Presiden Prabowo Turunkan Bunga Kredit Mekaar Jadi 8 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pemerintah mempercepat agenda penguatan ekonomi desa dengan menurunkan bunga kredit Mekaar menjadi 8 persen serta memperluas jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai daerah. Kebijakan ini menandai arah baru pembiayaan rakyat kecil yang lebih murah, cepat, dan berbasis komunitas lokal.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah ingin menghapus kesenjangan akses pembiayaan antara pelaku usaha besar dan masyarakat kecil. Ia menilai sistem lama membuat pelaku usaha mikro menanggung beban bunga terlalu tinggi, sementara korporasi justru menikmati kredit murah dari perbankan.

“Tidak adil kalau pengusaha besar dapat bunga rendah, sementara masyarakat kecil justru bayar jauh lebih mahal,” kata Prabowo dalam peresmian operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Bunga Kredit Mekaar Turun Drastis Jadi 8 Persen

Pemerintah sebelumnya mencatat bunga pinjaman program Mekaar mencapai lebih dari 20 persen. Kondisi itu membuat banyak pelaku usaha ultra mikro kesulitan berkembang karena beban cicilan tinggi.

Prabowo kemudian meminta kementerian terkait menata ulang skema pembiayaan tersebut. Ia mendorong penurunan signifikan agar masyarakat kecil memperoleh ruang usaha yang lebih sehat.

Setelah melalui pembahasan lintas lembaga, pemerintah menetapkan bunga kredit Mekaar turun menjadi 8 persen. Kebijakan ini melibatkan Kementerian Keuangan dan lembaga pengelola investasi negara untuk memastikan keberlanjutan pendanaan.

Pemerintah menilai penurunan bunga ini menjadi langkah korektif penting dalam sistem pembiayaan nasional. Kebijakan tersebut membuka akses modal lebih inklusif bagi jutaan pelaku usaha kecil di seluruh Indonesia.

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Pusat Ekonomi Baru

Selain penyesuaian bunga kredit, pemerintah memperluas peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pusat layanan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Usaha Jahit Maikon Solsel Makin Berkembang Usai Ikut Pelatihan

Pemerintah merancang koperasi tidak hanya sebagai tempat simpan pinjam, tetapi juga sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok, logistik, hingga layanan kesehatan dasar.

Prabowo menyebut koperasi desa akan mengelola distribusi sembako, pupuk, gas elpiji, serta obat-obatan dengan harga terjangkau. Ia menegaskan desa harus memiliki sistem ekonomi mandiri tanpa ketergantungan distribusi panjang dari luar wilayah.

“Kita ingin desa punya kekuatan sendiri,” ujarnya.

Dorong Kemandirian Desa dan Perputaran Ekonomi Lokal

Pemerintah menargetkan koperasi desa mampu menggerakkan perputaran ekonomi langsung di tingkat lokal. Hasil pertanian dan produk desa akan masuk ke jalur distribusi tanpa perantara panjang.

Prabowo menyoroti persoalan klasik petani seperti pupuk, modal usaha, dan akses pasar. Ia menilai koperasi bisa menyatukan solusi dalam satu ekosistem.

Dalam skema baru, koperasi juga akan memiliki kendaraan operasional seperti truk dan pick-up untuk memperlancar distribusi barang dari desa ke pasar.

Layanan Keuangan dan Apotek Masuk Koperasi

Pemerintah memperluas fungsi koperasi dengan menghadirkan layanan keuangan langsung di tingkat desa. Masyarakat bisa mengakses pembiayaan tanpa proses panjang seperti di lembaga konvensional.

Selain itu, koperasi juga menyediakan apotek desa dengan harga obat lebih terjangkau. Pemerintah menargetkan akses kesehatan ikut membaik seiring penguatan ekonomi desa.

“Obat harus bisa dijangkau rakyat dengan harga serendah mungkin,” kata Prabowo.

Target Ribuan Koperasi Aktif di Seluruh Indonesia

Pemerintah menargetkan puluhan ribu koperasi Merah Putih beroperasi secara bertahap di seluruh Indonesia. Pada tahap awal, lebih dari seribu koperasi mulai aktif menjalankan layanan di berbagai daerah.

Koperasi ini akan menjadi model ekonomi desa berbasis digital, logistik, dan layanan terpadu. Pemerintah berharap model tersebut mempercepat pemerataan ekonomi antarwilayah.

Baca Juga :  Bengkulu Catat Tren Positif Pengangguran, BPS Apresiasi dan Siapkan Sensus Ekonomi Baru

Arah Baru Ekonomi Kerakyatan

Kebijakan penurunan bunga Mekaar dan penguatan koperasi desa menunjukkan perubahan fokus strategi ekonomi pemerintah ke sektor akar rumput.

Pemerintah ingin memastikan pertumbuhan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di kota besar, tetapi juga mengalir ke desa melalui sistem pembiayaan yang lebih adil dan langsung.

Dengan pendekatan ini, desa tidak lagi menjadi objek ekonomi, tetapi berubah menjadi pelaku utama yang menggerakkan produksi dan distribusi nasional.

FAQ

1. Apa itu program kredit Mekaar?

Program Mekaar merupakan pembiayaan untuk pelaku usaha ultra mikro agar mendapatkan akses modal usaha dengan sistem kredit mikro.

2. Berapa bunga kredit Mekaar setelah kebijakan baru?

Pemerintah menetapkan bunga kredit Mekaar turun menjadi 8 persen dari sebelumnya di atas 20 persen.

3. Apa tujuan penurunan bunga kredit ini?

Tujuannya untuk meringankan beban pelaku usaha kecil dan memperluas akses pembiayaan yang lebih adil.

4. Apa itu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih?

Koperasi ini merupakan lembaga ekonomi desa yang menyediakan layanan simpan pinjam, distribusi barang, logistik, hingga layanan kesehatan.

5. Apa manfaat koperasi ini bagi masyarakat desa?

Masyarakat mendapatkan akses sembako murah, pupuk, obat, hingga pembiayaan tanpa harus bergantung pada rantai distribusi panjang.

6. Berapa jumlah koperasi yang sudah berjalan?

Pemerintah menyebut lebih dari 1.000 koperasi mulai beroperasi dalam tahap awal implementasi.

7. Apakah koperasi ini hanya fokus pada simpan pinjam?

Tidak. Koperasi juga menjalankan distribusi barang, layanan logistik, dan fasilitas kesehatan seperti apotek desa.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

SIMPEDA Nasional 2026 Guncang Bengkulu, Ungu Bikin Malam Puncak Makin Spektakuler
Mian Buka Suara soal Masa Depan BPD: Bank Bengkulu Diminta Tancap Gas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah
CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya
DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto
Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha
PEKA Bengkulu Buka Jalan Baru bagi Penerima Manfaat, Usaha Keluarga Didorong Makin Mandiri
Bupati Annisa Bongkar Beban Fiskal Dharmasraya, Tambahan TKD 2027 Jadi Harapan
Ojol Bisa Punya Motor Listrik Tanpa DP, Bunga Cicilan Ikut Dipangkas Prabowo
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:17 WIB

SIMPEDA Nasional 2026 Guncang Bengkulu, Ungu Bikin Malam Puncak Makin Spektakuler

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Mian Buka Suara soal Masa Depan BPD: Bank Bengkulu Diminta Tancap Gas Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:00 WIB

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha

Berita Terbaru