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik,” imbuh Khofifah.

Pemprov Jatim juga memberikan penghargaan kepada sekolah yang berkontribusi besar dalam menyediakan beasiswa. Penghargaan tersebut diberikan kepada sejumlah SMA dan SMK swasta di beberapa daerah Jawa Timur.

FAQ

Apa jumlah kuota beasiswa Jatim 2026?

Program ini menyediakan lebih dari 143 ribu kuota bagi siswa SMA/SMK swasta dan mahasiswa baru PTS.

Siapa penerima program beasiswa ini?

Program menyasar calon siswa SMA/SMK swasta serta calon mahasiswa baru perguruan tinggi swasta di Jawa Timur.

Apa bentuk bantuan yang tersedia?

Bantuan mencakup beasiswa penuh, potongan SPP, pembebasan uang gedung, hingga dukungan biaya hidup tertentu.

Mengapa Pemprov Jatim membuat program ini?

Pemerintah ingin memperluas akses pendidikan karena daya tampung sekolah negeri belum mampu menampung seluruh lulusan.(Tim)

Berita Terkait

920 Sekolah Sumbar Kebagian Revitalisasi 2026, Vasko: Fondasi Pendidikan Harus Dikuatkan
Berangkat Wakili Indonesia ke 3 Negara, Mahasiswa Asal Sungai Penuh Ini Kecewa Tak Dilirik Pemkot
Bupati Khairunas Tebar Hadiah Umroh, Ajang Cerdas Quran Solok Selatan Jadi Pemacu Lahirnya Generasi Qurani
Kuliah Gratis di Universitas Pertamina! Beasiswa KIP Kuliah 2026 Buka Pendaftaran, Dapat Uang Saku hingga Lulus
129 Kepala Sekolah dan Guru Bergeser Sekaligus, Langkah Besar Khairunas untuk Ubah Wajah Pendidikan Solok Selatan
Gubernur Mahyeldi Lepas 390 Siswa Sekolah Rakyat, Targetkan Lahir Generasi Emas 2045
390 Anak Resmi Tempati Sekolah Rakyat Dharmasraya, Annisa Tak Kuasa Menahan Haru
Berawal dari Seleksi Sekolah, Khania Apricia Hastari Kini Siap Kibarkan Nama Sumatera Barat di FLS3N Nasional 2026
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:37 WIB

920 Sekolah Sumbar Kebagian Revitalisasi 2026, Vasko: Fondasi Pendidikan Harus Dikuatkan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:47 WIB

Berangkat Wakili Indonesia ke 3 Negara, Mahasiswa Asal Sungai Penuh Ini Kecewa Tak Dilirik Pemkot

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:37 WIB

Bupati Khairunas Tebar Hadiah Umroh, Ajang Cerdas Quran Solok Selatan Jadi Pemacu Lahirnya Generasi Qurani

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Kuliah Gratis di Universitas Pertamina! Beasiswa KIP Kuliah 2026 Buka Pendaftaran, Dapat Uang Saku hingga Lulus

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:47 WIB

129 Kepala Sekolah dan Guru Bergeser Sekaligus, Langkah Besar Khairunas untuk Ubah Wajah Pendidikan Solok Selatan

Berita Terbaru