Bupati Annisa Gaet ITB, Putra-Putri Dharmasraya Berpeluang Kuliah Lewat Program Afirmasi dan Proyek Strategis Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

DHARMASRAYA – Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani terus memperluas kolaborasi untuk mempercepat pembangunan daerah. Kali ini, Annisa menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) guna memperkuat sektor pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menyusun arah pengembangan kawasan strategis di Dharmasraya.

Komitmen tersebut mengemuka saat Annisa menggelar audiensi dengan Rektor ITB Prof. Tata Cipta Dirgantara di Kampus ITB, Bandung, Rabu (29/7/2026).

Tidak hanya membahas akses pendidikan, kedua pihak juga menjajaki kerja sama di bidang perencanaan wilayah, pengembangan industri, pemanfaatan inovasi teknologi, hingga pendampingan pemerintah daerah. Karena itu, pertemuan tersebut menjadi langkah awal menuju kolaborasi yang lebih luas.

Annisa Ajak ITB Bangun Masa Depan Dharmasraya

Annisa datang bersama Plt. Kepala Dinas Pendidikan Bobby Perdana Riza. Sementara itu, Rektor ITB Prof. Tata Cipta Dirgantara menyambut rombongan bersama jajaran pimpinan kampus, antara lain Dekan Fakultas Arsitektur, Desain, dan Perencanaan Puspita Dirgahayani, Direktur Kemitraan Endra Gunawan, Direktur Penerimaan Ahmad Syarif, Direktur Kemahasiswaan Muhammad Insanu, Direktur Pengenalan, serta Direktur Akademik Saiful Akbar.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Dharmasraya.

ITB Buka Kesempatan Kuliah Lewat Program Afirmasi

Rektor ITB Prof. Tata Cipta Dirgantara menjelaskan bahwa kampusnya menyediakan Program Afirmasi bagi daerah mitra.

“ITB memiliki Program Afirmasi penerimaan mahasiswa baru yang dikhususkan bagi daerah mitra, sehingga membuka peluang bagi putra-putri Dharmasraya untuk melanjutkan pendidikan di ITB.”

Selain membuka akses pendidikan, ITB juga menawarkan kolaborasi pada bidang perencanaan wilayah, pengembangan kawasan, riset, serta berbagai sektor pembangunan lainnya.

Baca Juga :  Masuk SD Kini Lebih Mudah, Anak Usia 6 Tahun Bisa Daftar Tanpa Ijazah TK dan Tes Calistung

DesaNesha Permudah Konsultasi Pemerintah Nagari

Selanjutnya, Rektor ITB memperkenalkan aplikasi DesaNesha sebagai salah satu inovasi kampus.

Melalui aplikasi tersebut, kepala desa maupun wali nagari dapat berkonsultasi langsung dengan para pakar ITB mengenai persoalan pembangunan, tata kelola pemerintahan, maupun pengembangan potensi desa dan nagari. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat memperoleh masukan akademik secara lebih cepat.

Annisa Paparkan Program Strategis Daerah

Pada kesempatan yang sama, Annisa menjelaskan bahwa Dharmasraya masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak karena usianya sebagai daerah otonom masih relatif muda.

Menurutnya, pembangunan terus bergerak di berbagai sektor. Namun, pemerintah daerah tetap memerlukan kajian ilmiah agar setiap program menghasilkan manfaat yang lebih besar sekaligus membuka peluang investasi baru.

Oleh sebab itu, Annisa memaparkan sejumlah program prioritas kepada jajaran ITB. Program tersebut meliputi usulan Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk feeder tol, pengembangan kawasan industri, pembangunan industri biodiesel, pembangunan rice milling modern, serta pengembangan kawasan transmigrasi di Nagari Banai.

Selain memaparkan program tersebut, Annisa juga mengajak ITB berperan aktif melalui kajian ilmiah, riset, inovasi, dan pendampingan teknis.

ITB Siap Dampingi Siswa, Guru, dan Pemerintah Daerah

Menanggapi paparan tersebut, jajaran ITB menyatakan kesiapan mendukung berbagai program Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.

ITB menawarkan Program Afirmasi dengan dukungan pembiayaan yang dapat berasal dari beasiswa pemerintah daerah maupun program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Selain itu, ITB juga siap mendampingi siswa dan guru agar proses pembinaan berjalan lebih optimal.

Baca Juga :  Dharmasraya Perkuat DTSEN, Data Sosial Ekonomi Jadi Bekal Genjot Ekonomi

Di sisi lain, ITB menawarkan berbagai inovasi lain yang dapat mendukung pembangunan daerah sesuai kebutuhan pemerintah kabupaten.

Annisa Tinjau Inovasi Apartemen Ayam dan Magot

Usai berdiskusi, Annisa meninjau inovasi Apartemen Ayam dan Magot yang dikembangkan ITB.

Inovasi tersebut memperlihatkan pemanfaatan teknologi untuk mendukung peternakan, pengelolaan limbah organik, serta penguatan ekonomi berbasis lingkungan.

MoU Segera Masuk Tahap Penandatanganan

Pada akhir pertemuan, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan ITB menyepakati langkah lanjutan berupa penyusunan nota kesepahaman (MoU).

Kedua pihak menargetkan penandatanganan MoU dalam waktu dekat. Setelah itu, perangkat daerah bersama ITB akan segera menjalankan berbagai program yang telah mereka sepakati.

FAQ

Mengapa Bupati Annisa bertemu dengan Rektor ITB?

Annisa ingin membangun kerja sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat riset, dan mempercepat pembangunan strategis di Kabupaten Dharmasraya.

Apa keuntungan Program Afirmasi ITB bagi Dharmasraya?

Program tersebut membuka kesempatan lebih luas bagi siswa Dharmasraya untuk melanjutkan pendidikan di ITB melalui jalur khusus bagi daerah mitra.

Program pembangunan apa yang ditawarkan Pemkab Dharmasraya kepada ITB?

Pemerintah mengusulkan pengembangan feeder tol sebagai PSN, kawasan industri, industri biodiesel, rice milling modern, serta kawasan transmigrasi Nagari Banai.

Apa fungsi aplikasi DesaNesha?

Aplikasi DesaNesha membantu kepala desa dan wali nagari berkonsultasi langsung dengan pakar ITB untuk menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.

Apa tindak lanjut dari pertemuan tersebut?

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan ITB akan segera menandatangani nota kesepahaman (MoU) agar seluruh program kerja sama dapat segera berjalan.(Tim)

Berita Terkait

Wako Alfin Bidik Kolaborasi dengan UNRI, Kompetensi Guru Sungai Penuh Jadi Prioritas
Petani Dharmasraya Bidik Pasar MBG, Bupati Annisa Salurkan 12,3 Ton Benih Jagung
Pelajar Sungai Penuh Unjuk Bakat, FTBI Angkat Bahasa Kerinci
Seragam Gratis dan Beasiswa Jadi Andalan Solok Selatan Cetak Generasi Unggul
Ratusan Siswa Dharmasraya Terima Beasiswa, Ini Sederet Prestasinya
Bupati Annisa Perluas Bantuan Gizi Ibu, 1.469 Warga Dharmasraya Masuk Program
Pimpinan STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Dilantik, Lima Prodi Baru Disiapkan
Hadapi Kabut Asap dan Kekeringan, Bupati Annisa Ajak Warga Dharmasraya Gelar Shalat Istisqa
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Wako Alfin Bidik Kolaborasi dengan UNRI, Kompetensi Guru Sungai Penuh Jadi Prioritas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Petani Dharmasraya Bidik Pasar MBG, Bupati Annisa Salurkan 12,3 Ton Benih Jagung

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Seragam Gratis dan Beasiswa Jadi Andalan Solok Selatan Cetak Generasi Unggul

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Ratusan Siswa Dharmasraya Terima Beasiswa, Ini Sederet Prestasinya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Bupati Annisa Perluas Bantuan Gizi Ibu, 1.469 Warga Dharmasraya Masuk Program

Berita Terbaru