Pemkab Bungo Gelontorkan Rp35 Miliar untuk BPJS Kesehatan Kelas 3 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

BUNGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyiapkan anggaran besar untuk memperkuat jaminan kesehatan masyarakat pada Tahun Anggaran 2026. Secara keseluruhan, dana yang dialokasikan mencapai Rp35.057.348.197 atau sekitar Rp35 miliar.

Dana Rp35 Miliar untuk Iuran BPJS Kesehatan

Dinkes Bungo mengalokasikan anggaran tersebut untuk membayar iuran BPJS Kesehatan bagi warga yang terdaftar sebagai peserta bantuan iuran. Selain itu, Pemkab Bungo memasukkan anggaran ini ke dalam program perlindungan jaminan kesehatan daerah.

Selanjutnya, Dinkes Bungo mengambil dana tersebut dari APBD Kabupaten Bungo tahun 2026 dan menempatkannya dalam satu paket belanja iuran jaminan kesehatan.

Baca Juga :  Pelayanan RSUD Disorot, Manajemen Jelaskan Mekanisme

Sasar Peserta PBPU dan BP Kelas 3

Pemerintah daerah memfokuskan anggaran ini pada peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP). Di samping itu, seluruh peserta tersebut masuk dalam layanan BPJS Kesehatan Kelas 3.

Kemudian, Pemkab Bungo menanggung iuran masyarakat melalui skema bantuan yang telah terdaftar secara resmi sebagai peserta tanggungan pemerintah daerah.

Tercatat dalam RUP Dinkes Bungo

Data Rencana Umum Pengadaan (RUP) dengan kode 65197306 mencatat program ini sebagai satu paket besar belanja iuran jaminan kesehatan. Selain itu, Dinkes Bungo memasukkan program tersebut sebagai bagian dari komitmen daerah untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Baca Juga :  Setahun Monadi-Murison

Fokus Penguatan Jaminan Kesehatan Daerah

Pemkab Bungo terus mendorong program ini agar layanan kesehatan bagi warga kurang mampu tetap berjalan berkelanjutan. Di sisi lain, pemerintah daerah menargetkan cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan tetap optimal sepanjang 2026 melalui skema pembiayaan APBD.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Arab Saudi Turun Tangan, Sumbar Kini Punya Harapan Baru untuk Selamatkan Ribuan Anak dengan Kelainan Jantung
Bupati Annisa Bawa Nama Dharmasraya ke Forum Nasional, Jadi Satu-satunya Kepala Daerah Luar Jawa yang Bicara Soal Layanan Kesehatan
Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis
Alfin Lawan Stunting Sejak Kehamilan, Libatkan Ratusan Ibu Hamil Demi Lahirkan Generasi Sehat
PPNI Sungai Penuh Punya Pengurus Baru, Wako Alfin Minta Perawat Terus Tingkatkan Kompetensi
Bantuan Gizi Ibu Hamil Terus Bergulir, Bupati Annisa Bidik Dharmasraya Bebas Stunting
Mahyeldi Soroti Krisis Mental Generasi Muda Sumbar, PDSKJI Diminta Perkuat Layanan hingga Daerah
Bengkulu Percepat Program Makan Bergizi Gratis, 142 SPPG Siap Perluas Layanan untuk Warga
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:00 WIB

Arab Saudi Turun Tangan, Sumbar Kini Punya Harapan Baru untuk Selamatkan Ribuan Anak dengan Kelainan Jantung

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:04 WIB

Bupati Annisa Bawa Nama Dharmasraya ke Forum Nasional, Jadi Satu-satunya Kepala Daerah Luar Jawa yang Bicara Soal Layanan Kesehatan

Senin, 27 Juli 2026 - 20:19 WIB

Kemenkes Siapkan Robot Bedah AI Buatan Indonesia, Budi Gunadi Ungkap Strategi Besar Tingkatkan Layanan Medis

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:00 WIB

Alfin Lawan Stunting Sejak Kehamilan, Libatkan Ratusan Ibu Hamil Demi Lahirkan Generasi Sehat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:57 WIB

PPNI Sungai Penuh Punya Pengurus Baru, Wako Alfin Minta Perawat Terus Tingkatkan Kompetensi

Berita Terbaru