JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan cara yang lebih cepat dan langsung dari lapangan. Lembaga ini meluncurkan aplikasi “Reviu MBG” untuk membuka ruang penilaian makanan secara real time oleh pihak penerima manfaat.
Langkah ini muncul ketika BGN memperluas fokus pengawasan tidak hanya pada distribusi, tetapi juga pada kualitas makanan yang sampai ke sasaran program. Aplikasi ini menghubungkan pelaksana lapangan dengan sistem evaluasi digital yang lebih sederhana dan terukur.
Pengawasan Langsung dari Titik Penerima Manfaat
BGN menempatkan petugas penanggung jawab atau PIC di setiap titik penerima manfaat sebagai garda utama penilaian. PIC ini mencakup guru, kepala posyandu, hingga pengurus pesantren yang setiap hari menerima distribusi makanan MBG.
Melalui aplikasi Reviu MBG, mereka langsung memberikan penilaian terhadap makanan yang datang. Sistem ini meminta pengguna untuk menilai empat aspek utama yang menjadi standar pengawasan program.
Empat Parameter Penilaian dalam Aplikasi
BGN menetapkan empat indikator utama dalam aplikasi Reviu MBG, yaitu:
Ketepatan waktu distribusi makanan
Aroma makanan saat diterima
Rasa makanan setelah dikonsumsi
Variasi menu dalam setiap distribusi
Keempat parameter ini membantu BGN membaca kondisi lapangan secara lebih cepat. Selain itu, data penilaian dari PIC ikut membentuk gambaran kualitas layanan MBG di berbagai wilayah.
Dorongan Digitalisasi Pengawasan Program Gizi
BGN mendorong penggunaan aplikasi ini sebagai bagian dari penguatan sistem digital dalam pengawasan program gizi nasional. Dengan alur penilaian langsung dari penerima manfaat, BGN mempercepat proses evaluasi tanpa menunggu laporan manual yang memakan waktu.
Sistem ini juga membuka peluang perbaikan layanan secara lebih responsif ketika muncul temuan di lapangan.
FAQ
Apa itu aplikasi Reviu MBG?
Reviu MBG menjadi aplikasi yang BGN gunakan untuk menilai kualitas distribusi dan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis secara langsung dari lapangan.
Siapa saja yang dapat menggunakan aplikasi ini?
Guru, kepala posyandu, dan pengurus pesantren sebagai PIC di titik penerima manfaat menggunakan aplikasi ini untuk melakukan penilaian.
Apa saja aspek yang dinilai dalam aplikasi?
Aplikasi ini menilai ketepatan waktu distribusi, aroma makanan, rasa makanan, dan variasi menu.
Apa tujuan utama peluncuran aplikasi ini?
BGN ingin memperkuat pengawasan program MBG dengan sistem digital yang lebih cepat, langsung, dan berbasis kondisi lapangan.
Apakah aplikasi ini menggantikan laporan manual?
Aplikasi ini membantu mempercepat evaluasi, sementara laporan manual tetap bisa berjalan sesuai kebutuhan teknis di lapangan.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









