CIMB Niaga Dirikan Perusahaan Kelola Kredit Macet Rp200 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk membentuk perusahaan baru yang fokus mengelola aset kredit bermasalah. Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen perseroan untuk memperkuat pengelolaan risiko kredit. Bank berkode saham BNGA itu menamai entitas tersebut PT Satyaguna Langgeng Capital (SL Capital).

Selanjutnya, CIMB Niaga menanamkan modal sebesar Rp200 miliar untuk mendirikan perusahaan tersebut. Manajemen melaksanakan transaksi penyertaan modal itu pada 3 Maret 2026.

Direktur Kepatuhan sekaligus Sekretaris Perusahaan CIMB Niaga, Fransiska Oei, menjelaskan bahwa pembentukan SL Capital bertujuan memperkuat pengelolaan pasar sekunder pinjaman bermasalah di Indonesia. Selain itu, perusahaan juga ingin meningkatkan rasio keuangan perbankan serta mendukung kegiatan usaha perseroan.

“SL Capital hadir untuk memperkuat pengembangan pasar sekunder kredit bermasalah di Indonesia. Dengan demikian, perusahaan ini akan mendukung kegiatan usaha CIMB Niaga dan sektor perbankan secara umum,” ujar Fransiska dalam keterbukaan informasi, Jumat (6/3/2026).

Baca Juga :  Indonesia Kuasai Dua Tambang Emas Raksasa Dunia

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan persetujuan atas penyertaan modal tersebut melalui surat tertanggal 11 November 2025. Kemudian, CIMB Niaga menandatangani akta pendirian SL Capital pada 19 Januari 2026.

Setelah itu, manajemen mendaftarkan entitas tersebut ke Kementerian Hukum Republik Indonesia. Selanjutnya, pemerintah menerbitkan surat pendaftaran pada 27 Februari 2026.

Dalam struktur kepemilikan, CIMB Niaga menguasai 99,99925% saham SL Capital. Sementara itu, PT Commerce Kapital memegang 0,00075% saham atau senilai Rp1,5 juta. Dengan demikian, total modal ditempatkan mencapai Rp200.001.500.000.

Baca Juga :  5 Air Mineral Kemasan Paling Populer di Indonesia

Fransiska menilai kehadiran SL Capital akan memberikan dampak positif terhadap rasio keuangan perusahaan. Selain itu, dalam jangka panjang, perusahaan tersebut berpotensi memperkuat kinerja laporan keuangan konsolidasi CIMB Niaga.

Di sisi lain, manajemen menegaskan bahwa penyertaan modal ini tidak termasuk transaksi material berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 04 Tahun 2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

Namun, transaksi tersebut tetap masuk kategori transaksi afiliasi sesuai ketentuan Peraturan OJK Nomor 42/POJK.04/2020. Meski demikian, transaksi itu tidak menimbulkan benturan kepentingan karena berkaitan langsung dengan kegiatan usaha CIMB Niaga dalam menghasilkan pendapatan.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket
Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata
Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat
Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai
Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen
Emas Pegadaian Mendadak Kompak Menguat Hari Ini 25 Juni 2026, Investor Langsung Bidik Antam, UBS dan Galeri 24
Mulai 1 Juli, Pendapatan Driver Ojol Berubah? GoTo dan Grab Buka Aturan Komisi 8 Persen
Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juni 2022 Stabil, Investor Cermati Peluang di Level Rp2,668 Juta per Gram
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Koperasi Merah Putih di Jakarta Mulai Raup Untung, Ini Strategi Pengurus Menang di Tengah Gempuran Minimarket

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:00 WIB

Biodiesel Sawit Resmi Menggerakkan Lokomotif KAI, Transisi Energi Makin Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:00 WIB

Bupati Solok Selatan Kawal Pembaruan HGU PT Mitra Kerinci, Tegaskan Investasi Harus Sejalan dengan Kepentingan Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Bengkulu Siapkan Pabrik Biodiesel, Langkah Awal Menuju Sentra Energi Sawit Nasional Dimulai

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:39 WIB

Mulai 1 Agustus, Jutaan Seller Shopee, TikTok Shop hingga Marketplace Lain Bakal Nikmati Diskon Biaya Layanan 50 Persen

Berita Terbaru

Oplus_0

Ekonomi Bisnis

Bermodal Motor Sendiri, Driver Ojol Bakal Jadi Pengusaha Mikro

Selasa, 21 Jul 2026 - 19:00 WIB