AHY Dorong Hunian TOD Manggarai untuk Percepat Program 3 Juta Rumah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Maret 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mendorong pengembangan hunian terintegrasi berbasis Transit Oriented Development (TOD). Program ini mempercepat Program 3 Juta Rumah yang menjadi visi Presiden Prabowo Subianto.

AHY menyampaikan dukungan tersebut saat pencanangan pembangunan hunian di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Selain itu, AHY menilai konsep hunian TOD membantu pemerintah mengurangi housing backlog. Konsep ini juga memberi akses hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Baca Juga :  Listyo dan Titik Soeharto Salurkan Bantuan di Tapanuli Tengah

Di sisi lain, AHY menegaskan sektor perumahan memberi dampak besar bagi perekonomian. Pembangunan rumah menggerakkan berbagai sektor industri yang berkaitan dengan konstruksi.

Sementara itu, pengembang membangun Rusun MBR Manggarai secara bertahap. Pengembang memulai pembangunan Blok G pada Agustus 2026. Selanjutnya, pengembang memulai pembangunan Blok F pada Oktober 2026.

Proyek konstruksi berlangsung sekitar 10–15 bulan. Pengelola menargetkan serah terima unit Blok G pada Mei–Agustus 2027. Kemudian, pengelola menargetkan serah terima unit Blok F pada Desember 2027 hingga Februari 2028.

Baca Juga :  Wali Kota Alfin Tinjau Ratusan CJH Sungai Penuh Cek Kesehatan

Dalam kegiatan ini, AHY hadir bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah, COO Danantara Dony Oskaria, Wakil Kepala BPBUMN Tedi Bharata, serta Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Bobby Rasyidin.

Selain itu, AHY juga datang bersama Deputi Ronny Ariuly Hutahayan serta para staf khusus Kemenko Infrastruktur.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap
Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot
Terbongkar! 833 Pendamping PKH Rangkap Kerja, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Capai Rp7,9 Miliar
PermenPANRB Nomor 9 Tahun 2026 Buka Peluang PPPK Paruh Waktu Naik Status, Ini Syaratnya
Nasib Bupati Langkat Syah Afandin Ditentukan Hari Ini, KPK Dalami Dugaan Suap Proyek dan Aliran Uang
Koperasi Siap Kuasai Bisnis Sawit dari Hulu ke Hilir, Pemerintah Bidik Produksi CPO hingga Minyak Goreng
SMA Taruna Nusantara Cari 60 Pamong Baru, Rekrutmen P3 2026 Dibuka hingga 9 Juli, Cek Syarat Lengkapnya
Perpres KopDes Merah Putih Dikebut, Pengamat Ungkap Tantangan Terbesar Justru Bukan Soal Regulasi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:00 WIB

Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:00 WIB

Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:00 WIB

PermenPANRB Nomor 9 Tahun 2026 Buka Peluang PPPK Paruh Waktu Naik Status, Ini Syaratnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:00 WIB

Nasib Bupati Langkat Syah Afandin Ditentukan Hari Ini, KPK Dalami Dugaan Suap Proyek dan Aliran Uang

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:00 WIB

Koperasi Siap Kuasai Bisnis Sawit dari Hulu ke Hilir, Pemerintah Bidik Produksi CPO hingga Minyak Goreng

Berita Terbaru