Pasien Sulit Dapat Surat Rujukan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Sejumlah warga Kota Sungai Penuh, Jambi, mengeluhkan proses pengurusan surat rujukan BPJS Kesehatan untuk melanjutkan pengobatan ke Kota Padang, Sumatera Barat. Proses yang berbelit mendorong sebagian pasien memilih membayar biaya pengobatan secara mandiri.

Sulit Dapat Surat Rujukan

Salah seorang warga, Haida, mengatakan dirinya terpaksa berobat ke Padang tanpa menggunakan BPJS. Ia mengaku kesulitan memperoleh surat rujukan dari dokter spesialis di RSUD Mayjen H.A Thalib.
“Kami akhirnya pakai jalur umum. Pihak RSUD mempersulit pemberian surat rujukan,” ujarnya.
Setelah menjalani pemeriksaan di Padang, kondisi Haida berangsur membaik. Ia menyebut tim medis melakukan pemeriksaan secara menyeluruh meski ia menggunakan layanan umum.
“Alhamdulillah, hanya sekali berobat kondisi saya membaik dan sekarang saya bisa beraktivitas normal,” katanya.

Pilih Berobat Mandiri

Sebelumnya, Haida beberapa kali menjalani pengobatan di Sungai Penuh. Namun, ia tidak merasakan perubahan yang berarti. Karena itu, ia meminta pihak terkait mempermudah prosedur rujukan agar pasien tidak menanggung biaya tambahan.
Keluhan serupa juga datang dari Fita. Meski terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan kelas I, ia memutuskan berobat ke Padang dengan biaya pribadi. Ia menilai proses pengurusan rujukan memakan waktu terlalu lama.
“Saya tidak mungkin menunggu rujukan yang tidak kunjung keluar. Jadi saya langsung ke Padang tanpa BPJS,” ujarnya.

Harapan Perbaikan Layanan

Setelah menjalani perawatan di Padang, Fita merasakan kondisi kesehatannya membaik. Ia menilai pelayanan yang cepat sangat penting bagi pasien yang membutuhkan penanganan segera.
Ia berharap pengelola layanan kesehatan di daerahnya meningkatkan efisiensi dan mempercepat proses administrasi rujukan BPJS. Dengan langkah itu, masyarakat bisa mengakses layanan kesehatan lanjutan tanpa harus mengeluarkan biaya pribadi.
Baca Juga :  Wako Alfin Sidak Dinas Kesehatan

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Mahyeldi Soroti Mutu Layanan RSUD Mohammad Natsir, Akreditasi Paripurna Jadi Target
Dinkes Sarolangun Datang ke Sungai Penuh, ILP dan RME Jadi Perhatian
Ada Rekomendasi BPK, Tunjangan Nakes RSUD Mayjen Thalib Tunggu Perwako
Sebutir Telur hingga Seribu Rupiah, Gerakan 3S Pemkot Sungai Penuh Sasar Balita Stunting
BNI Sungai Penuh Bantu Balita Berisiko Stunting, Azhar Soroti Kekuatan Kolaborasi
Mahyeldi Gandeng FKUI, Peluang Dokter dan Spesialis Sumbar Naik Level Kian Terbuka
Sungai Penuh Punya Cara Jaga Anak dari Stunting, Capaian Imunisasi Jadi Sorotan Bappenas
Bukan Sekadar Alat Canggih, Mahyeldi Ungkap Kunci Rumah Sakit Sumatera Barat Jadi Pilihan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Mahyeldi Soroti Mutu Layanan RSUD Mohammad Natsir, Akreditasi Paripurna Jadi Target

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Dinkes Sarolangun Datang ke Sungai Penuh, ILP dan RME Jadi Perhatian

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Ada Rekomendasi BPK, Tunjangan Nakes RSUD Mayjen Thalib Tunggu Perwako

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Sebutir Telur hingga Seribu Rupiah, Gerakan 3S Pemkot Sungai Penuh Sasar Balita Stunting

Selasa, 29 September 2026 - 12:14 WIB

BNI Sungai Penuh Bantu Balita Berisiko Stunting, Azhar Soroti Kekuatan Kolaborasi

Berita Terbaru

Oplus_0

Pesisir Selatan

Kominfo Merangin Intip Rahasia Digital Pessel, Indeks SPBE Tembus 4,63

Kamis, 29 Okt 2026 - 15:44 WIB