ESDM Ungkap Fakta Isu Listrik Padam: Batu Bara Aman, Gangguan Bukan Krisis

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan kondisi kelistrikan nasional tetap stabil di tengah beredarnya kabar pemadaman listrik di sejumlah wilayah Jawa. Pemerintah menyebut isu tersebut tidak memiliki dasar dan menegaskan gangguan yang terjadi hanya bersifat teknis, bukan karena krisis pasokan batu bara.

Isu pemadaman listrik sempat ramai di media sosial dan memicu kekhawatiran publik terkait ketersediaan energi untuk pembangkit listrik. Namun, ESDM langsung merespons cepat dengan memberikan klarifikasi agar masyarakat tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menegaskan bahwa pasokan energi primer untuk pembangkit listrik tetap berada dalam kondisi aman. Ia juga memastikan bahwa gangguan listrik yang sempat terjadi tidak berkaitan dengan kelangkaan batu bara seperti yang ramai diberitakan.

Gangguan Teknis Jadi Penyebab, Bukan Krisis Batu Bara

Dwi Anggia menjelaskan bahwa pemadaman listrik yang terjadi di beberapa titik wilayah Jawa tidak berasal dari persoalan suplai energi, melainkan gangguan teknis pada sistem kelistrikan. Ia menekankan bahwa kondisi pasokan batu bara untuk pembangkit masih berada pada level yang mencukupi.

Dalam keterangannya, ia menepis keras kabar yang mengaitkan gangguan listrik dengan menipisnya stok batu bara. Ia menegaskan bahwa pemerintah bersama PT PLN (Persero) sudah melakukan koordinasi untuk memastikan sistem tetap berjalan normal.

“Tidak ada pasokan batu bara yang menipis yang pasti. Memang ada beberapa gangguan terkait teknis. Kita sudah berkomunikasi dengan PLN untuk mengantisipasi agar peristiwa ini tidak berulang,” tutur Anggia di Jakarta.

Baca Juga :  PT DSI Ambil Peran Ekspor SDA, DPR Ingatkan Birokrasi Berpotensi Hambat Arus Dagang

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pemerintah tidak menemukan indikasi krisis energi dalam sistem pembangkitan nasional.

Isu Pemadaman Meluas Dipastikan Tidak Benar

Selain membantah isu penyebab gangguan, ESDM juga merespons kabar lain yang menyebutkan potensi pemadaman listrik lebih luas akibat krisis energi. Pemerintah menilai informasi tersebut tidak berdasar dan berpotensi menimbulkan kepanikan di masyarakat.

Dwi Anggia menegaskan bahwa sistem kelistrikan nasional masih berada dalam kondisi terkendali. Pemerintah bersama PLN terus memantau kondisi lapangan untuk memastikan pasokan tetap stabil, terutama pada jam beban puncak.

“Kalau ada isu-isu yang akan ada pemadaman dan lain-lain, itu tidak benar, dipastikan tidak benar,” ujarnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi klarifikasi resmi bahwa tidak ada rencana pemadaman bergilir atau gangguan besar yang bersumber dari keterbatasan energi primer.

RKAB Batu Bara Tidak Ganggu Pasokan Listrik

Di sisi lain, ESDM juga menyinggung isu terkait proses persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan batu bara yang masih berjalan. Muncul kekhawatiran bahwa proses tersebut dapat mengganggu pasokan batu bara untuk pembangkit listrik.

Namun, pemerintah memastikan hal tersebut tidak berdampak pada suplai energi nasional. Regulasi RKAB, menurut ESDM, tetap mempertimbangkan kebutuhan industri sekaligus menjaga keseimbangan pasokan untuk sektor kelistrikan.

Dwi Anggia menjelaskan bahwa pemerintah menerapkan mekanisme penyesuaian bertahap dalam pengelolaan produksi batu bara agar tidak mengganggu kebutuhan PLN maupun industri lainnya.

“Sejauh ini tidak ada permasalahan, apalagi Pak Menteri juga jelas menyampaikan terkait RKAB ini kan ada relaksasi bertahap ya, melihat bagaimana kebutuhan, tetap mempertimbangkan kebutuhan industri dengan kuota batubara yang tersedia ke sana,” ujarnya.

Baca Juga :  Indonesia Setop Impor Solar, Produksi Dalam Negeri Kini 100 Persen

Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor terus berjalan agar rantai pasok energi tetap aman dan tidak menimbulkan gangguan pada sistem pembangkitan listrik nasional.

Pemerintah Pastikan Sistem Kelistrikan Tetap Stabil

ESDM menegaskan kembali bahwa kondisi kelistrikan nasional berada dalam pengawasan ketat. Pemerintah bersama PLN terus melakukan pemantauan real-time terhadap pasokan dan distribusi listrik di seluruh wilayah.

Langkah antisipasi juga terus diperkuat, termasuk mitigasi terhadap gangguan teknis yang bisa muncul sewaktu-waktu. Dengan sistem yang terintegrasi, pemerintah menilai risiko pemadaman massal akibat kekurangan batu bara sangat kecil.

Selain itu, ESDM meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya. Pemerintah juga mengimbau media sosial agar tidak menyebarkan kabar yang dapat menimbulkan keresahan publik.

FAQ

1. Apakah benar listrik padam karena batu bara menipis?

Tidak benar. ESDM menegaskan gangguan terjadi karena masalah teknis, bukan karena kekurangan pasokan batu bara.

2. Apakah Indonesia mengalami krisis energi listrik?

Tidak. Pemerintah memastikan pasokan energi untuk pembangkit listrik masih aman dan terkendali.

3. Apakah akan ada pemadaman listrik besar-besaran?

Tidak ada rencana pemadaman luas. Informasi tersebut sudah dibantah oleh ESDM.

4. Apakah RKAB batu bara mempengaruhi pasokan listrik?

Tidak. Pemerintah memastikan kebijakan RKAB tetap menjaga keseimbangan kebutuhan industri dan PLN.

5. Siapa yang mengelola koordinasi kelistrikan nasional?

Kementerian ESDM bersama PT PLN (Persero) bertanggung jawab memastikan sistem kelistrikan tetap stabil.(Tim)

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Buka Rekrutmen 2026, Lulusan D3–S1 Berebut Posisi PATT, Ini Syarat Lengkapnya
Isu Pertalite Dibatasi Rp50 Ribu Ramai, Pertamina Tegaskan Tak Ada Aturan Baru
Antam Bagi Rp5 Triliun ke Pemegang Saham, Laba Melejit dan Pecahkan Rekor Perusahaan
Menteri UMKM Ancam Sanksi Marketplace, Kenaikan Komisi Seller Sepihak Tak Lagi Ditoleransi
Grup Sinar Mas Bidik KETR, Siapkan Akuisisi Rp520 Miliar Lewat IMBS
23 Juta Peserta BPJS Berpeluang Bebas Tunggakan, Tinggal Tunggu Restu Presiden
Tekanan APBD Berat, 39 Pemda Gagal Bayar Gaji PPPK, Pemerintah Siapkan Skema TKD
Bantuan Beras 10 Kg Disalurkan Lagi, Pemerintah Genjot Stabilitas Harga Jelang Musim Kemarau
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:00 WIB

ESDM Ungkap Fakta Isu Listrik Padam: Batu Bara Aman, Gangguan Bukan Krisis

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:00 WIB

BPJS Kesehatan Buka Rekrutmen 2026, Lulusan D3–S1 Berebut Posisi PATT, Ini Syarat Lengkapnya

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:00 WIB

Isu Pertalite Dibatasi Rp50 Ribu Ramai, Pertamina Tegaskan Tak Ada Aturan Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:00 WIB

Antam Bagi Rp5 Triliun ke Pemegang Saham, Laba Melejit dan Pecahkan Rekor Perusahaan

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:00 WIB

Menteri UMKM Ancam Sanksi Marketplace, Kenaikan Komisi Seller Sepihak Tak Lagi Ditoleransi

Berita Terbaru