Mayoritas Anak Muda Dukung KHGT Muhammadiyah, Bosan Polemik Lebaran

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

YOGYAKARTA – Survei nasional dari Pusat Studi Kebijakan Publik UAD menunjukkan dukungan besar generasi muda terhadap Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Muhammadiyah menggagas konsep ini.

Kepala PSKP UAD, Azaki Khoirudin, menyebut 82,9 persen responden mendukung KHGT. Survei ini melibatkan 758 responden berusia 17–40 tahun.

Sebanyak 11,7 persen responden belum mengenal KHGT. Sementara 5,4 persen responden menolak konsep tersebut.

Baca Juga :  Durasi Puasa Ramadan Berbeda di Setiap Negara, Ini Penyebabnya 

“Angka yang belum tahu lebih besar dari penolak. Kondisi ini menunjukkan tantangan ada pada edukasi,” kata Azaki, Senin (30/3/2026).

Ia menilai generasi muda menginginkan kepastian dalam penentuan awal Ramadan dan Idulfitri. Mereka mulai meninggalkan perdebatan soal Lebaran.

“Anak muda sudah jenuh dengan polemik ini. Mereka melihat KHGT sebagai solusi,” ujarnya.

Azaki menjelaskan KHGT memadukan dalil agama dan sains astronomi. Pendekatan ini sesuai dengan karakter generasi muda.

Baca Juga :  Walikota Padang Fadly Amran Tutup Gebyar Ramadan 1447 Hijriah 

Ia menegaskan anak muda menyukai kepastian dan kepraktisan. Karena itu, dukungan terhadap KHGT terus meningkat.

Menurut dia, temuan ini menjadi sinyal positif bagi Muhammadiyah. Organisasi ini mendorong pembaruan kalender Islam secara global.

“KHGT menjadi solusi modern untuk persoalan lama,” kata Azaki.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Mahasiswa Keguruan Daerah Ini Resah, Jalur Menjadi Guru Kian Tidak Pasti
BGN Wajibkan Telur Lokal di Program MBG, Perkuat Peternak
Presiden Prabowo Turunkan Bunga Kredit Mekaar Jadi 8 Persen
Driver Ojol Kini Bisa Bernapas Lega, Potongan Aplikasi Resmi Turun Jadi 8 Persen
Audiensi dengan BPK, LBH Nadi Serahkan Kajian Hukum Soal Audit
Dolar AS Tembus Rp17.421, Rupiah Tertekan akibat Penguatan Pasar Global
Bansos Digital Mulai Juni 2026, Pemerintah Benahi Data Penerima
Kemendagri Minta e-KTP Tak Lagi Difotokopi, Dorong Layanan Lebih Praktis dan Digital
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:00 WIB

BGN Wajibkan Telur Lokal di Program MBG, Perkuat Peternak

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:00 WIB

Presiden Prabowo Turunkan Bunga Kredit Mekaar Jadi 8 Persen

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:00 WIB

Driver Ojol Kini Bisa Bernapas Lega, Potongan Aplikasi Resmi Turun Jadi 8 Persen

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:40 WIB

Audiensi dengan BPK, LBH Nadi Serahkan Kajian Hukum Soal Audit

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:00 WIB

Dolar AS Tembus Rp17.421, Rupiah Tertekan akibat Penguatan Pasar Global

Berita Terbaru