Longsor Sako, Jalur Sungai Penuh–Tapan Lumpuh Total

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

SUNGAI PENUH – Longsor Sako Sungai Penuh–Tapan

 

Longsor kembali memutus akses transportasi antara Kota Sungai Penuh, Jambi, dan Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), pada Rabu malam (28/10/2026). Kejadian di kawasan Sako itu membuat kendaraan dari kedua arah berhenti karena timbunan tanah menutup seluruh badan jalan.

Material tanah setebal sekitar 70 sentimeter memenuhi jalur tersebut. Akibatnya, pengendara tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju Sungai Penuh maupun Tapan.

Kondisi ini kembali menghambat mobilitas masyarakat yang mengandalkan jalur Kerinci–Tapan. Selain perjalanan warga, longsor juga berpotensi mengganggu distribusi barang antara wilayah Jambi dan pesisir Sumatera Barat.

Baca Juga :  Dua Alat Berat Pemkot Sungai Penuh Bantu Pulihkan Jalur Tapan, Kendaraan Mulai Lancar

Material Longsor Tutup Seluruh Badan Jalan

Laporan anggota Polsek Pasar Empat Balai Tapan menyebutkan bahwa longsor menimbun seluruh badan jalan dengan ketebalan material sekitar 70 sentimeter.

Timbunan tanah tersebut menghalangi kendaraan dari kedua arah. Karena itu, pengendara tidak bisa melewati titik longsor dan perlu menunggu informasi lebih lanjut dari petugas.

“Malam ini jalan Sungai Penuh–Tapan atau sebaliknya lumpuh total. Longsor setinggi sekitar 70 cm telah menimbun seluruh badan jalan,” demikian keterangan dalam laporan anggota kepolisian tersebut.

Jalur Sungai Penuh–Tapan Lumpuh Total

Longsor di kawasan Sako kembali mengganggu hubungan transportasi antara Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, dan wilayah pesisir Sumatera Barat.

Jalur ini memegang peranan penting bagi perjalanan masyarakat serta pengiriman berbagai kebutuhan. Oleh sebab itu, penutupan akses dapat menambah waktu tempuh dan menghambat aktivitas warga yang hendak melintasi kawasan tersebut.

Baca Juga :  Jalur Sungai Penuh–Tapan Masih Lumpuh, Pengendara Tertahan di Jangki Ayam dan Puncak

Selain itu, pengendara perlu memperhitungkan risiko longsor susulan, terutama ketika hujan turun dan kondisi lereng masih labil.

Pengendara Diminta Mengutamakan Keselamatan

Pengendara yang hendak menuju Tapan atau Sungai Penuh sebaiknya menunda perjalanan melalui titik longsor sampai petugas memastikan kondisi jalan aman.

Masyarakat juga perlu memantau informasi terbaru dari kepolisian dan instansi terkait sebelum berangkat. Jangan memaksakan diri melewati timbunan tanah atau mendekati lokasi longsor ketika kondisi lereng belum aman.

Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko kecelakaan sekaligus menghindari antrean kendaraan di sekitar lokasi kejadian.

Belum Ada Kepastian Waktu Pembukaan Jalan

Hingga laporan ini disusun, belum tersedia informasi terkonfirmasi mengenai pengerahan alat berat, proses pembersihan material, maupun perkiraan waktu pembukaan kembali jalur Sungai Penuh–Tapan.

Karena itu, masyarakat perlu menunggu keterangan resmi dari petugas mengenai perkembangan penanganan longsor. Pengendara sebaiknya memastikan akses sudah dapat dilalui sebelum melanjutkan perjalanan.

Sementara itu, kewaspadaan tetap menjadi hal utama bagi warga yang tinggal di sekitar lereng maupun pengguna jalan yang melintasi kawasan Sako.

FAQ

1. Di mana longsor yang mengganggu jalur Sungai Penuh–Tapan terjadi?

Longsor terjadi di kawasan Sako, pada jalur penghubung Kota Sungai Penuh, Jambi, dengan Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

2. Kapan longsor terjadi?

Longsor terjadi pada Rabu malam, 28 Oktober 2026.

3. Berapa ketebalan material longsor?

Laporan anggota Polsek Pasar Empat Balai Tapan menyebutkan ketebalan material tanah sekitar 70 sentimeter.

4. Apakah kendaraan masih bisa melewati lokasi longsor?

Tidak. Laporan kepolisian menyebutkan material tanah menutup seluruh badan jalan sehingga kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas.

5. Kapan jalur Sungai Penuh–Tapan kembali dibuka?

Belum ada informasi terkonfirmasi mengenai waktu pembukaan jalan. Pengendara perlu mengikuti perkembangan dari kepolisian dan instansi berwenang sebelum melakukan perjalanan.

6. Apa yang perlu dilakukan pengendara?

Pengendara sebaiknya menunda perjalanan melalui titik longsor, memantau informasi resmi, dan mengutamakan keselamatan sampai petugas memastikan kondisi jalan aman.(Tim)

Berita Terkait

Hadiri Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ini Pesan Wakil Ketua DPRD Hardizal
Kepala SDN 064 Koto Tuo Mundur Usai Wali Murid Segel Sekolah, Disdik Siapkan Plt
Wako Alfin Salurkan Sembako untuk Warga, Pemuda Berprestasi Ikut Dapat Apresiasi
Wako Alfin Tegaskan Efisiensi Bukan Alasan Malas, ASN Sungai Penuh Diminta Buktikan Kinerja
Azhar Hamzah Hadiri HUT Muara Jambi, Ini Harapan Wawako Sungai Penuh
Pimpinan STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh Dilantik, Lima Prodi Baru Disiapkan
Wawako Azhar Hamzah Hadiri Apel Aksi Patuh 2026 Polres Kerinci, Keselamatan Pengendara Jadi Sorotan
Wawako Azhar Hamzah Hadiri Penutupan Festival Budaya Kerinci 2026, Tari Rentak Kudo Kulabu Jadi Sorotan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Longsor Sako, Jalur Sungai Penuh–Tapan Lumpuh Total

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Hadiri Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ini Pesan Wakil Ketua DPRD Hardizal

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Kepala SDN 064 Koto Tuo Mundur Usai Wali Murid Segel Sekolah, Disdik Siapkan Plt

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Wako Alfin Salurkan Sembako untuk Warga, Pemuda Berprestasi Ikut Dapat Apresiasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Azhar Hamzah Hadiri HUT Muara Jambi, Ini Harapan Wawako Sungai Penuh

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

Longsor Sako, Jalur Sungai Penuh–Tapan Lumpuh Total

Rabu, 28 Okt 2026 - 22:27 WIB