Seleksi Dewan Pengawas Perumda Tirta Khayangan, Tiga Kandidat Jalani UKK di UNJA

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAMBI – Seleksi Dewan Pengawas Perumda Tirta Khayangan Masuk Tahap Penilaian Kompetensi di Universitas Jambi

Pemerintah Kota Sungai Penuh melanjutkan proses seleksi calon Dewan Pengawas Perumda Tirta Khayangan untuk periode 2026–2030 dengan menggelar Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) di Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jambi, Sabtu (9/5). Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian, SE., MM turun langsung memantau jalannya proses seleksi bersama jajaran terkait.

Tiga Nama Lolos Seleksi Administrasi

Panitia Seleksi menetapkan tiga peserta yang melaju ke tahap UKK setelah melalui penilaian administrasi. Tiga kandidat tersebut yaitu Jumadil, SE., M.Si yang menjabat Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Sungai Penuh, Ir. Randy Eka Putra Kurniawan, ST., MT selaku Kabag PBJ Setda Kota Sungai Penuh, serta Y.Z. Oktavianus, ST., MT yang memimpin Dinas PUPR Kota Sungai Penuh.

Ketiganya bersaing untuk mengisi posisi strategis sebagai Dewan Pengawas Perumda Tirta Khayangan yang memiliki peran penting dalam mengawasi kinerja perusahaan daerah, khususnya pada sektor pelayanan air minum.

Universitas Jambi Jadi Lokasi Uji Kompetensi

Panitia memilih LPPM Universitas Jambi sebagai lokasi pelaksanaan UKK. Tim akademisi dari universitas tersebut berperan sebagai penguji independen yang menilai kompetensi para peserta secara objektif.

Ketua Panitia Seleksi, Prof. Dr. Helmi, SH., MH, mengarahkan seluruh proses penilaian selama dua hari pelaksanaan, 9 hingga 10 Mei 2026. Ia menekankan pentingnya integritas dalam setiap tahapan agar hasil seleksi benar-benar mencerminkan kualitas peserta.

Baca Juga :  DPRD Sungai Penuh Gelar Paripurna, Wali Kota Alfin Jawab Pandangan Fraksi atas LKPJ 2025

Tim penguji menggali berbagai aspek, mulai dari kemampuan manajerial, pemahaman regulasi BUMD, hingga strategi pengawasan terhadap kinerja perusahaan daerah. Para peserta juga menghadapi simulasi kasus yang berkaitan langsung dengan tata kelola pelayanan publik.

Pemkot Fokus pada Transparansi Proses

Sekda Alpian menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh tidak hanya mengejar formalitas dalam proses seleksi. Ia meminta seluruh tahapan berjalan terbuka dan terukur agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Ia juga menilai Dewan Pengawas Perumda Tirta Khayangan harus memiliki kemampuan analitis yang kuat karena posisi tersebut berhubungan langsung dengan pengawasan operasional perusahaan air minum daerah yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

“Proses ini harus menghasilkan figur yang mampu bekerja dengan standar tinggi, memahami regulasi, dan berani mengambil keputusan yang tepat dalam pengawasan,” kata Alpian dalam keterangannya di lokasi kegiatan.

Pengawasan Ketat dari Sekretariat Pansel

Panitia Seleksi melibatkan sejumlah unsur dalam sekretariat, mulai dari Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kota Sungai Penuh, Kabag Air Minum Perumda Tirta Khayangan, hingga Kabag Administrasi Umum dan Keuangan Perumda Tirta Khayangan. Staf teknis dari Bagian Perekonomian juga ikut mengawal jalannya proses.

Baca Juga :  Pasien Sulit Dapat Surat Rujukan

Seluruh unsur tersebut melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan UKK. Mereka memastikan setiap sesi penilaian berjalan sesuai jadwal tanpa intervensi dari pihak mana pun.

Tantangan Pengawasan BUMD Jadi Sorotan

Posisi Dewan Pengawas Perumda Tirta Khayangan memiliki tantangan besar, terutama dalam memastikan perusahaan daerah mampu meningkatkan kualitas layanan air bersih di Kota Sungai Penuh. Selain itu, Dewan Pengawas juga harus mampu mengawasi efisiensi anggaran dan kinerja manajemen agar perusahaan tetap sehat secara finansial.

Dalam beberapa tahun terakhir, tuntutan masyarakat terhadap peningkatan layanan air bersih semakin meningkat. Kondisi ini menuntut figur pengawas yang tidak hanya memahami aspek administratif, tetapi juga mampu membaca persoalan teknis di lapangan.

Harapan pada Hasil Seleksi

Pemerintah Kota Sungai Penuh menargetkan proses seleksi ini menghasilkan Dewan Pengawas yang mampu memperkuat tata kelola Perumda Tirta Khayangan. Hasil UKK akan menjadi salah satu dasar utama dalam penentuan akhir pejabat yang akan menduduki posisi tersebut.

Dengan proses penilaian yang melibatkan akademisi dan pengawasan lintas perangkat daerah, Pemkot berharap seleksi ini menghasilkan keputusan yang kredibel, bebas dari kepentingan, dan benar-benar berorientasi pada peningkatan pelayanan publik.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Kerinci Terapkan Sistem Digital ASN, Urus Cuti dan Gaji Kini Lebih Cepat
Tiga Pejabat Sungai Penuh Bersaing Rebut Kursi Dewan Pengawas Tirta Khayangan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:00 WIB

Seleksi Dewan Pengawas Perumda Tirta Khayangan, Tiga Kandidat Jalani UKK di UNJA

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:00 WIB

Kerinci Terapkan Sistem Digital ASN, Urus Cuti dan Gaji Kini Lebih Cepat

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:27 WIB

Tiga Pejabat Sungai Penuh Bersaing Rebut Kursi Dewan Pengawas Tirta Khayangan

Berita Terbaru