JAKARTA – Perdagangan digital lintas negara terus membuka peluang baru bagi pelaku UMKM Indonesia. Kini, platform e-commerce Shopee memperluas skema ekspor dengan menghadirkan Program Ekspor Shopee FLEXI yang memberi kendali lebih besar kepada penjual untuk mengatur strategi bisnis di pasar luar negeri.
Sejak beberapa tahun terakhir, ekspor berbasis e-commerce mencatat pertumbuhan signifikan. Shopee melaporkan lebih dari 90 juta produk UMKM lokal sudah terjual ke berbagai negara di Asia Tenggara, Asia Timur, hingga Amerika Latin melalui program ekspor mereka. Lonjakan ini menunjukkan semakin kuatnya daya saing produk Indonesia di pasar global digital.
Dari Ekspor Otomatis ke Model Fleksibel
Pada tahap awal, Shopee mengembangkan program ekspor yang sepenuhnya mengelola operasional penjualan lintas negara. Namun, kebutuhan pelaku usaha berkembang. Banyak penjual ingin lebih aktif mengatur harga, promosi, dan strategi pasar di tiap negara tujuan.
Menjawab kebutuhan tersebut, Shopee meluncurkan Program Ekspor Shopee FLEXI pada 2025 sebagai inovasi lanjutan. Skema ini memberi ruang lebih luas bagi penjual untuk mengambil keputusan bisnis secara langsung tanpa meninggalkan sistem ekspor digital.
Seorang perwakilan Shopee menjelaskan konsep layanan ini dalam keterangan resmi:
“Lewat program ini, penjual dapat berjualan ke luar negeri dengan dukungan pengelolaan operasional secara otomatis oleh Shopee, mulai dari pengelolaan toko, akuisisi pembeli, hingga proses pengiriman dari Indonesia ke negara tujuan. Penjual hanya perlu memproses pengiriman pesanan ekspor layaknya pesanan domestik, sehingga proses ekspor menjadi lebih mudah dan praktis,”
Kendali Penuh di Tangan Penjual
Berbeda dengan model sebelumnya, Shopee FLEXI menempatkan penjual sebagai pengendali utama operasional toko luar negeri. Penjual dapat mengatur harga, strategi promosi, hingga pengelolaan toko sesuai karakter pasar masing-masing negara.
Melalui sistem ini, pelaku UMKM tidak hanya mengekspor produk, tetapi juga mengelola strategi bisnis global secara mandiri dengan dukungan ekosistem digital Shopee.
Fitur Utama Shopee FLEXI
Program ini menghadirkan sejumlah fitur yang dirancang untuk meningkatkan daya saing penjual di pasar internasional, antara lain:
1. Akses Toko Luar Negeri Terintegrasi
Penjual dapat mengelola toko luar negeri melalui Seller Centre Indonesia tanpa perlu sistem terpisah.
2. Penentuan Harga Lebih Fleksibel
Pelaku usaha menentukan harga jual secara mandiri sesuai target margin, sementara Shopee tetap menyediakan referensi harga kompetitif.
3. Optimalisasi Promosi Digital
Penjual dapat memanfaatkan Iklan Shopee, Live Shopping, Affiliate Marketing Solution (AMS), hingga dekorasi toko untuk meningkatkan visibilitas.
4. Kontrol Operasional Penuh
Penjual mengatur aktivitas toko, termasuk komunikasi dengan pembeli di negara tujuan, secara langsung melalui sistem yang terintegrasi.
Saat ini, Shopee FLEXI sudah menjangkau beberapa negara seperti Brunei Darussalam, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Thailand, dengan rencana ekspansi ke lebih banyak wilayah.
Syarat UMKM untuk Bergabung
Shopee menetapkan sejumlah kriteria agar penjual dapat mengikuti program ini, di antaranya:
Toko memiliki minimal 1 produk aktif dengan stok tersedia
Sudah aktif berjualan minimal 1 bulan
Minimal 3 transaksi dalam 30 hari terakhir
Rating toko minimal 4,6
Tingkat pembatalan maksimal 3%
Tingkat pengembalian di bawah 1% dalam 90 hari
Tidak menjual produk terlarang
Tidak dalam mode libur atau layanan dikelola Shopee
Menggunakan jasa kirim mitra resmi Shopee
Kriteria ini memastikan hanya penjual dengan performa stabil yang dapat masuk ke pasar ekspor.
Cara Mendaftar Shopee FLEXI
Proses pendaftaran berlangsung secara digital dan cukup sederhana:
Penjual mengakses laman edukasi Shopee atau halaman pendaftaran ekspor
Mengisi formulir pendaftaran sesuai data toko
Memilih opsi toko ekspor baru untuk negara tujuan
Melakukan verifikasi akun melalui email atau login Seller Centre
Menunggu konfirmasi aktivasi program dari pihak Shopee
Setelah aktif, penjual dapat langsung mengelola toko ekspor sesuai negara tujuan yang dipilih.
Dampak untuk UMKM Indonesia
Program Shopee FLEXI memperkuat posisi UMKM Indonesia di pasar global dengan memberi ruang inovasi yang lebih besar. Pelaku usaha tidak hanya menjadi eksportir pasif, tetapi juga pengambil keputusan utama dalam strategi ekspor digital.
Dengan fleksibilitas ini, UMKM berpeluang meningkatkan omzet, memperluas pasar, dan menyesuaikan strategi bisnis sesuai karakter konsumen di tiap negara.
FAQ
Apa itu Shopee FLEXI?
Shopee FLEXI merupakan program ekspor yang memberi kendali penuh kepada penjual untuk mengelola toko luar negeri secara mandiri.
Apa perbedaannya dengan program ekspor biasa?
Program biasa lebih banyak dikelola otomatis, sedangkan FLEXI memberi kontrol penuh pada penjual.
Negara mana saja yang sudah terjangkau?
Program ini mencakup Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Brunei Darussalam.
Apakah semua penjual bisa ikut?
Tidak. Shopee menetapkan syarat performa toko seperti rating, jumlah transaksi, dan tingkat pembatalan.
Apakah penjual tetap dibantu Shopee?
Ya, Shopee tetap menyediakan infrastruktur, promosi, dan sistem pengiriman meski kontrol operasional ada di tangan penjual.(Tim)









