Durasi Puasa Ramadan Berbeda di Setiap Negara, Ini Penyebabnya 

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Ramadan segera tiba dan umat Muslim di seluruh dunia menantikannya. Ramadan tidak hanya menghadirkan nilai spiritual. Ramadan juga menghadirkan fakta ilmiah menarik, yaitu perbedaan durasi puasa antarnegara. Secara ilmiah, rotasi Bumi dan posisi wilayah terhadap garis khatulistiwa menyebabkan perbedaan tersebut.

Ramadan dan Fenomena Astronomi

Pada dasarnya, panjang siang dan malam menentukan lama puasa. Wilayah yang berada dekat khatulistiwa memiliki durasi siang dan malam yang relatif stabil sepanjang tahun.

Sementara itu, wilayah yang berada jauh di utara atau selatan mengalami selisih siang dan malam yang besar. Kondisi ini biasanya muncul saat musim panas atau musim dingin.

Negara Belahan Selatan dengan Durasi Puasa Lebih Singkat

Secara geografis, negara di belahan selatan memiliki waktu puasa lebih singkat. Rata-rata umat Muslim berpuasa selama 11 hingga 13 jam per hari. Dengan demikian, umat Muslim di wilayah ini menjalani puasa lebih singkat dibanding wilayah Eropa Utara.

Baca Juga :  Bintang Arsenal U-21 Berdarah Indonesia Cetak Hattrick!

Beberapa kota dengan durasi puasa relatif cepat antara lain:

Johannesburg, Afrika Selatan — 11–12 jam

Buenos Aires, Argentina — 11–12 jam

Cape Town, Afrika Selatan — 11–12 jam

Christchurch, Selandia Baru — 11–12 jam

Kota Amerika Selatan dan Afrika dengan Puasa Relatif Pendek

Selain itu, beberapa kota lain menunjukkan durasi yang hampir sama:

Ciudad del Este, Paraguay — 11–12 jam

Montevideo, Uruguay — 11–12 jam

Brasilia, Brasil — 12–13 jam

Harare, Zimbabwe — 12–13 jam

Oleh karena itu, wilayah ini tidak mengalami perubahan panjang siang dan malam secara ekstrem.

Negara Belahan Utara dengan Durasi Puasa Terpanjang

Sebaliknya, negara di belahan utara memiliki waktu puasa lebih lama. Hal ini terjadi karena siang hari berlangsung lebih lama saat musim panas.

Kota dengan durasi puasa terlama berada di:

Reykjavik, Islandia — sekitar 16 jam 50 menit

Kota-Kota Eropa, Asia, dan Amerika dengan Puasa Panjang

Tidak hanya itu, sejumlah kota lain juga memiliki durasi puasa panjang:

Baca Juga :  Adu Gaya Angelina Jolie vs Shu Qi di Shanghai

Warsaw, Polandia — sekitar 15 jam

London, Inggris — sekitar 15 jam

Paris, Prancis — 16–17 jam

Lisbon, Portugal — 15–16 jam

Athens, Yunani — 15–16 jam

Beijing, China — 15–16 jam

Washington DC, Amerika Serikat — 15–16 jam

Ankara, Turki — 15–16 jam

Dengan kata lain, jarak wilayah dari khatulistiwa menentukan selisih panjang siang dan malam.

Posisi Indonesia di Antara Negara Dunia

Adapun, di Indonesia, umat Muslim berpuasa rata-rata sekitar 13,5 hingga 14 jam per hari. Letak Indonesia yang dekat khatulistiwa membuat panjang siang dan malam cenderung stabil sepanjang tahun.

Gambaran Global Pelaksanaan Ibadah Ramadan

Pada akhirnya, faktor astronomi dan geografis membentuk perbedaan durasi puasa di dunia. Meski demikian, umat Muslim di seluruh dunia tetap menjalankan Ramadan dengan semangat ibadah yang sama.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Bukan Sekadar AC Biasa, Ini Rahasia Masjidil Haram Tetap Sejuk Saat Suhu Makkah Menyengat
Beasiswa TAMBA SAMBA 2027 Resmi Dibuka, Profesional Indonesia Bisa Raih Kuliah MBA Gratis di AS Plus Tunjangan Rp44 Juta
Istana Buckingham Cari Videografer, Gaji Tembus Rp1 Miliar Setahun dan Bisa Ikut Agenda Raja Charles
Ubah Haluan, Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin, Transisi Berlanjut hingga 2028
Norwegia Batasi AI di Sekolah Dasar, Fokus Kembali ke Belajar Dasar
Harga Minyak Dunia Naik ke US$81, Ketegangan Iran-AS Guncang Pasar Energi
Jay Idzes Dukung Ismael Kone, Pesan Haru Kapten Timnas Indonesia Usai Cedera Horor Piala Dunia 2026
Mimpi Kuliah Gratis ke Rusia Bisa Jadi Nyata, 300 Beasiswa Dibuka untuk Pelajar Indonesia
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:34 WIB

Bukan Sekadar AC Biasa, Ini Rahasia Masjidil Haram Tetap Sejuk Saat Suhu Makkah Menyengat

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:00 WIB

Beasiswa TAMBA SAMBA 2027 Resmi Dibuka, Profesional Indonesia Bisa Raih Kuliah MBA Gratis di AS Plus Tunjangan Rp44 Juta

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:47 WIB

Istana Buckingham Cari Videografer, Gaji Tembus Rp1 Miliar Setahun dan Bisa Ikut Agenda Raja Charles

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:00 WIB

Ubah Haluan, Vietnam Tunda Larangan Motor Bensin, Transisi Berlanjut hingga 2028

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:00 WIB

Norwegia Batasi AI di Sekolah Dasar, Fokus Kembali ke Belajar Dasar

Berita Terbaru