Harga Gula Naik di 171 Daerah, Biaya Plastik Jadi Pemicu Utama

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

JAKARTA – Harga gula pasir di berbagai wilayah Indonesia terus naik hingga minggu ketiga April 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 171 kabupaten/kota mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH), naik dari 153 daerah pada minggu sebelumnya. Kenaikan ini muncul seiring meningkatnya biaya bahan baku plastik yang digunakan untuk kemasan gula.

Kenaikan Harga Terjadi di 171 Daerah

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan jumlah daerah yang mencatat kenaikan harga gula terus bertambah.

Ia menyebutkan pada minggu kedua April, kenaikan terjadi di 153 kabupaten/kota. Angka itu kemudian meningkat menjadi 171 kabupaten/kota pada minggu ketiga April 2026.

Plastik Mahal Dorong Harga Gula

BPS menilai kenaikan harga plastik menjadi faktor utama yang mendorong naiknya harga gula konsumsi.

Sebagian besar produsen gula menggunakan plastik sebagai kemasan utama. Ketika harga plastik naik, biaya produksi ikut meningkat dan berdampak langsung pada harga jual ke konsumen.

Baca Juga :  Strategi Warren Buffett: 3 Aset Anti Inflasi Biar Investasi Nggak Boncos

Ateng menegaskan bahwa kenaikan biaya kemasan ini menjadi pemicu signifikan dalam tren kenaikan harga gula di berbagai daerah.

Pemerintah Cari Solusi Pasokan Plastik

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa, menyampaikan pemerintah sudah mengambil langkah untuk mengatasi masalah pasokan bahan baku plastik.

Ia menyebut pemerintah berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian untuk mencari sumber pasokan baru.

Ketut juga memastikan pemerintah tidak tinggal diam dalam menghadapi persoalan ini dan terus mencari solusi agar pasokan plastik kembali stabil dalam waktu dekat.

Sebagian Daerah Masih di Bawah Harga Acuan

Bapanas mencatat dari 171 daerah yang mengalami kenaikan IPH, sebanyak 36 daerah masih berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP).

Baca Juga :  Harga BBM 8 Mei 2026 Stabil di Subsidi, Diesel Non-Subsidi Masih Tinggi

Artinya, hanya 135 kabupaten/kota yang mencatat kenaikan harga gula di atas HAP dari total 349 daerah yang dipantau BPS. Jumlah ini setara dengan 38,7 persen wilayah pemantauan.

Kenaikan Harga Masih Relatif Terkendali

Secara nasional, Bapanas mencatat kenaikan harga gula konsumsi masih tergolong moderat. Dalam satu bulan terakhir, harga naik sekitar 1,94 persen.

Harga rata-rata nasional bergerak dari Rp18.412 per kilogram menjadi Rp18.770 per kilogram pada 20 April 2026.

Produksi Gula Diproyeksikan Naik

Bapanas memperkirakan produksi gula kristal putih dalam negeri akan meningkat pada April hingga Mei 2026.

Produksi diperkirakan naik dari sekitar 58,3 ribu ton menjadi 276,4 ribu ton. Peningkatan ini diharapkan dapat membantu menekan tekanan harga di pasar domestik.

Penulis : Idp

Editor : Ichwan Diaspora

Berita Terkait

Semarak Merah Putih Bengkulu Hadirkan Bazar UMKM dan Hiburan, Ekonomi Lokal Bergeliat
Benahi Keuangan Koperasi Desa, Pemprov Bengkulu Latih 156 Bendahara KDKMP
Kuota BBM Pessel 2027 Mulai Dibahas, Pemkab Berharap Solar dan Pertalite Tak Berkurang
22 Koperasi Desa Merah Putih Dharmasraya Siap Beroperasi, Ini Progres 12 Unit Lainnya
Pemprov Bengkulu Gas Percepatan Koperasi Desa Merah Putih, Ini Fokus Utamanya
Pemkab Dharmasraya Rampungkan Lapak UMKM di Sungai Duo, Peluang Usaha Warga Terbuka
Investasi Bengkulu Tembus Rp2,85 Triliun, BRIEF 2026 Bidik Peluang Baru
HIPMI Sungai Penuh Bidik Peluang Ekonomi Baru, Ini Pesan Sekda Alpian
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Semarak Merah Putih Bengkulu Hadirkan Bazar UMKM dan Hiburan, Ekonomi Lokal Bergeliat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Benahi Keuangan Koperasi Desa, Pemprov Bengkulu Latih 156 Bendahara KDKMP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Kuota BBM Pessel 2027 Mulai Dibahas, Pemkab Berharap Solar dan Pertalite Tak Berkurang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:19 WIB

22 Koperasi Desa Merah Putih Dharmasraya Siap Beroperasi, Ini Progres 12 Unit Lainnya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Pemprov Bengkulu Gas Percepatan Koperasi Desa Merah Putih, Ini Fokus Utamanya

Berita Terbaru

Oplus_0

Sungai Penuh

Hutri Randa Ungkap Harapan untuk PKPS Sungai Penuh, Ini Pesannya

Minggu, 25 Okt 2026 - 09:54 WIB