Indonesia Kuasai Dua Tambang Emas Raksasa Dunia

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Indonesia termasuk negara dengan tambang emas terbesar dunia dan berperan penting bagi perekonomian. Selain itu, sektor pertambangan emas menghasilkan perhiasan sekaligus menyediakan emas batangan untuk investasi, yang semakin diminati masyarakat.

Berdasarkan data dari Indonesia Mining Institute, Indonesia menempati posisi keempat dunia dalam hal cadangan emas. Dengan demikian, negeri ini menyumbang sekitar 6% cadangan emas global. Volume bijih yang tersedia mencapai ±3.600 ton.

Selain cadangan yang besar, Indonesia memiliki dua tambang emas terbesar di dunia. Pertama, Tambang Grasberg, di Mimika, Papua Tengah, memproduksi sekitar 1,9 juta ons emas per tahun. Tambang ini menempati peringkat ketiga dunia. Pemerintah memiliki 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI), sedangkan Freeport McMoRan (FCX) memiliki sisanya.

Baca Juga :  Semester Satu: Indah Kiat Siapkan Obligasi dan Sukuk Rp1,4 Triliun

Dalam perpanjangan Izin Usaha

Pertambangan Khusus (IUPK) Grasberg, yang sebelumnya berlaku hingga 2041, FCX akan melepas 12% saham. Dengan demikian, kepemilikan pemerintah meningkat menjadi 63%.

Selanjutnya, tambang kedua, Batu Hijau, berlokasi di Sekongkang, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) mengelola tambang ini, yang memproduksi sekitar 1 juta ons emas per tahun. Batu Hijau menempati peringkat keenam dunia.

Baca Juga :  Prabowo Genjot Manufaktur, Industri Jadi Kunci Hindari Ekonomi Melemah

Secara keseluruhan, sepuluh tambang emas terbesar dunia berdasarkan kapasitas produksi adalah:

Nevada Gold Mines – Amerika Serikat

Muruntau – Uzbekistan

Grasberg – Indonesia

Olimpiada – Rusia

Almalyk Complex – Uzbekistan

Batu Hijau – Indonesia

Kazzinc Consolidated – Kazakhstan

Loulo-Gounkoto – Mali

Kibali – Republik Demokratik Kongo

Ahafo – Ghana

Dengan kondisi tersebut, Indonesia tidak hanya menjadi pemain utama di pasar emas global. Indonesia juga menarik investasi dan meningkatkan kontribusi sektor pertambangan terhadap perekonomian nasional.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

GBK Berubah Jadi Mesin Ekonomi Jakarta, Pendapatan Tembus Rp812 Miliar
Shopee Kucurkan Rp165 Miliar Voucher UMKM, Dorong Lonjakan Penjualan Produk Lokal
Mantan Dosen Matematika Ini Bangun Kerajaan Investasi Modern hingga Jadi Miliarder Dunia
Prabowo Dorong UMKM Naik Kelas, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
Job Fair Jakarta Utara 2026 Dibuka, Puluhan Perusahaan Cari Karyawan Baru dari Berbagai Bidang
AirAsia Siapkan Maskapai Baru, Siap Ekspansi Besar di Tengah Tekanan Harga Minyak
Kabar Baik untuk Tukang Ojek dan Sopir Angkot, 6,7 Juta Pekerja Rentan Kini Dapat BPJS Gratis
Rupiah 8 Mei 2026 Bertahan di Kisaran Rp17.300 per Dolar AS
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 04:00 WIB

GBK Berubah Jadi Mesin Ekonomi Jakarta, Pendapatan Tembus Rp812 Miliar

Senin, 18 Mei 2026 - 02:00 WIB

Shopee Kucurkan Rp165 Miliar Voucher UMKM, Dorong Lonjakan Penjualan Produk Lokal

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:00 WIB

Mantan Dosen Matematika Ini Bangun Kerajaan Investasi Modern hingga Jadi Miliarder Dunia

Kamis, 14 Mei 2026 - 05:00 WIB

Prabowo Dorong UMKM Naik Kelas, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:06 WIB

Job Fair Jakarta Utara 2026 Dibuka, Puluhan Perusahaan Cari Karyawan Baru dari Berbagai Bidang

Berita Terbaru

Oplus_0

Teknologi

Kenaikan Harga Chipset Baru Ancam Lonjakan Harga HP Android

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:00 WIB