Prabowo Komitmen Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmen Indonesia untuk terlibat dalam misi perdamaian di Gaza. Ia menyampaikan pernyataan itu dalam rapat perdana Board of Peace di Washington DC, Kamis (19/2/2026).

Dalam forum tersebut, Prabowo menegaskan kesiapan Indonesia untuk mengirim pasukan dalam jumlah besar dan bergabung dalam International Stabilization Force (ISF). Dengan langkah itu, Indonesia menunjukkan dukungan nyata bagi stabilitas kawasan.

“Kami menegaskan kembali komitmen untuk berkontribusi dengan menempatkan pasukan dalam jumlah signifikan, hingga 8.000 personel atau lebih jika diperlukan, guna mengambil bagian dalam International Stabilization Force,” ujar Prabowo.

Tegaskan Komitmen di Forum Internasional

Pada kesempatan itu, Prabowo tidak hanya menyampaikan dukungan politik. Ia juga menegaskan kesiapan operasional Indonesia. Selain itu, ia mendorong kerja sama antarnegara untuk menjaga stabilitas jangka panjang di Gaza.

Baca Juga :  Prabowo Resmi Naikkan Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan, Penantian Sejak 2018 Akhirnya Berakhir

Karena itu, Indonesia memilih bergabung sejak tahap awal pembentukan pasukan stabilisasi. Keputusan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjalankan peran global.

Indonesia Masuk Tujuh Negara Pertama ISF

Sebelumnya, Komandan ISF Mayor Jenderal Jasper Jeffers mengumumkan tujuh negara pertama yang bergabung dalam misi tersebut. Indonesia bergabung bersama Maroko, Kazakhstan, Kosovo, Albania, Mesir, dan Yordania.

Melalui keputusan itu, Indonesia memperkuat posisinya dalam proses perencanaan dan pelaksanaan misi sejak awal.

Tetapkan Area Tugas di Gaza

Pemerintah menetapkan area tugas pasukan Indonesia hanya di Gaza, yang merupakan bagian integral dari Palestina. Pemerintah juga akan mengirim pasukan dan logistik setelah menerima persetujuan resmi dari otoritas Palestina.

Baca Juga :  Sukun RI Disebut Solusi Krisis Pangan Dunia, Ternyata Diakui Sejak Abad ke-17

Langkah tersebut menunjukkan penghormatan Indonesia terhadap kedaulatan wilayah Palestina.

Jalankan Misi Non-Combat dan Humaniter

Kementerian Luar Negeri RI menegaskan bahwa personel Indonesia akan menjalankan peran non-combat dan non-demiliterisasi. Pasukan Indonesia tidak akan menjalankan operasi tempur dan tidak akan menghadapi pihak bersenjata mana pun.

Sebaliknya, pasukan Indonesia akan menjalankan fungsi stabilisasi serta memberikan dukungan kemanusiaan sesuai mandat ISF.

Perkuat Peran Indonesia dalam Perdamaian Dunia

Secara keseluruhan, partisipasi Indonesia dalam ISF memperkuat komitmen pemerintah terhadap perdamaian dunia. Melalui langkah ini, Indonesia terus menjalankan politik luar negeri bebas aktif dan memperluas kontribusi dalam menjaga stabilitas global.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya
DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto
66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang
Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik
Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Potong Gaji 50 Persen hingga Putusan Inkrah
Dokumen Dugaan TPPU Jadi Temuan Penting saat Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah
Gelombang Pensiun Komjen Polri Dimulai, Karyoto dan Fadil Imran Masuk Daftar, Wakapolri Jadi Sorotan
MK Larang Anggaran Pendidikan untuk MBG, Sudaryono Langsung Tegaskan BGN Siap Ikuti Keputusan Negara
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:00 WIB

CPNS 2027 Buka Peluang Baru! PPPK Guru Bisa Ikut Seleksi PNS, Ini Proyeksinya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

DPR Ketuk Palu! Nuzran Joher Resmi Pimpin Ombudsman RI, Gantikan Hery Susanto

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:34 WIB

66 Kepala Dapur MBG Dipecat, BGN Bongkar Kasus Judi Online, Penipuan hingga Minta Uang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung 7 Jam, Kuasa Hukum Ungkap 20 Pertanyaan Penyidik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Babak Baru Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Potong Gaji 50 Persen hingga Putusan Inkrah

Berita Terbaru