Polisi Selidiki Dugaan Pencurian di Toko Kelontong Sungai Penuh, Uang Tunai Dilaporkan Hilang

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Warga Desa Koto Renah, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh, dikejutkan oleh dugaan aksi pencurian yang menyasar sebuah toko kelontong milik Zaidin pada Rabu (18/5/2026) pagi. Peristiwa ini langsung memicu perhatian warga sekitar karena terjadi saat aktivitas perdagangan belum ramai.

Laporan Warga Gerakkan Aparat Kepolisian

Masyarakat melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sungai Penuh sekitar pukul 09.15 WIB. Petugas Unit Reskrim bersama Unit Intel segera bergerak ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Polisi kemudian mengumpulkan keterangan dari saksi yang berada di sekitar area toko.

Kapolsek Sungai Penuh, AKP Eko Munkoid, membenarkan adanya laporan dugaan pencurian tersebut. Ia menyebut timnya sudah melakukan pengecekan awal di lokasi dan mulai menelusuri petunjuk yang tersedia.

Dugaan Waktu Kejadian Mengarah ke Dini Hari

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi, polisi menduga aksi pencurian terjadi pada Senin dini hari sekitar pukul 04.10 WIB. Rekaman CCTV dari sebuah konter di sekitar TKP menjadi salah satu petunjuk penting dalam proses penyelidikan.

Baca Juga :  HMI Cetak Calon Pemimpin Muda Lewat School of Leadership

Kerugian Masih Dalam Pendataan

Korban, Zaidin (54), warga Desa Kumun Hilir, Kecamatan Kumun Debai, melaporkan kehilangan uang tunai sekitar Rp15 juta yang tersimpan di dalam ruko. Namun, pihak kepolisian menegaskan jumlah kerugian masih belum final karena korban masih melakukan pengecekan ulang barang dan uang yang hilang.

Polisi Lanjutkan Penyelidikan

Hingga saat ini, Polsek Sungai Penuh masih mengumpulkan bukti tambahan dan menelusuri kemungkinan pelaku. Aparat juga memperluas pemeriksaan saksi untuk memperjelas kronologi kejadian.

Kapolsek Sungai Penuh, AKP Eko Munkoid menegaskan, bahwa pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini hingga tuntas dan mengungkap pelaku yang bertanggung jawab atas dugaan pencurian tersebut.

Baca Juga :  Genjot PAD, Bapenda Sungai Penuh Diminta Bergerak Cepat

Dampak bagi Pedagang Lokal

Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pedagang kecil di sekitar lokasi. Banyak pelaku usaha mulai menyoroti pentingnya sistem keamanan tambahan seperti CCTV, kunci ganda, dan pengawasan malam hari. Selain kerugian finansial, kejadian ini juga menurunkan rasa aman pelaku usaha kecil yang bergantung pada aktivitas harian toko.

FAQ

1. Di mana lokasi kejadian?

Di sebuah toko kelontong di Desa Koto Renah, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh.

2. Kapan dugaan pencurian terjadi?

Diduga terjadi pada dini hari sekitar pukul 04.10 WIB.

3. Berapa kerugian yang dilaporkan?

Sekitar Rp15 juta, namun masih dalam proses pendataan.

4. Apakah pelaku sudah tertangkap?

Belum. Polisi masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti.

5. Apa langkah polisi selanjutnya?

Polisi melanjutkan olah TKP, memeriksa saksi, dan menganalisis rekaman CCTV untuk mengungkap pelaku.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap
Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot
Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani
Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh
Nasib Bupati Langkat Syah Afandin Ditentukan Hari Ini, KPK Dalami Dugaan Suap Proyek dan Aliran Uang
KPK Kembali Bergerak, OTT di Langkat Seret Bupati Syah Afandin dalam Dugaan Korupsi PBJ
Petani Sungai Penuh Curiga Kualitas Pupuk Subsidi Bermasalah, Hasil Uji Sederhana Bikin Resah
SPMB SMA Negeri 2 Sungai Penuh Jadi Sorotan, Hardizal Minta Gubernur Jambi Turun Tangan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:00 WIB

Babak Baru Kasus Korupsi Langkat, KPK Tetapkan Bupati Syah Afandin Tersangka, Dugaan Gratifikasi Rp3,5 Miliar Ikut Terungkap

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:00 WIB

Skandal MBG Kian Terkuak, Brigjen LMI Jadi Tersangka, Peran Kolonel BU dalam Proyek Rp1,03 Triliun Ikut Disorot

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:11 WIB

Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:00 WIB

Polemik SPMB Berakhir, 14 Siswa Pondok Tinggi Akhirnya Diterima di SMA Negeri 2 Sungai Penuh

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:00 WIB

Nasib Bupati Langkat Syah Afandin Ditentukan Hari Ini, KPK Dalami Dugaan Suap Proyek dan Aliran Uang

Berita Terbaru