KPK Boyong Bupati dan Pejabat Rejang Lebong ke Jakarta

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULU – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Rejang Lebong dan Kota Bengkulu. Dalam operasi tersebut, tim penyidik KPK mengamankan sejumlah pejabat daerah serta pihak swasta.

OTT berlangsung pada Senin (9/3/2026) sore. Selanjutnya, tim KPK membawa para pihak yang mereka amankan ke Jakarta. Tim KPK akan memeriksa mereka di Gedung Merah Putih KPK.

Pada Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 06.00 WIB, tim KPK menerbangkan rombongan melalui Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu. Setelah itu, rombongan langsung menuju Jakarta.

Berdasarkan informasi yang beredar, penyidik KPK membawa sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Selain itu, penyidik juga membawa beberapa kontraktor yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Baca Juga :  Dasbor MBG Dibuka ke Publik Juni 2026, Guru–Posyandu Pantau Kualitas Makan Bergizi Secara Real Time

Daftar Pejabat dan Pihak Swasta yang Diamankan

Berikut ini sejumlah nama yang ikut dalam rombongan pemeriksaan ke Jakarta:

Muhammad Fikri Thobari – Bupati Rejang Lebong

Hendri Praja – Wakil Bupati Rejang Lebong

Hary Eko Purnomo – Kepala Dinas PUPR

Santri Gozali – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)

Joki Yusdianto – Direktur perusahaan kontraktor

Edi Manggala – Pihak swasta

Sementara itu, istri Bupati Rejang Lebong, Intan Larasati, tidak ikut dalam rombongan yang berangkat ke Jakarta.

Baca Juga :  Mobil Baru dan Hiburan Seru di IIMS 2026

KPK Telusuri Dugaan Fee Proyek

Saat ini, penyidik KPK masih memeriksa para pihak tersebut. Penyidik menggali informasi untuk mengungkap perkara yang sedang berjalan.

Nantinya, penyidik KPK akan menentukan status hukum masing-masing pihak. Penyidik dapat menetapkan mereka sebagai saksi atau tersangka.

Selain itu, penyidik KPK juga menelusuri dugaan praktik pemberian fee proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

Hingga kini, KPK terus mengembangkan penyelidikan. Melalui proses tersebut, penyidik KPK berupaya mengungkap dugaan tindak pidana korupsi dalam kasus tersebut secara jelas.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Skandal Pengadaan BGN Terbongkar, Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up MBG Triliunan: Motor Listrik hingga TV 75 Inci
Dari Makanan Bertahan Hidup Jadi Kuliner Favorit: 7 Hidangan Tradisional Indonesia Kini Diburu Wisatawan
Gebrakan Baru BGN: Efisiensi Anggaran MBG Digenjot
DPR Siapkan Revisi UU Pemilu, Komisi II Buka Ruang Publik
Babak Baru Skandal MBG, Kejagung Tahan Tiga Eks Bos BGN
Belum Ada Jadwal Resmi, Calon ASN Kini Bisa Latihan CAT Gratis
Kejagung Geledah Kantor BGN, Aktivitas Lumpuh
PT DSI Ambil Peran Ekspor SDA, DPR Ingatkan Birokrasi Berpotensi Hambat Arus Dagang
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:00 WIB

Skandal Pengadaan BGN Terbongkar, Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up MBG Triliunan: Motor Listrik hingga TV 75 Inci

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:00 WIB

Dari Makanan Bertahan Hidup Jadi Kuliner Favorit: 7 Hidangan Tradisional Indonesia Kini Diburu Wisatawan

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:30 WIB

Gebrakan Baru BGN: Efisiensi Anggaran MBG Digenjot

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:00 WIB

DPR Siapkan Revisi UU Pemilu, Komisi II Buka Ruang Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:27 WIB

Babak Baru Skandal MBG, Kejagung Tahan Tiga Eks Bos BGN

Berita Terbaru

Oplus_0

Teknologi

HP Jadul Tak Bisa Lagi Pakai WhatsApp, Ini Daftarnya

Sabtu, 6 Jun 2026 - 00:01 WIB