Bali Gandeng Turki, Kerja Sama Pariwisata hingga Bandara Bali Utara Mulai Dijajaki

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Bali mempercepat penjajakan kerja sama strategis dengan Turki. Kedua pihak membahas peluang kolaborasi di sektor pariwisata hingga pembangunan infrastruktur, termasuk proyek Bandara Bali Utara.

Pertemuan berlangsung antara Duta Besar Turki untuk Indonesia Talip Küçükcan dan Gubernur Bali I Wayan Koster pada Rabu (22/4/2026). Diskusi tersebut menegaskan komitmen kedua pihak untuk memperluas hubungan yang selama ini sudah terjalin di tingkat pusat.

Perkuat Kerja Sama hingga Level Daerah

Talip menilai hubungan Indonesia dan Turki sudah berjalan sangat baik di tingkat pimpinan negara. Ia mendorong pemerintah daerah untuk ikut memperkuat implementasi kerja sama tersebut.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi langsung antar daerah agar manfaat kerja sama bisa dirasakan lebih luas. Menurutnya, Bali memiliki posisi strategis sebagai destinasi global yang dapat menjadi pintu masuk kolaborasi konkret.

“Hubungan kedua negara sudah kuat. Sekarang kami perlu memperluas implementasi di tingkat daerah,” ujar Talip.

Pariwisata Jadi Fokus Utama

Talip menempatkan sektor pariwisata sebagai prioritas utama kerja sama. Ia menyebut Turki memiliki pengalaman panjang dalam mengelola industri pariwisata berskala besar.

Baca Juga :  OJK Ungkap Tantangan Besar Spin Off Asuransi Syariah, Deadline 2026 Makin Dekat

Setiap tahun, Turki menerima sekitar 60 juta wisatawan. Dari jumlah itu, sekitar 25 juta wisatawan mengunjungi Istanbul dan menghasilkan kontribusi ekonomi hingga US$6,5 miliar.

Ia melihat Bali sebagai destinasi kelas dunia yang memiliki potensi besar untuk kolaborasi. Kerja sama dapat mencakup pertukaran pengetahuan, pendidikan pariwisata, hingga pengembangan konsep pariwisata berkelanjutan.

Dorong Pariwisata Berkelanjutan

Kedua pihak juga membahas isu keberlanjutan. Talip menyoroti pentingnya pengelolaan sampah dan energi dalam mendukung pariwisata jangka panjang.

Ia menilai Bali telah menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Karena itu, kerja sama dengan Turki dapat memperkuat praktik terbaik di bidang sustainable tourism.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan model pariwisata yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga ramah lingkungan.

Peluang Besar di Infrastruktur

Selain pariwisata, Turki juga melihat peluang besar di sektor infrastruktur. Talip menyebut banyak perusahaan Turki memiliki pengalaman membangun bandara internasional di berbagai negara.

Ia menyoroti proyek Bandara Bali Utara sebagai salah satu peluang kerja sama yang menjanjikan. Proyek ini dinilai strategis untuk mendukung pertumbuhan pariwisata Bali ke depan.

Baca Juga :  AHY Tinjau Proyek Infrastruktur dan Hadiri Cap Go Meh di Kalbar

Dengan pengalaman global yang dimiliki, perusahaan Turki berpotensi berkontribusi dalam pengembangan proyek tersebut.

Respons Gubernur Bali

Gubernur Bali I Wayan Koster menyambut positif rencana kerja sama ini. Ia menilai kolaborasi dengan Turki dapat memberikan dampak besar bagi pembangunan daerah.

Koster juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan sosial dan budaya dalam pembangunan. Ia bahkan telah menjalankan kebijakan insentif bagi keluarga untuk menjaga keberlangsungan generasi masyarakat Bali.

Ia menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan diskusi yang berlangsung konstruktif. Koster menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti kerja sama tersebut, terutama di sektor pariwisata.

“Komunikasi di tingkat pusat sudah berjalan baik. Kami di daerah siap menindaklanjuti kerja sama ini,” kata Koster.

Arah Kerja Sama ke Depan

Kerja sama Bali dan Turki berpotensi berkembang ke berbagai sektor strategis. Selain pariwisata dan infrastruktur, kolaborasi juga dapat mencakup pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Dengan sinergi yang kuat, kedua pihak berharap dapat menciptakan hubungan yang saling menguntungkan. Bali pun berpeluang memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata global dengan dukungan pengalaman internasional dari Turki.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Iran Bersiap Masuk Era Baru, Investasi Rp5.310 Triliun Mengalir Usai Kesepakatan Damai dengan AS
Petani Sawit Wajib Cek, Harga TBS di Dharmasraya Hari Ini Ada yang Tembus Rp3.684 per Kg
Tarif AS Jadi Ujian Baru Industri Indonesia, Apindo Bongkar Strategi Agar Ekspor Tetap Kuat
Target Ekonomi 8 Persen Bukan Sekadar Wacana, Pemerintah Kejar Investasi Rp13.032 Triliun hingga 2029
B50 Siap Meluncur Juli 2026, Hasil Uji Coba Lebih Baik dari B40
Koperasi Desa Merah Putih Bisa Bayar Pajak 0,5 Persen, Ini Syarat Lengkap yang Wajib Dipenuhi
Indonesia Siapkan CNG 3 Kg Gantikan LPG, Hemat Subsidi hingga 40% dan Energi Lebih Mandiri
Pertamax Tembus Rp16.250, Pemerintah Kunci Akses Pertalite Lewat QR Code untuk Cegah Lonjakan Pengguna
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:00 WIB

Iran Bersiap Masuk Era Baru, Investasi Rp5.310 Triliun Mengalir Usai Kesepakatan Damai dengan AS

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:00 WIB

Petani Sawit Wajib Cek, Harga TBS di Dharmasraya Hari Ini Ada yang Tembus Rp3.684 per Kg

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:00 WIB

Tarif AS Jadi Ujian Baru Industri Indonesia, Apindo Bongkar Strategi Agar Ekspor Tetap Kuat

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:00 WIB

Target Ekonomi 8 Persen Bukan Sekadar Wacana, Pemerintah Kejar Investasi Rp13.032 Triliun hingga 2029

Senin, 15 Juni 2026 - 22:19 WIB

B50 Siap Meluncur Juli 2026, Hasil Uji Coba Lebih Baik dari B40

Berita Terbaru