Jakarta – Konglomerat Indonesia, Mochtar Riady, menjajaki penjualan salah satu gedung perkantoran ikonik di Singapura, yakni One Raffles Place. Langkah ini langsung menarik perhatian pelaku pasar properti regional. Nilai aset dan lokasinya yang strategis menjadi sorotan utama.
Gedung Premium di Jantung Distrik Keuangan
Sebagai informasi, One Raffles Place berdiri di kawasan pusat bisnis utama Singapura. Pengelola menghadirkan dua menara perkantoran dan area ritel dalam satu kompleks. Mereka juga melengkapi gedung dengan berbagai fasilitas modern.
Selain itu, manajemen menjaga tingkat okupansi tetap stabil. Sejumlah perusahaan global menyewa ruang perkantoran di gedung tersebut. Tak hanya itu, lokasi di kawasan finansial tersibuk meningkatkan daya tarik aset ini. Kondisi tersebut mendorong investor institusi memburu properti Grade A seperti One Raffles Place.
OUE REIT Uji Minat Investor
Sementara itu, melalui OUE Commercial REIT, keluarga Riady menguji minat pasar. Manajemen menawarkan peluang divestasi kepada calon pembeli strategis.
Namun demikian, perusahaan belum mengambil keputusan final. Saat ini, manajemen menilai respons investor terhadap valuasi yang mereka ajukan. Artinya, perusahaan belum memastikan realisasi transaksi.
Potensi Nilai Transaksi Miliaran Dolar
Di sisi lain, pelaku pasar memperkirakan nilai properti tersebut mencapai miliaran dolar Singapura. Apalagi, pengembang belum menambah banyak pasokan gedung perkantoran baru di kawasan pusat bisnis. Sementara itu, investor tetap mencari aset berkualitas tinggi.
Oleh karena itu, sejumlah analis menilai momentum saat ini cukup ideal. Pemilik dapat mengoptimalkan portofolio sekaligus mengamankan valuasi tinggi.
Strategi Bisnis Keluarga Riady
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Lippo Group yang didirikan Mochtar Riady terus menata portofolio bisnisnya. Grup ini mengelola sektor properti, perbankan, ritel, dan kesehatan.
Adapun di Singapura, entitas OUE mengelola aset tersebut di bawah kepemimpinan Stephen Riady. Jika transaksi terealisasi, langkah ini berpotensi mencetak salah satu kesepakatan properti terbesar tahun ini di Singapura.
Meski begitu, manajemen masih mempertimbangkan berbagai opsi dan belum mengumumkan pembeli resmi.
Penulis : Idp
Editor : Ichwan Diaspora









