Telkom Siapkan Buyback Rp1 Triliun, Begini Dampaknya ke Saham TLKM

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menyiapkan dana hingga Rp1 triliun untuk melakukan aksi pembelian kembali saham atau buyback. Perusahaan pelat merah ini juga menyasar saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) serta American Depositary Receipt (ADR) di New York Stock Exchange (NYSE).

Manajemen Telkom mengumumkan rencana ini melalui keterbukaan informasi yang mereka rilis pada Jumat (1/5/2026). Aksi korporasi ini menunggu restu pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang akan berlangsung pada 8 Mei 2026.

Target Buyback Berlaku 12 Bulan

Jika pemegang saham menyetujui, Telkom akan menjalankan program buyback selama 12 bulan. Periode itu dimulai pada 9 Juni 2026 hingga 8 Juni 2027.

Perseroan menegaskan bahwa anggaran Rp1 triliun sudah mencakup seluruh biaya transaksi dan biaya pendukung lainnya. Telkom juga memastikan dana tersebut tidak akan mengganggu operasional perusahaan.

Baca Juga :  India Bidik Hilirisasi Gambir Sumatera Barat, Mahyeldi Dorong Investasi

Tujuan Perkuat Kepercayaan Investor

Manajemen Telkom menyebut aksi buyback ini sebagai strategi untuk memperkuat kepercayaan pasar terhadap prospek jangka panjang perusahaan.

“Melalui program buyback ini, TLKM ingin memperkuat keyakinan terhadap nilai jangka panjang dan prospek perusahaan,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.

Selain itu, Telkom juga menilai langkah ini dapat menjaga keseimbangan antara kondisi pasar dan fundamental perusahaan. Perseroan ingin memastikan harga saham tetap mencerminkan nilai wajar di tengah dinamika pasar.

Tidak Ganggu Operasional Perusahaan

Telkom menegaskan bahwa buyback tidak akan memberikan dampak negatif terhadap kegiatan usaha. Perusahaan menyebut kondisi arus kas dan modal kerja masih berada pada posisi yang kuat.

Manajemen juga menilai likuiditas perusahaan cukup untuk mendukung aksi korporasi tersebut tanpa mengganggu ekspansi bisnis maupun investasi yang sudah berjalan.

Respons terhadap Kondisi Pasar

Langkah buyback ini biasanya dilakukan emiten untuk merespons kondisi pasar yang dianggap kurang mencerminkan nilai fundamental saham. Dengan membeli kembali sahamnya sendiri, perusahaan dapat menstabilkan harga sekaligus meningkatkan nilai bagi pemegang saham.

Baca Juga :  RUPS ADRO Setujui Buyback Rp5 Triliun, Ini Rencana dan Pembagian Dividennya

Telkom juga ingin menjaga kepercayaan investor, baik domestik maupun global, termasuk pemegang ADR di pasar internasional.

Menunggu Keputusan RUPS

Seluruh rencana ini masih bergantung pada keputusan RUPS yang akan digelar pada 8 Mei 2026. Jika pemegang saham menyetujui, Telkom langsung mengeksekusi program buyback sesuai jadwal yang sudah ditetapkan.

Pasar kini menunggu respons investor terhadap rencana ini, terutama di tengah pergerakan saham sektor teknologi dan telekomunikasi yang cukup fluktuatif dalam beberapa bulan terakhir.

Dengan aksi ini, Telkom berharap dapat memperkuat posisi sebagai salah satu emiten BUMN terbesar di Indonesia sekaligus menjaga kepercayaan investor di pasar modal domestik maupun global.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha
Proyek Investasi Meledak, Uang yang Masuk ke Majalengka Justru Menyusut, Ini Penyebabnya
Investasi RI Tembus Rp511,8 Triliun dalam 3 Bulan, 742 Ribu Lapangan Kerja Baru Tercipta
Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat
BNI Tebar Cashback hingga Rp15 Juta untuk Investor ORI030, Simak Syarat dan Cara Mendapatkannya
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Juni 2026, Antam Termahal, Cek Tarif UBS dan Galeri24 Sebelum Beli
Harga Emas Antam Hari Ini 29 Juni 2026 Masih Bertahan, Simak Rincian Lengkap Semua Pecahan dan Buyback Terbaru
CSAP Tebar Dividen Rp22,7 Miliar, Catur Sentosa Tancap Gas Buka Gerai Baru di Tengah Tantangan Ekonomi
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Bingung Urus OSS-RBA? BESAN ALIA DPMPTSP Dharmasraya Siap Bantu Pelaku Usaha

Senin, 27 Juli 2026 - 14:34 WIB

Proyek Investasi Meledak, Uang yang Masuk ke Majalengka Justru Menyusut, Ini Penyebabnya

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:00 WIB

Investasi RI Tembus Rp511,8 Triliun dalam 3 Bulan, 742 Ribu Lapangan Kerja Baru Tercipta

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:00 WIB

Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat

Senin, 13 Juli 2026 - 18:00 WIB

BNI Tebar Cashback hingga Rp15 Juta untuk Investor ORI030, Simak Syarat dan Cara Mendapatkannya

Berita Terbaru