JAKARTA – Emiten air minum dalam kemasan (AMDK) PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) milik konglomerat Hermanto Tanoko mempercepat ekspansi bisnis pada 2026. Perusahaan ini menambah kapasitas produksi melalui pembangunan tiga pabrik baru di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru.
Langkah ekspansi ini memperkuat posisi CLEO di industri AMDK nasional yang terus tumbuh seiring meningkatnya permintaan air minum berkualitas di berbagai daerah.
Tiga Pabrik Baru Dorong Kapasitas Produksi
CLEO menargetkan pabrik di Palu mulai beroperasi pada kuartal III-2026. Sementara dua pabrik lain di Pontianak dan Pekanbaru akan mulai beroperasi pada kuartal IV-2026.
CEO CLEO, Melisa Patricia, menyebut perusahaan bergerak agresif untuk memperluas kapasitas produksi sekaligus memperkuat jaringan distribusi.
“Tiga pabrik baru ini memperkuat kinerja CLEO tahun ini dan mendorong pertumbuhan jangka panjang,” kata Melisa.
Ia menegaskan CLEO terus memilih lokasi strategis untuk mendekatkan produk ke konsumen di berbagai wilayah Indonesia.
Strategi Ekspansi Tanpa Henti
CLEO tidak berhenti pada tiga pabrik tersebut. Perusahaan menyiapkan rencana pembangunan tiga pabrik tambahan di wilayah lain yang dinilai memiliki potensi pasar tinggi.
Melisa menjelaskan strategi ini bertujuan memperkuat penetrasi pasar, menekan biaya distribusi, dan meningkatkan efisiensi operasional.
“Strategi ekspansi kami konsisten. Kami ingin hadir lebih dekat dengan pelanggan di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Dengan pendekatan ini, CLEO menargetkan pertumbuhan berkelanjutan di tengah persaingan ketat industri AMDK nasional.
Kinerja Keuangan Tetap Tumbuh
Di tengah ekspansi agresif, CLEO tetap mencatatkan kinerja keuangan positif. Pada kuartal I-2026, perusahaan membukukan penjualan sebesar Rp774,4 miliar.
Angka tersebut naik 15,8 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
CLEO juga mencatat kenaikan laba bersih konsolidasi menjadi Rp122,6 miliar atau tumbuh 5,2 persen yoy.
Pertumbuhan ini menunjukkan strategi ekspansi tidak mengganggu stabilitas keuangan perusahaan, justru memperkuat fondasi bisnis.
Dorong Distribusi dan Efisiensi
CLEO memanfaatkan ekspansi pabrik untuk memperluas jangkauan distribusi. Dengan pabrik yang lebih dekat ke pasar regional, perusahaan menekan biaya logistik dan mempercepat pengiriman produk ke konsumen.
Manajemen juga fokus meningkatkan efisiensi operasional di setiap lini produksi. CLEO mengarahkan investasi pada teknologi produksi yang lebih modern dan hemat energi.
Target Pertumbuhan Jangka Panjang
CLEO menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh di pasar AMDK Indonesia. Perusahaan menilai permintaan air minum kemasan masih memiliki potensi besar, terutama di luar Pulau Jawa.
Dengan tambahan pabrik baru dan rencana ekspansi lanjutan, CLEO menargetkan penguatan pangsa pasar nasional sekaligus menjaga pertumbuhan laba secara konsisten.
“Kami ingin memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan dekat dengan konsumen,” tutup Melisa.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









