Dokumen Dugaan TPPU Jadi Temuan Penting saat Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) geledah rumah Febrie Adriansyah di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, untuk memperkuat penyidikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Melalui langkah tersebut, Tim Sembilan mengumpulkan sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan penelusuran aliran dana dalam perkara itu.

Selain mengumpulkan bukti, tim juga mencocokkan dokumen dengan hasil pemeriksaan saksi agar penyidikan berjalan lebih komprehensif.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menjelaskan Tim Sembilan menggelar penggeledahan pada Jumat (31/7/2026) malam di rumah Febrie yang berada di Jalan Radio I Nomor 15, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Tim penyidik (Tim Sembilan) telah melaksanakan serangkaian tindakan penyidikan berupa penggeledahan terhadap salah satu rumah Tersangka FA yang beralamat di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,” kata Anang dalam keterangannya, Sabtu (1/8/2026).

Tim Sembilan Kumpulkan Dokumen Penting

Selanjutnya, Anang mengungkapkan tim menjalankan penggeledahan selama sekitar tiga jam, mulai pukul 18.30 WIB hingga 21.30 WIB. Selama proses itu, penyidik mengumpulkan sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan dugaan tindak pidana pencucian uang.

Baca Juga :  THR 2026: Siap Cair Menjelang Lebaran

“Dalam penggeledahan itu, tim penyidik melakukan penyitaan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU),” jelasnya.

Namun, Anang belum menguraikan isi dokumen maupun jenis barang lain yang tim amankan dari lokasi. Penyidik memilih mendalami seluruh barang bukti terlebih dahulu sebelum menyampaikan perkembangan berikutnya.

Penyidik Terus Telusuri Aliran Dana

Di sisi lain, tim penyidik terus menelusuri dugaan aliran dana yang menjadi fokus dalam perkara TPPU tersebut. Tim juga mencocokkan setiap dokumen dengan keterangan para saksi untuk memperkuat konstruksi perkara.

Karena itu, Kejaksaan Agung membuka peluang melakukan langkah penyidikan lanjutan apabila pemeriksaan dokumen menghasilkan petunjuk baru. Setiap temuan akan menjadi dasar bagi penyidik dalam mengembangkan perkara.

Baca Juga :  Bea Cukai Bongkar Ribuan Pakaian Bekas Impor Ilegal, Modus Masuk Jalur Distribusi Terungkap

Penyidikan Masih Berjalan

Hingga kini, Kejaksaan Agung terus memeriksa sejumlah saksi dan pihak yang memiliki keterkaitan dengan perkara dugaan TPPU Febrie Adriansyah. Melalui rangkaian pemeriksaan tersebut, penyidik berupaya mengungkap dugaan aliran dana sekaligus aset yang berkaitan dengan perkara.

FAQ

Mengapa Kejagung menggeledah rumah Febrie Adriansyah?

Penyidik mencari dan mengumpulkan bukti untuk memperkuat penyidikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Apa saja yang tim penyidik temukan?

Tim penyidik mengumpulkan sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan dugaan TPPU. Kejaksaan Agung belum mengungkap rincian dokumen tersebut.

Berapa lama penggeledahan berlangsung?

Tim menjalankan penggeledahan selama sekitar tiga jam, mulai pukul 18.30 WIB hingga 21.30 WIB.

Apakah penyidikan sudah selesai?

Belum. Penyidik masih memeriksa dokumen, menelusuri aliran dana, dan meminta keterangan dari para saksi untuk mengembangkan perkara.(Tim)

Berita Terkait

Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan
Ribuan Perawat Bakal Berkumpul di Bengkulu, Sultan Najamudin Buka Munas XI PPNI
Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI 2026-2031, Prabowo Lantik di Istana Negara
Dari Kajari Jakarta Pusat ke Kejagung, Antonius Despinola Kini Jadi Kasubdit Jampidum
9 Bulan Jadi Tersangka, Berkas Amrizal Kini P21 dan Masuk Babak Baru
5 Kilometer Jadi Panggung Bripda Yunita, Polwan Brimob Kaltara Tembus Podium HUT ke-81 TNI
Dugaan Korupsi Damkar Sungai Penuh, Eks Kadis dan Bendahara Jadi Tersangka, Langsung Ditahan
Kasus Damkar Sungai Penuh Masuk Babak Baru, Kejari Sinyalkan Tersangka Bulan Ini
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Ribuan Perawat Bakal Berkumpul di Bengkulu, Sultan Najamudin Buka Munas XI PPNI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI 2026-2031, Prabowo Lantik di Istana Negara

Jumat, 25 September 2026 - 07:44 WIB

Dari Kajari Jakarta Pusat ke Kejagung, Antonius Despinola Kini Jadi Kasubdit Jampidum

Selasa, 22 September 2026 - 14:00 WIB

9 Bulan Jadi Tersangka, Berkas Amrizal Kini P21 dan Masuk Babak Baru

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

Dari MoU hingga Bantuan Pupuk, Azhar Hamzah Dorong Kemajuan Petani

Sabtu, 31 Okt 2026 - 14:35 WIB