Pasar Pekan Selasa Resmi Pindah, Warga Solok Selatan Kini Belanja Lebih Nyaman

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SOLOK SELATAN – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan meresmikan operasional Pasar Pekan Selasa di lokasi baru yang berada di Jorong Taratak Bukareh, Nagari Pauh Duo Nan Batigo, Kecamatan Pauh Duo, Selasa (28/4/2026). Pemerintah daerah memindahkan pasar ini agar aktivitas perdagangan berjalan lebih tertata dan tidak lagi mengganggu arus lalu lintas jalan nasional.

Warga kini mulai berbelanja di lokasi baru yang lebih luas, bersih, dan tertata. Pemerintah daerah juga menargetkan kawasan ini menjadi pusat ekonomi baru di Kecamatan Pauh Duo.

Peresmian Dihadiri Bupati dan Anggota DPR RI

Bupati Solok Selatan H. Khairunas bersama Anggota DPR RI Zigo Rolanda meresmikan langsung pasar tersebut. Mereka hadir bersama Sekretaris Daerah Dr. H. Syamsurizaldi, jajaran DPRD Solok Selatan, Polres Solok Selatan, Kejaksaan Negeri, serta sejumlah perangkat daerah lainnya.

Dalam sambutannya, Khairunas menegaskan pemerintah daerah akan terus mengembangkan pasar tersebut agar semakin nyaman bagi pedagang dan pembeli. Ia juga meminta seluruh pihak mempercepat pembangunan fasilitas penunjang.

Baca Juga :  Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, Perbankan RI Tumbuh Solid

“Pemerintah daerah akan melanjutkan pembangunan pasar ini. Kami akan membangun area parkir dengan paving block, menambah fasilitas ibadah, dan memperkuat infrastruktur lain agar pasar ini semakin ramai,” kata Khairunas.

Fasilitas Baru dan Penataan Kawasan

Pemerintah daerah menata kawasan pasar agar lebih modern dan fungsional. Pemerintah menyiapkan lahan yang lebih luas untuk aktivitas jual beli dan memisahkan jalur kendaraan dari area pedagang.

Khairunas menekankan pentingnya perencanaan sejak awal agar pasar berkembang dengan baik. Ia mendorong agar semua fasilitas pendukung dibangun secara terstruktur supaya aktivitas ekonomi meningkat.

Perjalanan Panjang Relokasi Sejak 2008

Pemerintah daerah tidak menyelesaikan relokasi pasar dalam waktu singkat. Proses pengembangan pasar ini berlangsung lebih dari satu dekade. Pemerintah mulai membangun dua unit los pasar pada 2008, kemudian menambah empat unit lagi pada 2018.

Meski pembangunan berjalan bertahap, pemerintah baru memindahkan seluruh aktivitas pasar ke lokasi baru pada 2026. Proses panjang itu melibatkan berbagai tahap perencanaan, pembangunan, dan penyesuaian dengan kebutuhan pedagang.

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Investor Global Masih Serbu Aset Aman

226 Pedagang Sudah Menempati Pasar Baru

Saat ini, pemerintah daerah mencatat sebanyak 226 pedagang sudah menempati Pasar Pekan Selasa yang baru. Para pedagang mulai menjalankan aktivitas jual beli dengan kondisi yang lebih tertata dan nyaman.

Bupati Khairunas juga turun langsung berkeliling pasar setelah peresmian. Ia berdialog dengan pedagang untuk mendengar masukan terkait fasilitas dan kebutuhan pengembangan ke depan.

Usulan Pengembangan Pasar Lama

Anggota DPR RI Zigo Rolanda mendorong pemerintah daerah memanfaatkan pasar lama Pekan Selasa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Ia mengusulkan agar kawasan tersebut berkembang menjadi ruang rekreasi dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Pemerintah bisa mengubah pasar lama menjadi area rekreasi dan pusat ekonomi baru di Kecamatan Pauh Duo,” ujar Zigo.

Pemerintah daerah menargetkan pembangunan lanjutan di kawasan pasar baru mulai berjalan pada 2027. Pemerintah berharap pasar ini mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat Solok Selatan dalam jangka panjang.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Riau Tancap Gas Saat Ekonomi Global Bergejolak, Industri hingga Sawit Antar Pertumbuhan Tembus 4,89 Persen
Ekspor Tekstil Indonesia Bersiap Melesat, LPEI Bongkar Strategi Tembus Pertumbuhan 4 Persen hingga 2027
Dedi Mulyadi Bongkar Kejanggalan Dana Migas ONWJ, Prabowo Janji Ubah Aturan agar Langsung Masuk Kas Daerah
Proyek Investasi Meledak, Uang yang Masuk ke Majalengka Justru Menyusut, Ini Penyebabnya
Proyek FPSO Bahtera Haluan Lestari Jadi Penggerak Baru Industri Migas, Produksi Perdana Ditargetkan 2028
Tarif AS untuk Indonesia Belum Pasti, Apindo Ungkap Dampak yang Lebih Berbahaya bagi Industri dan Investasi
Danantara Bersiap Kuasai Ekspor Sawit, POPSI Minta Pemerintah Buka Seluruh Data Sebelum Aturan Berlaku
PHE Tancap Gas Buru Cadangan Migas Baru, Joint Study Melonjak Jadi 12 Blok dan Ekspansi Tembus Malaysia
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:00 WIB

Riau Tancap Gas Saat Ekonomi Global Bergejolak, Industri hingga Sawit Antar Pertumbuhan Tembus 4,89 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:00 WIB

Ekspor Tekstil Indonesia Bersiap Melesat, LPEI Bongkar Strategi Tembus Pertumbuhan 4 Persen hingga 2027

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:59 WIB

Dedi Mulyadi Bongkar Kejanggalan Dana Migas ONWJ, Prabowo Janji Ubah Aturan agar Langsung Masuk Kas Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 14:34 WIB

Proyek Investasi Meledak, Uang yang Masuk ke Majalengka Justru Menyusut, Ini Penyebabnya

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:00 WIB

Proyek FPSO Bahtera Haluan Lestari Jadi Penggerak Baru Industri Migas, Produksi Perdana Ditargetkan 2028

Berita Terbaru