Baru Menjabat, Bupati Pemalang Kena OTT KPK, LHKPN Ungkap Kekayaan Bersih Capai Rp21,3 Miliar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyasar kepala daerah. Kali ini, penyidik mengamankan Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, pada Selasa (28/7) malam.

Di tengah proses penanganan perkara tersebut, data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Anom ikut menjadi sorotan publik. Berdasarkan laporan yang telah ia sampaikan kepada KPK, total kekayaan bersihnya mencapai sekitar Rp21,3 miliar.

Sementara itu, KPK masih menutup rapat informasi mengenai perkara yang melatarbelakangi OTT tersebut. Lembaga antirasuah juga belum mengungkap jumlah pihak lain yang turut diamankan bersama Bupati Pemalang.

KPK Benarkan Penangkapan Bupati Pemalang

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan bahwa tim penyidik telah mengamankan Anom Widiyantoro melalui operasi tangkap tangan.

“Benar,” kata Fitroh kepada CNNIndonesia.com ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (29/7).

Namun, Fitroh belum bersedia menjelaskan perkara yang menjerat Anom maupun identitas pihak lain yang ikut diamankan.

“Lebih detailnya ke jubir,” ujarnya.

LHKPN Catat Kekayaan Bersih Rp21,3 Miliar

Berdasarkan LHKPN yang telah dilaporkan kepada KPK, Anom Widiyantoro memiliki total aset senilai sekitar Rp22,5 miliar. Setelah memperhitungkan utang sekitar Rp1,2 miliar, total kekayaan bersihnya mencapai Rp21,3 miliar.

Baca Juga :  Toyota Alphard Turun Harga

Sebagian besar nilai kekayaannya berasal dari aset tanah dan bangunan. Anom memiliki 18 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Kabupaten Pemalang, Kota Jakarta Timur, Kota Surabaya, Kota Semarang, Kota Bandung, hingga Kabupaten Gianyar. Seluruh aset tersebut bernilai sekitar Rp12,2 miliar.

Selain properti, Anom juga mencatat kepemilikan kendaraan berupa sejumlah mobil dan sepeda motor, termasuk Mercedes-Benz dan Harley-Davidson, dengan nilai sekitar Rp1,1 miliar.

Ia juga melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp440 juta, surat berharga Rp902,2 juta, kas dan setara kas Rp782,2 juta, serta harta lainnya senilai Rp7 miliar.

Belum Genap Dua Tahun Menjabat

Anom Widiyantoro bersama wakilnya, Nurkholes, memenangkan Pilkada Serentak 2024. Keduanya maju dengan dukungan koalisi Partai Golkar, Perindo, PSI, Gelora, dan Partai Buruh.

Hingga saat ini, masa jabatan Anom sebagai Bupati Pemalang bahkan belum mencapai dua tahun. Meski demikian, KPK telah lebih dulu mengamankannya melalui OTT yang berlangsung pada Selasa malam.

Baca Juga :  Wapang TNI Tancap Gas Koperasi Merah Putih

KPK masih melanjutkan proses pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diamankan. Sesuai ketentuan, lembaga antirasuah memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak setelah operasi tangkap tangan berlangsung.

FAQ

Mengapa Bupati Pemalang menjadi sorotan?

Karena KPK menangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro melalui operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (28/7) malam.

Berapa total harta kekayaan Anom Widiyantoro?

Berdasarkan LHKPN, total kekayaan bersih Anom mencapai sekitar Rp21,3 miliar setelah dikurangi utang sekitar Rp1,2 miliar.

Apa saja aset terbesar yang dimiliki Anom?

Aset terbesar berupa 18 bidang tanah dan bangunan dengan nilai sekitar Rp12,2 miliar yang tersebar di beberapa daerah.

Apakah KPK sudah mengungkap kasus yang menjerat Anom?

Belum. Hingga kini KPK masih merahasiakan pokok perkara dan jumlah pihak lain yang turut diamankan dalam OTT.(Tim)

Berita Terkait

Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan
Ribuan Perawat Bakal Berkumpul di Bengkulu, Sultan Najamudin Buka Munas XI PPNI
Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI 2026-2031, Prabowo Lantik di Istana Negara
Dari Kajari Jakarta Pusat ke Kejagung, Antonius Despinola Kini Jadi Kasubdit Jampidum
9 Bulan Jadi Tersangka, Berkas Amrizal Kini P21 dan Masuk Babak Baru
5 Kilometer Jadi Panggung Bripda Yunita, Polwan Brimob Kaltara Tembus Podium HUT ke-81 TNI
Dugaan Korupsi Damkar Sungai Penuh, Eks Kadis dan Bendahara Jadi Tersangka, Langsung Ditahan
Kasus Damkar Sungai Penuh Masuk Babak Baru, Kejari Sinyalkan Tersangka Bulan Ini
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Pemilu Lokal 2031 Picu Gugatan, Masa Jabatan Anggota DPRD Jadi Sorotan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Ribuan Perawat Bakal Berkumpul di Bengkulu, Sultan Najamudin Buka Munas XI PPNI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI 2026-2031, Prabowo Lantik di Istana Negara

Jumat, 25 September 2026 - 07:44 WIB

Dari Kajari Jakarta Pusat ke Kejagung, Antonius Despinola Kini Jadi Kasubdit Jampidum

Selasa, 22 September 2026 - 14:00 WIB

9 Bulan Jadi Tersangka, Berkas Amrizal Kini P21 dan Masuk Babak Baru

Berita Terbaru

Sungai Penuh

Jalur Sungai Penuh–Tapan Kembali Bisa Dilalui, Sistem Buka Tutup

Rabu, 28 Okt 2026 - 23:57 WIB

Oplus_0

Sungai Penuh

Longsor Sako, Jalur Sungai Penuh–Tapan Lumpuh Total

Rabu, 28 Okt 2026 - 22:27 WIB