Seleksi Dewas Tirta Khayangan, Tiga Kandidat Lolos UKK

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Seleksi Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Khayangan kini memasuki fase paling krusial. Panitia seleksi menetapkan tiga nama terbaik untuk melaju ke wawancara akhir bersama Wali Kota Sungai Penuh pada Rabu, 20 Mei 2026. Tahap ini menjadi penentu arah pengawasan layanan air bersih di kota tersebut untuk lima tahun mendatang.

Tiga kandidat yang bersaing yaitu Y.Z. Oktavianus, S.T., M.T., Ir. Randy Eka Putra Kurniawan, S.T., M.T., dan Jumadil, S.E., M.Si. Mereka lolos setelah melewati serangkaian UKK yang menilai kemampuan teknis, manajerial, serta pemahaman terhadap tata kelola BUMD.

Sorotan Publik Mengarah ke Kinerja, Bukan Formalitas

Berbeda dari seleksi sebelumnya yang kerap dianggap administratif, proses tahun ini mendapat sorotan lebih tajam dari publik. Masyarakat tidak hanya menunggu siapa yang terpilih, tetapi juga ingin melihat sejauh mana calon pengawas memahami persoalan nyata di lapangan, mulai dari distribusi air yang belum stabil hingga efisiensi operasional perusahaan.

Baca Juga :  Halal Bihalal HKKN Jambi Jadi Ruang Konsolidasi Diaspora Kerinci, Dorong Ekonomi Perantau

Panitia seleksi, Helmi, menegaskan pihaknya menilai peserta berdasarkan kompetensi dan rekam jejak, bukan sekadar kelengkapan dokumen. Ia menekankan bahwa Dewan Pengawas harus mampu mengawasi arah kebijakan perusahaan secara kritis, bukan hanya menjalankan fungsi simbolis.

Tekanan Layanan Air Bersih Jadi Tantangan Utama

Perumda Tirta Khayangan menghadapi tantangan yang cukup kompleks. Beberapa wilayah masih mengalami gangguan distribusi, sementara kebutuhan air bersih terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk. Kondisi ini menuntut pengawasan yang lebih kuat agar perusahaan tidak hanya berjalan, tetapi juga berkembang.

Wali Kota Sungai Penuh akan langsung menilai tiga kandidat pada tahap akhir ini. Keputusan tersebut akan menentukan siapa yang paling siap mengawal perbaikan layanan, efisiensi anggaran, dan penguatan sistem distribusi air di masa mendatang.

Arah Baru Pengawasan BUMD

Seleksi Dewan Pengawas ini menjadi bagian dari dorongan reformasi BUMD di daerah. Pemerintah ingin memastikan posisi strategis tidak jatuh pada figur formalitas, melainkan pada sosok yang mampu membaca masalah teknis sekaligus memberi solusi strategis.

Baca Juga :  Jasa Medis Nakes RSUD Sungai Penuh Dipertanyakan, Dugaan Aliran Anggaran ke Proyek Listrik Jadi Sorotan

Hasil akhir seleksi ini akan menjadi indikator apakah Perumda Tirta Khayangan bergerak ke arah perbaikan tata kelola atau tetap menghadapi tantangan lama dalam layanan publik.

FAQ

1. Apa yang membedakan tahap wawancara akhir dengan UKK sebelumnya?

Wawancara akhir lebih menekankan visi, strategi, dan kemampuan kandidat dalam mengatasi masalah nyata di Perumda, bukan hanya aspek administratif.

2. Mengapa seleksi Dewan Pengawas ini mendapat perhatian publik?

Karena hasilnya akan berdampak langsung pada kualitas layanan air bersih yang digunakan masyarakat setiap hari.

3. Siapa saja yang masuk tahap akhir seleksi?

Tiga kandidat yakni Y.Z. Oktavianus, Randy Eka Putra Kurniawan, dan Jumadil.

4. Apa tantangan terbesar Perumda Tirta Khayangan saat ini?

Distribusi air yang belum stabil di beberapa wilayah serta tuntutan peningkatan efisiensi layanan.

5. Apa harapan utama dari proses seleksi ini?

Terpilihnya pengawas yang mampu memperbaiki kinerja perusahaan, bukan hanya menjalankan fungsi pengawasan formal.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Dominasi Dolar AS Belum Tumbang, Data Terbaru IMF Ungkap Mata Uang Dunia Masih Bergantung pada Greenback
Promo Shopee 5 Juli 2026 Banjir Diskon, Traktiran Serba Rp7 hingga Potongan Rp188 Ribu Siap Diburu
Harga Sawit Kalbar Terbaru 2026 Melonjak, TBS Usia Produktif Tembus Rp3.519 per Kg, Cek Daftar Lengkapnya
Pertamina Jamin Pasokan BBM untuk Koperasi Nelayan Merah Putih, Ekonomi Pesisir Siap Melaju Lebih Kencang
Bengkulu Bidik PAD Baru dari Perkebunan Sawit, Pajak Air Permukaan Mulai Disiapkan untuk 2027
Harga Avtur Turun, Tiket Pesawat Belum Bergeming! Ini Penyebab Tarif Penerbangan Domestik Masih Mahal Juli 2026
Promo Shopee 4 Juli 2026: Diskon 50 Persen, Voucher Rp188 Ribu dan Promo Serba Rp7 Jadi Buruan
Uji Laboratorium Pupuk Subsidi Sungai Penuh Dimulai, Pemerintah Telusuri Perbedaan Fisik yang Dikeluhkan Petani
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:00 WIB

Dominasi Dolar AS Belum Tumbang, Data Terbaru IMF Ungkap Mata Uang Dunia Masih Bergantung pada Greenback

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:00 WIB

Promo Shopee 5 Juli 2026 Banjir Diskon, Traktiran Serba Rp7 hingga Potongan Rp188 Ribu Siap Diburu

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:00 WIB

Harga Sawit Kalbar Terbaru 2026 Melonjak, TBS Usia Produktif Tembus Rp3.519 per Kg, Cek Daftar Lengkapnya

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:00 WIB

Bengkulu Bidik PAD Baru dari Perkebunan Sawit, Pajak Air Permukaan Mulai Disiapkan untuk 2027

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:00 WIB

Harga Avtur Turun, Tiket Pesawat Belum Bergeming! Ini Penyebab Tarif Penerbangan Domestik Masih Mahal Juli 2026

Berita Terbaru