Kemnaker Buka Magang Jepang dan Pelatihan Kaigo, Peluang Kerja Global Terbuka Lebar

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali memperluas akses kerja luar negeri dengan membuka Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo. Program ini menyasar pencari kerja Indonesia yang ingin membangun karier internasional melalui jalur resmi pemerintah sekaligus meningkatkan keterampilan sesuai standar industri Jepang.

Kemnaker menilai kebutuhan tenaga kerja di Jepang terus meningkat, terutama di sektor industri dan perawatan lansia. Karena itu, pemerintah Indonesia mendorong penguatan pelatihan vokasi agar calon pekerja tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan budaya kerja Jepang yang terkenal disiplin dan terstruktur.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menegaskan bahwa program ini tidak sekadar membuka peluang kerja, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia agar lebih kompetitif di pasar global.

“Kesempatan kerja global harus diimbangi dengan kesiapan kompetensi yang memadai. Karena itu, Kemnaker terus memperkuat pelatihan vokasi dan pemagangan agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing dan beradaptasi di lingkungan kerja internasional, termasuk di Jepang,” kata Darmawansyah dalam keterangan tertulis, Minggu (14/6/2026).

Program Magang Jepang: Bekal Lengkap Sebelum Bekerja di Luar Negeri

Kemnaker merancang Program Pemagangan Jepang sebagai jalur pembelajaran sekaligus pengalaman kerja langsung di perusahaan Jepang. Peserta tidak langsung berangkat, tetapi harus melalui proses pelatihan intensif di Indonesia terlebih dahulu.

Selama masa persiapan, peserta mengikuti pelatihan bahasa Jepang, peningkatan keterampilan teknis, serta pembekalan budaya kerja. Kemnaker menekankan bahwa kemampuan komunikasi dan adaptasi budaya menjadi faktor penting agar peserta mampu bertahan dan berkembang di lingkungan kerja Jepang.

Baca Juga :  Tarawih 2026: 13 Rakaat di Dua Masjid Suci

Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta berpeluang ditempatkan di berbagai sektor industri sesuai kebutuhan perusahaan mitra di Jepang. Program ini membuka jalan bagi pencari kerja yang ingin memperoleh pengalaman kerja internasional secara legal dan terstruktur.

Pelatihan Kaigo: Peluang Kerja di Sektor Perawatan Lansia

Selain program magang industri, Kemnaker juga membuka Pelatihan Kaigo yang berfokus pada bidang perawatan lansia atau caregiver di Jepang. Program ini muncul karena Jepang menghadapi peningkatan jumlah penduduk lanjut usia yang sangat signifikan.

Selama enam bulan pelatihan, peserta mempelajari bahasa Jepang sekaligus keterampilan dasar perawatan lansia sesuai standar layanan di Jepang. Program ini tidak hanya menyiapkan tenaga kerja, tetapi juga membangun kompetensi profesional di sektor kesehatan sosial.

Darmawansyah menyoroti besarnya peluang di sektor ini. Ia menyebut kebutuhan tenaga Kaigo terus meningkat seiring perubahan demografi Jepang.

“Bidang Kaigo menawarkan prospek yang menjanjikan seiring meningkatnya kebutuhan tenaga perawatan lansia di Jepang. Kami ingin menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan mampu bersaing pada sektor tersebut,” ujar Darmawansyah.

Jalur Pendaftaran dan Mekanisme Rekrutmen

Kemnaker mengatur proses rekrutmen secara bertahap melalui dinas ketenagakerjaan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Selain itu, Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) serta Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di berbagai daerah juga ikut berperan dalam seleksi dan pelatihan awal.

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh proses berlangsung secara resmi dan transparan. Karena itu, calon peserta harus menghindari pihak yang menawarkan keberangkatan instan tanpa prosedur yang jelas.

Baca Juga :  PT Garam Buka Lowongan Kerja 2026, Lulusan S1-D4 Bisa Daftar hingga 1 Mei

Kemnaker juga mengarahkan peserta untuk mengakses informasi resmi melalui platform SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker. Kedua kanal tersebut menyediakan informasi lengkap terkait syarat, jadwal seleksi, hingga tahapan pelatihan.

Imbauan Penting: Waspada Penipuan Rekrutmen

Kemnaker mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri yang menjanjikan proses cepat tanpa seleksi resmi. Pemerintah menekankan bahwa program ini hanya berjalan melalui jalur resmi dan tidak melibatkan perantara ilegal.

Langkah ini penting untuk melindungi calon pekerja dari risiko penipuan, eksploitasi, atau penempatan kerja yang tidak sesuai prosedur. Dengan mengikuti jalur resmi, peserta mendapatkan perlindungan hukum sekaligus jaminan pelatihan yang terstandar.

FAQ

1. Siapa saja yang bisa mendaftar program ini?

Pencari kerja Indonesia yang memenuhi syarat administrasi dan kesiapan mengikuti pelatihan dapat mendaftar melalui jalur resmi Kemnaker.

2. Apakah peserta langsung berangkat ke Jepang?

Tidak. Peserta wajib mengikuti pelatihan bahasa dan keterampilan di Indonesia sebelum penempatan kerja.

3. Berapa lama pelatihan Kaigo berlangsung?

Pelatihan Kaigo berlangsung sekitar enam bulan dengan materi bahasa Jepang dan perawatan lansia.

4. Di mana pendaftaran dilakukan?

Pendaftaran dilakukan melalui dinas ketenagakerjaan daerah serta BBPVP dan BPVP.

5. Apakah ada biaya tidak resmi dalam program ini?

Kemnaker menegaskan seluruh proses resmi tidak melibatkan pungutan tidak sah atau jalur instan.(Tim)

Berita Terkait

Aturan Baru ILO Guncang Industri Gig Economy, Pekerja Ojol hingga Kurir Kini Punya Perlindungan Global
Mahasiswi UMY Jadi Motor Diplomasi Budaya di Kairo, KBRI Soroti Peran Generasi Muda dalam Penguatan Hubungan Indonesia–Mesir
Jepang Resmi Naikkan Pajak Keberangkatan Jadi Rp340 Ribu, Wisatawan Kena Dampak Mulai Juli 2026
Pegadaian Tancap Gas di Timor Leste, 2 Bulan Operasi Langsung Cetak Ratusan Transaksi Gadai
Drama Korea Juni 2026 Banjir Genre Baru, Dari Dokter Pulau Terpencil Hingga Sekolah Penuh Konflik
Arab Saudi Buka Musim Umrah 1448 H Lebih Awal, Visa Terbit Lewat Sistem Nusuk
Satu-Satunya di Dunia, Sukhoi Su-47 Jadi Batu Loncatan Rahasia Lahirnya Jet Tempur Rusia Modern
Veda Ega Lolos Drama Lap Akhir, Finis Kedelapan di Moto3 Italia
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:00 WIB

Kemnaker Buka Magang Jepang dan Pelatihan Kaigo, Peluang Kerja Global Terbuka Lebar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:00 WIB

Aturan Baru ILO Guncang Industri Gig Economy, Pekerja Ojol hingga Kurir Kini Punya Perlindungan Global

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:00 WIB

Mahasiswi UMY Jadi Motor Diplomasi Budaya di Kairo, KBRI Soroti Peran Generasi Muda dalam Penguatan Hubungan Indonesia–Mesir

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:00 WIB

Jepang Resmi Naikkan Pajak Keberangkatan Jadi Rp340 Ribu, Wisatawan Kena Dampak Mulai Juli 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:00 WIB

Pegadaian Tancap Gas di Timor Leste, 2 Bulan Operasi Langsung Cetak Ratusan Transaksi Gadai

Berita Terbaru